Ini 7 Cara Efektif Melatih Bayi Berjalan, Ajarkan di Usia yang Tepat

Serunya bermain sambil melatih anak belajar jalan

9 September 2021

Ini 7 Cara Efektif Melatih Bayi Berjalan, Ajarkan Usia Tepat
Pexels/Keira Burton

Momen-momen yang paling membahagiakan bagi orangtua adalah ketika menyaksikan buah hatinya tumbuh dan berkembang. Dimulai dari belajar tengkurap, belajar mengangkat kepala, belajar merangkak, hingga belajar jalan dan berlari. 

Proses belajar anak merupakan sejarah penting bagi orangtua di usia tahun pertama anak atau lebih. Orangtua pasti akan semaksimal mungkin membantu anaknya belajar demi menjadi anak yang pintar dan cerdas. Salah satu upaya awal orangtua adalah dengan melatih bayi berjalan.

Orangtua perlu mengetahui proses perkembangan motorik kasar bayi. Hal ini agar orangtua mengerti kapan bayi dapat dilatih untuk belajar jalan dan bagaimana cara melatih bayi berjalan dengan aman. 

Nah, jangan khawatir, Ma! Kali ini Popmama.com telah merangkum beberapa tips dan cara melatih bayi berjalan. Supaya tahu, langsung saja dibaca ya, Ma!

1. Siapkan lingkungan yang aman untuk bayi berlatih

1. Siapkan lingkungan aman bayi berlatih
Freepik/v-ivash

Sebelum melatih bayi belajar jalan, pastikan dulu tempat dan lingkungannya aman. Bayi yang baru pertama kali berjalan pasti masih rentan untuk tersandung dan jatuh. Oleh karena itu, pastikan lantai sudah bersih dari barang-barang yang dapat melukai bayi. 

Selain itu, buatlah pegangan bayi yang aman ketika belajar jalan. Pindahkan barang-barang dekoratif yang mudah pecah. Yang terpenting, selalu pasangkan pelindung pada stop kontak dan kabel-kabel listrik agar bayi tetap aman dari aliran listrik yang membahayakan.

2. Melatih otot inti bayi

2. Melatih otot inti bayi
Unsplash/Henley Design Studio

Sebelum melatih bayi berjalan, latih dulu kekuatan otot intinya. Bayi membutuhkan otot yang kuat untuk membantu menopang saat ia berdiri dan berjalan. Mama bisa melatih otot bayi dengan cara membiarkan bayi duduk tanpa bersandar sehingga bayi akan belajar posisi tegak. 

Selain itu, Mama bisa mengajak bayi duduk di kursi kecil dengan kaki di lantai. Minta mereka mengambil mainan di lantai untuk melatih otot bergerak. Dengan begitu, bayi akan menempatkan fokus pada kaki, serta melatih bayi untuk bisa bertransisi.

Editors' Picks

3. Biarkan bayi berjalan tanpa alas kaki

3. Biarkan bayi berjalan tanpa alas kaki
Freepik/rawpixel.com

Ketika melatih bayi berjalan, biarkan ia mengeksplorasi lingkungannya tanpa menggunakan alas kaki. Ini akan melatih bayi merasakan tekstur yang ada di bawah kakinya, seperti kayu, rumput, dan karpet. Dengan begitu, bayi akan berjalan menyesuaikan kinerja otot dan meningkatkan stabilitas.

4. Membantu bayi dengan menopang badannya

4. Membantu bayi menopang badannya
Freepik/pch.vector

Salah satu yang paling seing dilakukan orangtua saat melatih bayi belajar adalah memegang tangannya. Hal ini kurang tepat karena tubuh bayi akan miring dan tidak menopang beban tubuhnya dengan merata. 

Bayi perlu menopang beban tubuhnya secara merata di kaki mereka agar melatih pola gerakan yang kuat di tubuh bagian bawah. Jadi, pastikan bayi memiliki kendali sendiri saat melangkah ya, Ma!

5. Latih bayi untuk dapat meraih posisi yang agak tinggi

5. Latih bayi dapat meraih posisi agak tinggi
Unsplash/Kelly Sikkema

Selain melatih bayi untuk berjalan maju, pastikan juga bayi mampu bergerak ke atas dan ke bawah. Dengan begitu, kaki bayi akan terlatih untuk menyeimbangkan dan menopang tubuh.

Latih gerakan bayi dengan minta ia meraih balon yang agak tinggi. Selain itu, minta bayi untuk mengambil mainan yang ada di rak rendah untuk melatih bayi posisi jongkok. Nantinya, bayi akan terbiasa memindahkan berat badannya dari posisi jongkok ke posisi berdiri, dan sebaliknya.

6. Latih bayi medorong untuk meningkatkan ketahanan

6. Latih bayi medorong meningkatkan ketahanan
Pixabay/coolunit

Saat bayi belajar mendorong, bayi akan terbiasa mandiri karena akan mengeluarkan tenaga sendiri untuk mendorong. Selain itu, latihan mendorong juga meningkatkan kekuatan dan ketahanan bayi untuk berjalan. 

Mama bisa menggunakan stroller atau mainan keranjang belanja untuk melatih anak mendorong. Pastikan mainan yang digunakan kokoh dan tidak licin agar bayi tidak mudah terjatuh.

7. Latihan menaiki tangga

7. Latihan menaiki tangga
Unsplash/Anastasiia Krutota

Cara yang ini membutuhkan pengawasan yang ekstra dari orangtua. Latih anak menaiki tangga menggunakan tangan, lutut dan kakinya. Hal ini akan melatih seluruh otot dan sendi bayi. Dengan latihan ini, otot bayi akan semakin kuat dan meningkatkan kestabilan.

Nah itulah tujuh cara melatih bayi berjalan. Mama bisa mengajak bayi bermain sambil berlatih berjalan dengan cara mengeksplorasi rumah. Mama juga bisa mengajak bayi berjalan-jalan di atas rumput halaman rumah. Yang terpenting, tetap awasi bayi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.