Kelebihan dan Kekurangan Pelindung Lutut untuk Bayi Merangkak

Sudah banyak dijual pelindung lutut bayi yang berbentuk bantalan, deker, menyerupai kaos kaki tebal

21 Juli 2021

Kelebihan Kekurangan Pelindung Lutut Bayi Merangkak
Pexels

Merangkak adalah salah satu fase penting dari perkembangan bayi. Merangkak bisa jadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh Mama. Sebab, merangkak adalah tanda bayi akan bisa belajar berjalan dalam waktu dekat. 

Bayi yang baru bisa merangkak akan mengeksplorasi lingkungan sekitarnya sesering mungkin. Oleh karena itu, Mama perlu memberikan perhatian lebih pada si Kecil dengan menyediakan lingkungan rumah yang aman. Selain itu, Mama bisa membelikan bayi pelindung lutut agar lututnya tidak terluka selama fase merangkak. 

Saat ini, sudah banyak dijual pelindung lutut bayi yang berbentuk bantalan, deker, menyerupai kaos kaki tebal, atau celana dengan bagian lutut yang diberi lapisan tambahan. Namun, apakah pelindung lutut bisa melindungi bayi sepenuhnya?

Berikut ulasan seputar kelebihan dan kekurangan pelindung lutut untuk bayi merangkak yang dirangkum Popmama.com

1. Bisa melindungi lutut bayi

1. Bisa melindungi lutut bayi
amazon.com

Seperti dijelaskan di atas bahwa pelindung lutut berfungsi untuk melindungi lutut bagi selama fase merangkak. Sebab, selama fase merangkak, bayi bisa melakukannya sampai berjam-jam untuk mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Bayi pun bisa merangkak ke mana pun, mulai dari permukaan lantai yang kasar hingga halus. 

Apabila bayi merangkak di permukaan lantai yang kasar, tentu saja hal itu bisa melukai lutut bayi. Begitu juga jika bayi merangkak di luar ruangan misalnya di taman atau di rumput. 

Lutut bayi akan bersentuhan langsung dengan benda-benda yang mungkin terkontaminasi bakteri atau kuman. Oleh karena itu, lutut bayi perlu dilindungi agar tidak terluka maupun iritasi. 

Editors' Picks

2. Membuat bayi merangkak lebih nyaman

2. Membuat bayi merangkak lebih nyaman
Pexels

Pelindung lutut bayi juga bisa membuat si Kecil lebih nyaman ketika merangkak. Seperti diketahui, kulit bayi masih cukup sensitif ketika bersentuhan dengan benda-benda asing. Ketika bayi sedang merangkak, si Kecil bisa saja merasakan gatal atau alergi pada kulit. Kondisi tersebut justru dapat menghambat fase merangkak bayi. 

Begitu juga ketika bayi merangkak di lantai yang terlalu dingin. Kondisi itu bisa membuat bayi menangis karena merasa tidak nyaman. Itulah sebabnya, Mama perlu memakaikan pelindung lutut pada bayi agar si Kecil tetap nyaman saat merangkak. 

3. Mencegah bayi terpeleset

3. Mencegah bayi terpeleset
Pexels

Fungsi lainnya dari pelindung lutut bayi adalah mencegah bayi terpeleset, terutama ketika dia merangkak di permukaan lantai yang licin. Pelindung lutut bayi umumnya dilengkapi dengan permukaan kasar yang terbuat dari karet untuk mencegah si Kecil terpeleset. 

Meski telah mengenakan pelindung lutut, Mama tetap perlu mengawasi bayi dan jangan membiarkan bayi merangkak sendiri. Bayi memang lebih pintar dari yang Mama kira.

Dia bisa berhenti merangkak ketika permukaan terlalu licin atau lingkungan sekitarnya tidak nyaman. Meski begitu, Mama tetap perlu mengawasi gerak gerik bayi selama merangkak. 

Kekurangan Pelindung Lutut Bayi

Kekurangan Pelindung Lutut Bayi
Pexels

Meski memiliki sejumlah manfaat, pelindung lutut bayi juga memiliki kekurangan. Pelindung lutut bisa menghambat kemampuan motorik bayi untuk merasakan jenis tekstur benda maupun suhu yang berbeda-beda. 

Untuk memastikan kemampuan motorik si Kecil tidak terhambat, Mama perlu lebih berinisiatif saat menyediakan mainan. Mama bisa memberikan mainan-mainan untuk mengasah kemampuan motoriknya. 

Kemudian, pastikan pula bahan pelindung lutut bayi yang digunakan tidak menimbulkan alergi atau iritasi pada kulit bayi. Seperti diketahui, masing-masing bayi memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda. Mama perlu mengetahui kondisi si Kecil terlebih dahulu, misalnya memastikan bahan-bahan apa saja yang bisa menimbulkan alergi kulit pada bayi. 

Itulah kelebihan dan kekurangan pelindung lutut untuk bayi merangkak. Ketika Mama secara sembarangan memberikan pelindung lutut, hal itu justru bisa melukai lutut bayi dan menghambat fase merangkak. Jadi, apakah Mama merasa perlu memberikan pelindung lutut pada bayi merangkak?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.