Penyebab Bayi Suka Menarik Rambut, Waspada Gejala Gangguan Mental

Meski normal, kebiasaan ini harus diwaspadai, Ma

20 Juni 2021

Penyebab Bayi Suka Menarik Rambut, Waspada Gejala Gangguan Mental
Unsplash/Zach Lucero

Menarik rambut adalah kebiasaan umum namun tidak pantas, yang juga dapat terjadi pada bayi. Sebagian besar kasus dapat terjadi karena alasan yang tidak berbahaya dan karena kebiasaan.

Namun, mungkin ada kasus di mana itu mungkin menunjukkan kondisi yang mendasarinya. Perilaku menarik rambut dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerontokan rambut berlebih, yang dalam beberapa kasus bisa permanen.

Mempelajari kemungkinan penyebab di balik mengapa bayi menarik-narik rambut dapat membantu Mama mencari cara untuk mengatasinya.

Dalam ulasan Popmama.com berikut ini, Mama akan mengetahui berbagai penyebab bayi suka menarik rambut, bagaimana mengelola kebiasaan itu, dan kapan harus menemui dokter.

Mengapa Bayi Menarik Rambutnya?

Mengapa Bayi Menarik Rambutnya
Unsplash/Kelly Sikkema

Berikut adalah beberapa penyebab bayi suka menarik rambutnya:

  • Mekanisme menenangkan diri

Bayi mungkin menarik rambut untuk menenangkan diri saat situasi yang membuat stres atau kapan pun mereka merasakan dorongan untuk menenangkan diri tanpa alasan tertentu.

Mama mungkin memerhatikan si Kecil menarik-narik rambutnya saat mengalami kecemasan, seperti kecemasan akan perpisahan. Menarik rambut untuk menenangkan diri bisa disertai dengan tindakan menenangkan diri lainnya, seperti mengisap jempol.

  • Eksperimen

Bayi yang lebih tua dari enam bulan dapat menarik rambut mereka untuk bereksperimen dengan sebab dan akibat. Tujuannya untuk melihat bagaimana reaksi rambut saat ditarik atau bagaimana reaksi orangtua terhadap tindakan tersebut. Ini bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan karena itu adalah bagian dari perilaku biasa bayi.

  • Kesadaran diri

Bayi menjadi sadar akan tubuh mereka seiring bertambahnya usia. Bayi antara usia 8-12 bulan dapat menjelajahi berbagai bagian tubuh, seperti hidung, jari kaki, dan bahkan rambut.

Bayi mungkin berulang kali menarik-narik rambut dan mungkin melakukannya dalam situasi di mana mereka menjadi lebih sadar diri, seperti ketika melihat diri mereka sendiri di cermin.

  • Kebiasaan

Bayi bisa menarik rambutnya keluar dari kebiasaan tanpa pemicu atau alasan yang jelas untuk itu. Beberapa bayi mungkin memiliki kebiasaan menarik rambut hanya di tempat-tempat tertentu, seperti di tempat penitipan anak atau saat di taman. Ini bisa menjadi cara mereka untuk memberikan stimulasi karena membuat mereka merasa baik.

  • Frustrasi dan amukan

Beberapa bayi dan balita mungkin menarik rambut karena frustrasi atau mengamuk. Kemungkinan akan disertai dengan tanda-tanda amukan lainnya, seperti berteriak dan menjerit. Balita mungkin menarik rambut di depan orangtua atau pengasuhnya untuk mengomunikasikan kekesalannya.

Balita yang menarik rambut karena tantrum biasanya juga menarik rambut orang lain.

  • Trikotilomania

Biasanya merupakan satu-satunya penyebab serius dari perilaku menarik rambut pada bayi. Trikotilomania adalah jenis gangguan kompulsif di mana seseorang mungkin merasakan dorongan berulang untuk menarik rambut mereka.

Ini adalah gangguan mental yang mirip dengan gangguan obsesif-kompulsif dan dapat terjadi pada anak-anak yang sangat muda juga. Tidak diketahui apa yang menyebabkan trikotilomania, tetapi faktor genetik dan lingkungan mungkin berperan.

Editors' Picks

Kapan Harus Menemui Dokter?

Kapan Harus Menemui Dokter
Unsplash/Hush Naidoo

Perilaku menarik rambut pada bayi biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, Mama dapat berkonsultasi dengan dokter jika terjadi beberapa hal berikut:

  • Bayi menarik rambut hingga menyebabkan perdarahan,
  • ada bercak botak di kulit kepala,
  • perilaku mencabut rambut selalu disertai dengan kolik,
  • bayi juga menarik bulu mata dan alis.

Dokter anak dapat mengajukan banyak pertanyaan kepada Mama tentang riwayat kesehatan bayi, perilaku, dan riwayat keluarga dengan perilaku atau gangguan mental yang serupa.

Ini bisa membantu menyingkirkan adanya penyebab serius, seperti trikotilomania dan kondisi terkait rambut rontok lainnya, seperti alopecia areta, yang mungkin tidak ada hubungannya dengan perilaku menarik rambut.

Bagaimana Menghentikan Bayi Menarik Rambutnya?

Bagaimana Menghentikan Bayi Menarik Rambutnya
Unsplash/Hush Naidoo

Mungkin sulit, namun kebiasaan ini dapat dihentikan sebelum menjadi lebih parah, Ma. Berikut beberapa cara yang dapat membantu Mama untuk menghentikan kebiasaan menarik rambut:

  • Berikan alternatif untuk menenangkan diri
  • Atasi pemicunya
  • Mengalihkan perhatian bayi
  • Gunakan kata-kata sederhana untuk mencegah bayi. Hindari bersikap terlalu keras karena dapat menyebabkan bayi mengulangi perilaku tersebut hanya untuk menguji reaksi mama
  • Tetapkan aturan dan perkuat perilaku positif. Bayi dan balita yang lebih besar dapat dicegah untuk menarik rambut mereka melalui aturan. Mama juga dapat mengajari bayi untuk keluar dari situasi ketika mereka merasakan dorongan untuk menarik rambut
  • Terapi untuk trikotilomania

Apakah Menarik Rambut Merupakan Gejala Autisme?

Apakah Menarik Rambut Merupakan Gejala Autisme
Unsplash/Luma Pimentel

Perilaku menarik rambut mungkin jarang terjadi pada individu dengan autisme. Namun, itu bukan tanda autisme yang signifikan.

Ada beberapa tanda awal autisme yang menonjol dan perilaku menarik rambut bukanlah salah satunya. Bayi akan memerlukan beberapa pemeriksaan dan pemeriksaan khusus autisme pada usia 18 dan 24 bulan untuk menyimpulkan adanya autisme.

Itulah beberapa penyebab bayi suka menarik rambutnya. Meski ini sering terjadi, namun jangan dibiarkan terus-menerus agar tidak menjadi kebiasaan ya, Ma. Mama dapat mengajarkan bayi secara perlahan untuk menghentikan perilaku ini.

Apakah bayi mama juga suka menarik rambut? Apa yang Mama lakukan untuk menghentikannya?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.