Bisa Dijadikan MPASI, Ini 5 Manfaat Salmon untuk Bayi

Salah satu ikan yang bisa diberikan kepada si Kecil adalah salmon

30 November 2020

Bisa Dijadikan MPASI, Ini 5 Manfaat Salmon Bayi
Unsplash/carolineattwood

Ikan adalah salah satu sumber makanan yang baik untuk kesehatan tubuh, khususnya bayi. Salah satu ikan yang bisa diberikan kepada si Kecil adalah salmon. Tapi, tentu saja salmon harus diberikan sebagai MPASI saat bayi sudah berusia enam bulan. 

Apabila dibandingkan dengan ikan lainnya, salmon mengandung protein lengkap yang bermanfaat untuk perkembangan otak si Kecil. Salmon juga memiliki kadar merkuri yang rendah sehingga aman untuk dikonsumsi bayi. 

Satu ikan salmon mengandung asam lemak omega 3, 185 kkal kalori, 2,1 gram lemak tak jenuh ganda, 1,5 gram lemak tak jenuh tunggal, 107 mg sodium, 31,7 gram protein, kalsium, zat besi, vitamin B12, kalium, dan vitamin A. 

Apakah Mama masih ragu dengan manfaat salmon untuk bayi? Popmama.com akan merangkum lima manfaat salmon yang bisa dijadikan bahan MPASI bayi. 

1, Melindungi bayi dari serangan penyakit

1, Melindungi bayi dari serangan penyakit
Freepik

Kandungan nutrisi pada ikan salmon bisa meningkatkan sistem imunitas si Kecil sehingga tubuhnya bisa melawan serangan berbagai macam penyakit. Kandungan asam amino pada ikan salmon bisa melancarkan sistem pencernaan si Kecil sehingga tak ada sisa makanan yang mengendap di tubuh bayi. 

Tak hanya itu, salmon juga bisa menjaga kesehatan jantung bayi agar bisa bekerja secara optimal. Jantung sehat bisa membantu bayi dari serangan penyakit radang sendi, kardiovaskular, dan diabetes. 

Editors' Picks

2. Meningkatkan kecerdasan otak

2. Meningkatkan kecerdasan otak
Freepik/Rawpixel.com

Bayi membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang untuk menunjang tumbuh kembangnya. Salah satu poin terpenting pada perkembangan bayi adalah kesehatan otak. Seperti dijelaskan sebelumnya, salmon mengandung omega-3, mineral, dan vitamin B. Kandungan nutrisi itu bisa menjaga kesehatan otak dan meningkatkan kecerdasan si Kecil.

Salmon bisa dijadikan pilihan MPASI karena pengolahannya yang cukup mudah. Mama bisa menambahkan salmon pada menu MPASI bayi karena rasanya yang gurih dan lezat sehingga bisa menambah cita rasa MPASI.

3. Menjaga kesehatan kulit

3. Menjaga kesehatan kulit
Freepik/onlyyouqj

Kandungan nutrisi pada salmon juga dapat menjaga kesehatan kulit bayi. Kandungan asam lemak esensial pada salmon bisa mendorong kulit si Kecil untuk menahan air dan membuat kulit menjadi lebih halus. Sehingga, bayi bisa terhindari dari beberapa penyakit kulit termasuk iritasi dan alergi pada makanan tertentu. 

Namun, ada pula bayi yang alergi protein ikan, termasuk salmon. Oleh karena itu, Mama harus memerhatikan reaksi si Kecil setelah mengonsumsi salmon. Apabila timbul alergi, segera bawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. 

4. Meningkatkan daya penglihatan bayi

4. Meningkatkan daya penglihatan bayi
Pexels/Anna Shvets

Tak hanya kesehatan kulit, salmon juga bermanfaat untuk perkembangan penglihatan bayi. Salmon mengandung DHA dan AHA yang bisa mengoptimalkan kerja saraf mata si Kecil. Agar nutrisinya tidak berkurang, Mama sebaiknya mengukus daging salmon terlebih dahulu. 

Kemudian, campurkan salmon kukus ke dalam menu MPASI. Mama pun tak perlu khawatir bayi akan mengalami diare setelah mengonsumsi salmon. Pasalnya, salmon adalah salah satu ikan yang aman dikonsumsi bayi, bahkan bisa melancarkan sistem pencernaan si Kecil. 

5. Menjaga kesehatan tulang

5. Menjaga kesehatan tulang
Rawpixel/Jakub Kapusnak

Salmon mengandung protein yang bisa membantu menjaga kesehatan tulang bayi. Memberikan salmon sebagai MPASI bayi juga dapat membantu pertumbuhan tulang si Kecil sehingga terhindar dari penyakit sendi atau tulang mudah rapuh seiring bertambahnya usia.

Nah, itulah manfaat salmon untuk bayi. Pastikan Mama memberikan salmon pada bayi secara bertahap dan perhatikan setiap reaksi yang muncul setiap kali bayi mengonsumsi salmon.

Baca juga :

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.