6 Cara Jitu Menaikkan Berat Badan Bayi 9 Bulan, Optimalkan Pertumbuhan

Berat badan bayi yang naik merupakan salah satu indikator bayi tumbuh sehat

31 Juli 2021

6 Cara Jitu Menaikkan Berat Badan Bayi 9 Bulan, Optimalkan Pertumbuhan
Pexels/vanessa-loring

Salah satu permasalah mama ketika bayi sudah mulai mengenal MPASI dan belajar merangkak atau berjalan adalah berat badan bayi tidak kunjung naik. Pertambahan berat badan bayi setiap bulannya mungkin tidak sebanyak ketika si Kecil hanya mengonsumsi ASI. 

Perkembangan motorik bayi membuatnya aktif bergerak sehingga energi yang dikeluarkan tidak sesuai dengan energi yang masuk. Berat badan ideal bayi laki-laki usia sembilan bulan adalah 7,1-9,9 kilogram, sedangkan bayi perempuan adalah 6,5-9,3 kg.

Untuk mempertahankan kenaikan berat badannya, Mama dapat melakukan berbagai cara seperti memberikan camilan sehat atau mengatur jadwal makannya. 

Berikut ini Mama bisa mencoba enam cara menaikkan berat badan bayi sembilan bulan yang dirangkum Popmama.com

1. Tetap memberikan ASI

1. Tetap memberikan ASI
Freepik/javi_indy

Meski bayi sudah mulai mengonsumsi makanan padat, bukan berarti Mama harus berhenti memberikan ASI. Intensitas menyusu si Kecil mungkin mulai berkurang, namun jangan menghentikannya sama sekali. Mama tetap dianjurkan memberikan ASI kepada si Kecil agar berat badannya semakin naik dan daya tahan tubuhnya tetap terjaga. 

Pemberian ASI juga bisa memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil yang masih menyesuaikan diri dengan makanan padat. Jika si Kecil sudah mulai menolak untuk menyusu, tak ada salahnya untuk memberikan ASI setiap malam saja, sebelum bayi tidur. 

2. Menambahkan oatmeal di menu MPASI

2. Menambahkan oatmeal menu MPASI
Freepik/evening_tao

Beberapa orangtua mungkin mengira bahwa memberikan oatmeal pada bayi bisa membuat berat badannya turun. Faktanya adalah informasi tersebut tidak benar. Biji-bijian yang memiliki nama latin Avena Sativa ini tetap bisa diberikan sebagai MPASI bayi sekaligus membantu menaikkan berat badannya. 

Mengonsumsi oatmeal atau mencampur MPASI dengan oatmeal memang dapat mengontrol nafsu makan si Kecil. Namun, hal itu hanya membuat bayi tidak menginginkan camilan lain yang kurang sehat. Si Kecil akan mudah kenyang setelah menyantap oatmeal. 

Kandungan nutrisi dalam oatmeal seperti karbohidrat, serat, lemak sehat, dan multivitamin justru bersifat mengenyangkan dan mampu mendukung kenaikan berat badan bayi. 

Editors' Picks

3. Mencampurkan MPASI dengan minyak zaitun

3. Mencampurkan MPASI minyak zaitun
Freepik/racool_studio

Mama juga dapat mencampur MPASI dengan minyak zaitun. Minyak zaitun dikenal kaya akan lemak, namun kandungan asam lemak dalam minyak zaitun tidak akan menyebabkan obesitas. Kandungan asam lemak tak jenuh dalam minyak zaitun justru dapat menghambat pembentukan dan penumpukan lemak jahat. 

Minyak zaitun juga dapat membunuh bakteri penyebab infeksi sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Bayi yang memiliki sistem imunitas baik akan memiliki berat badan stabil atau cenderung naik setiap bulannya. 

4. Jangan terlalu sering memberikan camilan

4. Jangan terlalu sering memberikan camilan
Freepik/freepic.diller

Apabila Mama masih sering memberikan camilan tidak sehat kepada bayi, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut. Memberikan terlalu banyak camilan justru membuat bayi jadi malas makan dan menyusu. Akibatnya, berat badan si Kecil bisa turun. 

Mama bisa mulai membatasi pemberian camilan tidak sehat atau memilih camilan yang mengandung karbohidrat dan lemak. Nutrisi tersebut dapat membantu menaikkan berat badan bayi usia sembilan bulan. 

5. Memberikan susu formula

5. Memberikan susu formula
Freepik

Cara selanjutnya untuk menaikkan berat badan bayi sembilan bulan adalah memberikan susu formula. Meski memberikan susu formula, Mama masih bisa memberikan ASI secara berkala. Asupan nutrisi dalam susu formula bisa membantu kenaikan berat badan bayi. 

Namun, pemberian susu formula saat bayi berusia sembilan bulan sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu ke dokter. Dokter umumnya akan merekomendasikan merek susu formula yang tepat untuk disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi bayi dan kondisi kesehatannya. 

6. Mengatur jadwal makan 

6. Mengatur jadwal makan 
Pixabay/dhanelle

Cara terakhir adalah mengatur jadwal makan si Kecil agar bayi bisa menyesuaikan jadwal bermain dan makan. Untuk bulan-bulan pertama MPASI, mengatur jadwal makan mungkin tidak mudah. Namun, Mama bisa terus mencobanya dengan membagi jadwal makan pagi, makan siang, makan malam, dan pemberian camilan. 

Pengaturan jadwal makan bayi juga harus diimbangi dengan pemberian menu makanan sehat yang mengandung kalori, karbohidrat, maupun lemak untuk membantu kenaikan berat badan bayi. 

Itulah beberapa cara untuk menaikkan berat badan bayi usia sembilan bulan yang bisa dilakukan. Apakah Mama sudah mencoba salah satu cara di atas atau justru memiliki cara tersendiri untuk menaikkan berat badan bayi?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.