5 Cara Tidak Panik jika Pengasuh Si Kecil Mendadak Resign

12 Februari 2018
5 Cara Tidak Panik jika Pengasuh Si Kecil Mendadak Resign
Pixabay

Jika Mama bekerja, mungkin sekali perlu bantuan pengasuh untuk menjaga Si Kecil.

Nah, kalau tiba-tiba Si Pengasuh resign, apa yang harus Mama lakukan?

Jangan panik! Popmama.com bisa bantu Mama dengan 5 langkah berikut ini.

1. Izin cuti atau bawa anak ke kantor

1. Izin cuti atau bawa anak ke kantor
Publicdomainpictures

Bila Mama bekerja full time, bisa minta izin cuti kepada pihak kantor untuk mengatur jadwal mengasuh anak dan mencari pengasuh baru.

Mama juga bisa minta izin atasan untuk membawa Si Kecil ke kantor sampai mendapat pengganti pengasuh.

Alternatif lain, Mama juga bisa kerja paruh waktu atau bekerja dari rumah saja.

Intinya sih, komunikasikan masalah Mama dengan pihak kantor secara baik-baik.

2. Menitipkan anak ke orang dekat

2. Menitipkan anak ke orang dekat
Media.defense.gov

Segera minta bantuan jika ada kerabat yang bisa membantu Mama mengawasi Si Kecil.

Kerabat itu bisa berarti: kakek, nenek, paman, bibi, atau saudara yang lain.

Jika tidak ada, Mama bisa minta bantuan teman atau tetangga yang bisa dipercaya.

Bicarakan dan sepakati bagaimana cara menitipkan Si Kecil.

Apakah Mama mengantar Si Kecil ke tempat mereka atau mereka datang ke rumah Mama? Sepakati jam pengasuhan, biaya yang mungkin diperlukan, dan lain sebagainya.

Editors' Picks

3. Titip di daycare

3. Titip daycare
Pxhere

Kini, tidak sulit mencari daycare.

Bahkan mungkin, di gedung kantor Mama atau sekitarnya, ada juga daycare. Jika daycare dekat kantor, mungkin malah Mama bisa mempertimbangkan menitipkan Si Kecil di sana saja. Mama bisa menitipkan Si Kecil di sana sampai menemukan pengasuh baru.

Malah sebenarnya, kini daycare memberikan fasilitas yang jauh lebih baik daripada jika anak diasuh di rumah. 

4. Kontribusi Papa

4. Kontribusi Papa
pixabay/2554813

Ingat-ingat hal ini: urusan anak adalah tanggung jawab Mama dan Papa.

Bila Papa bisa, ia sebaiknya ikut terlibat dalam menangani masalah ini. Mama dan Papa bisa bergantian mengambil cuti untuk mengasuh Si Kecil dan mengurus keperluan rumah tangga.

Bisa juga bersepakat untuk bergantian pulang cepat atau mengantar Si Kecil ke rumah neneknya.

Bahkan ya, menurut pengakuan beberapa Mama yang ditinggal Si Pengasuh secara mendadak, kondisi ini justru merekatkan hubungan Mama dan suami.

Ih, so sweet!

5. Mencarikan aktivitas tambahan

5. Mencarikan aktivitas tambahan
c1.staticflickr

Untuk menghabiskan waktu, sambil menunggu Mama selesai bekerja, Mama bisa mengikutkan anak ke sekolah bayi atau baby gym.

Aktivitas bisa bervariasi supaya anak tidak bosan dan jadwal bisa diatur sesuai dengan jadwal Mama dan Papa.

Semoga solusi-solusi di atas ini, bisa bermanfaat. Semangat ya, Mama!