Begini Cara Menambah Berat Badan Bayi Usia 9 Bulan

Idealnya, berat badan bayi akan terus bertambah seiring bertambahnya usia

22 Juli 2021

Begini Cara Menambah Berat Badan Bayi Usia 9 Bulan
Pexels

Setiap bayi memiliki proses tumbuh kembang yang berbeda-beda. Ada bayi yang lebih cepat gemuk ketika mengonsumsi makanan tertentu, namun ada pula bayi yang tidak kunjung naik berat badannya meski kondisinya terlihat sehat. 

Idealnya, berat badan bayi akan terus bertambah seiring bertambahnya usia si Kecil. Bayi perempuan berusia sembilan bulan umumnya memiliki berat badan 6,5-9,3 kg, sedangkan berat badan bayi laki-laki adalah 7,1-9,9 kg. 

Mama tentu panik ketika berat badan si Kecil tidak menyentuh angka ideal. Itulah sebabnya, Mama perlu menentukan langkah yang tepat untuk menaikkan berat badan si Kecil. Berikut cara menambah berat badan bayi usia sembilan bulan yang dirangkum Popmama.com

1. Tetap memberikan ASI atau susu formula

1. Tetap memberikan ASI atau susu formula
Pexels.com

Salah satu tips terpenting untuk meningkatkan berat badan bayi adalah memberikan ASI. ASI memang sebaiknya tetap diberikan hingga bayi berusia dua tahun meskipun bayi telah mengonsumsi MPASI. Pemberian ASI terbukti bisa meningkatkan berat badan bayi, terutama bayi yang lahir prematur.

ASI juga bisa meningkatkan sistem imunitas bayi sehingga tubuh si Kecil tetap terlindungi dari infeksi bakteri atau kuman. Apabila produksi ASI mama mulai berkurang, Mama juga bisa memberikan susu formula. Namun perlu diingat bahwa pemberian susu formula harus didiskusikan terlebih dahulu ke dokter. 

Editors' Picks

2. Atur jam tidur bayi

2. Atur jam tidur bayi
Pexels

Cara selanjutnya adalah mengatur jam tidur bayi sehingga si Kecil bisa tidur cukup. Bayi yang baru lahir mungkin lebih sering tidur dibanding bermain, namun memasuki usia enam bulan bayi akan lebih aktif bermain di siang hari. Bayi yang kurang tidur justru lebih mudah sakit karena daya tahan tubuhnya tidak stabil.

Selain itu, hormon pertumbuhan juga diproduksi di malam hari. Maka penting untuk membuat bayi tidur nyenyak di malam hari, terutama di antara jam 11 malam hingga jam dua pagi.

Oleh karena itu, Mama harus pastikan si Kecil tidur sekitar 12 jam sehari agar perkembangan tubuhnya selalu stabil. Jangan membangunkan bayi yang tidur hanya untuk membiarkannya bermain. Bayi bisa memiliki berat badan yang stabil apabila tidur cukup di malam dan siang hari, dibarengi dengan pemberian ASI. 

3. Berikan variasi makanan

3. Berikan variasi makanan
Pexels

Bayi usia sembilan bulan sudah mengonsumsi MPASI. Mama sebaiknya memberikan asupan menu makanan yang bervariasi dan beragam agar bayi tidak mudah bosan. Apabila bayi bosan pada satu menu makanan tertentu, si Kecil akan kehilangan selera makan dan kebutuhan nutrisinya tidak terpenuhi. Akibatnya, berat badan si Kecil bisa turun. 

Sebuah penelitian kesehatan di San Fransisco, Amerika Serikat menemukan bahwa nutrisi yang bervariasi berperan penting dalam mengoptimalkan kenaikan berat badan bayi, terutama pada dua tahun pertama kehidupannya.

Perlu diketahui juga bahwa bayi cenderung ingin makan makanan yang baru dan berbeda setiap hari karena hal itu bisa membuatnya lebih semangat untuk menyantap makanan. 

Itulah sebabnya, Mama harus berpikir kreatif untuk menentukan menu MPASI yang tepat bagi bayi. Meski menu makanan yang disajikan harus bervariasi, jangan lupa untuk tetap memerhatikan kandungan nutrisi setiap makanan. 

4. Rutin berjemur di pagi hari dan pijat bayi

4. Rutin berjemur pagi hari pijat bayi
Pexels

Bayi usia sembilan bulan juga membutuhkan vitamin D untuk mendukung tumbuh kembangnya. Mama bisa memenuhi kebutuhan vitamin D si Kecil dengan mengajaknya berjemur setiap pagi. Sinar matahari di pagi hari bisa memperbaiki sel-sel yang rusak sekaligus menjaga daya tahan tubuh si Kecil. 

Bayi yang memiliki daya tahan tubuh kuat berpengaruh juga pada peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan. Mama bisa memijat bayi ketika berjemur di pagi hari. 

Memijat bayi dipercaya bisa melancarkan pencernaan dan menaikkan berat badan bayi. Apabila Mama takut untuk memijat bayi, jangan ragu untuk memanggil tenaga professional yang terbiasa memijat bayi. 

5. Berikan suplemen tambahan

5. Berikan suplemen tambahan
Pexels

Terakhir, Mama dapat memberikan suplemen tambahan untuk menaikkan berat badan bayi. Suplemen tambahan diperlukan bayi yang sulit makan atau hanya mau menyusu saja. Meskipun begitu, Mama tidak boleh sembarangan memberikan produk suplemen kepada bayi. 

Mama tetap perlu meminta rekomendasi dokter tentang jenis suplemen terbaik bagi bayi. Dokter biasanya akan memberikan rekomendasi suplemen yang telah disesuaikan dengan usia dan riwayat kesehatan si Kecil. 

Nah, itulah beberapa cara menambah berat badan bayi usia sembilan bulan. Apabila Mama masih memiliki sejumlah pertanyaan tentang penyebab berat badan si Kecil yang tidak kunjung naik, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter, ya. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.