Hati Ayam Disebut Jeroan yang Tidak Baik untuk MPASI? Ini Kata Dokter

Ramai diperbincangkan, ini menurut pendapat dokter spesialis anak

10 Juni 2021

Hati Ayam Disebut Jeroan Tidak Baik MPASI Ini Kata Dokter
Youtube.com/CR COOK

Baru-baru ini, pernyataan terkait hati ayam dan sapi yang masuk dalam kategori makanan tidak sehat untuk MPASI menjadi ramai diperbincangkan oleh para orangtua.

Pernyataan yang disebutkan oleh seorang Spesialis Gizi Klinik, DR. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK(K) ini kemudian tengah menjadi perdebatan. Pasalnya, dr. Samuel menyebutkan, hati yang dipercaya tinggi nutrisi dan baik untuk anak hanyalah mitos belaka.

"Itu mitos (hati lebih sehat daripada daging), karena hati itu sebenarnya salah satu organ jeroan yang sangat tinggi kolesterol. Hati itu fungsinya di dalam tubuh makhluk hidup untuk detoksifikasi, yakni menetralisir zat-zat beracun atau berbahaya yang dimakan oleh hewan tersebut," kata dr. Samuel yang dikutip dalam acara Ayo Hidup Sehat TV One.

Melansir dari pernyataan tersebut, benarkah hati ayam atau sapi berbahaya dan tidak boleh diberikan sebagai menu MPASI? Untuk mengetahui faktanya, berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya.

Editors' Picks

1. Benarkah hati ayam tidak diperbolehkan untuk bayi?

1. Benarkah hati ayam tidak diperbolehkan bayi
Pexels/AMSW Photography

Melalui wawancara ekslusif yang dilakukan Popmama.com dengan dr. Citra Amelinda, SpA, IBCLC, seorang dokter spesialis anak, mengungkapkan bahwa hati ayam itu boleh diberikan untuk MPASI anak.

"Hati ayam boleh buat MPASI. Tentunya jangan makan hati ayam saja agar gizinya lengkap terpenuhi (perlu diimbangi makanan bergizi lainnya), pastikan juga pengolahannya higienis dan dimasak sampai matang," ungkap dr. Citra menjelaskan.

2. Kandungan pada hati ayam yang tinggi nutrisi

2. Kandungan hati ayam tinggi nutrisi
Youtube.com/Bu Andi Masak

Dalam pernyataan dr. Samuel, disebutkan bahwa hati ayam maupun sapi yang dipercaya tinggi nutrisi dan baik untuk anak hanyalah mitos belaka.

Sementara dilansir dari Journal of Tropical Pediatrics (2015), disebutkan bahwa hati ayam memiliki banyak sumber zat besi yang dapat dikonsumsi bayi sebagai pencegahan defisiensi zat besi.

Tak hanya itu, dr. Citra pun mengungkapkan demikian. Menurutnya, hati ayam memiliki manfaat bagi anak dan bayi karena tingginya sumber zat besi yang terkandung dalam satu porsi hati ayam.

Selain tinggi zat besi, ada pula nutrisi lain yang disebutkan terdapat pada seporsi hati ayam untuk MPASI, di antaranya adalah protein, lemak, kolin, zinc, folat, vitamin A dan C, kalium, magnesium, dan kalsium.

Tak hanya itu, kandungan nutrisi dan antioksidan seperti likopen, lutetin, vitamin B dan E pada hati ayam juga dipercaya menjadi nutrisi yang penting dalam mendukung tumbuh kembang dan kesehatan si Kecil.

3. Manfaat hati ayam untuk bayi

3. Manfaat hati ayam bayi
Pexels/yankrukov

Kandungan nutrisi yang tinggi pada hati ayam membuat makanan ini memiliki ragam manfaat yang baik untuk bayi. Adapun manfaatnya yang dilansir dari Nourish by WebMD di antara lain:

  • Mengatur berat badan bayi agar lebih stabil. Hati ayam menjadi makanan rendah kalori yang mengenyangkan dan dapat menjaga berat badan si Kecil agar tetap stabil.
  • Mecegah anemia. Sebagaimana dijelaskan oleh dr. Citra, hati ayam mengandung tinggi zat besi dan vitamin yang bermanfaat untuk mengangkut oksigen dan mencegah kondisi anemia sejak dini. 
  • Menjaga kesehatan jantung sejak dini. Kandungan selenium pada hati ayam menjadi mineral yang dapat mencegah dan mengelola kondisi kardiovaskular seperti penyakit jantung, stroke, dan kolesterol tinggi.
  • Menjaga kesehatan mata. dr. Citra juga menyebutkan, dalam hati ayam terkandung Vitamin A yang mampu melindungi penglihatan dan kesehatan mata. Selain untuk kesehatan mata, vitamin A juga mampu membantu perkuat sistem kekebalan tubuh, serta membantu organ-organ seperti ginjal dan jantung berfungsi dengan baik.
  • Menjaga sistem kekebalan tubuh. Pada hati ayam juga terkandung vitamin B12 atau riboflavin yang dapat membantu tubuh membuat energi dari makanan dan menjaga sel tetap kuat.
  • Membantu perkembangan otak. Selain menjaga kekebalan tubuh, vitamin B12 pada hati ayam juga mampu membantu sistem kerja otak bekerja lebih baik.

Itulah informasi seputar pemberian hati ayam beserta manfaatnya untuk MPASI bayi. Sebagaimana disebutkan dr. Citra, hati ayam boleh saja diberikan untuk MPASI si Kecil, Ma.

Namun tak sekadar memberikan, Mama juga perlu memerhatikan pemberian hati ayam dalam jumlah yang tidak berlebihan, serta proses pembuatannya harus dengan cara yang higenis guna mendapat manfaat dari hati ayam.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.