Lahir Tanpa Sistem Imun, Bayi Ini Tidak Boleh Dicium dan Disentuh

Padahal awalnya hanya batuk biasa!

5 Desember 2018

Lahir Tanpa Sistem Imun, Bayi Ini Tidak Boleh Dicium Disentuh
Dailymail/pareallife

Bagi semua orangtua, tak ada yang lebih penting dari kesejahteraan dan kesehatan anak. Mama pasti rela melakukan segala cara untuk mencegah si Kecil jatuh sakit. Namun, bagaimana jika anak terlahir tanpa sistem imun tubuh? Duh, pasti ia sering sakit, ya.

Itulah yang terjadi pada Milo Knight, bayi 3 bulan yang terlahir tanpa sistem imun tubuh. Ya, Mama tidak salah baca: tanpa sistem imun tubuh. Tubuh Milo bahkan tidak bisa melawan infeksi paling ringan sekalipun, yang bagi kebanyakan bayi sehat mungkin tidak akan berdampak apa-apa.

Apa sih yang membuat anak pasangan Tazmin dan James Knight ini mengalami masalah kesehatan yang begitu langka terjadi? Dilansir dari Daily Mail, simak kisah Baby Milo berikut yuk, Ma.

1. Berawal dari batuk

1. Berawal dari batuk
Dailymail/pareallife

Saat baru lahir pada 20 Februari 2018 kemarin, Milo tampak sangat sehat, ceria, dan aktif. Namun semuanya berubah ketika Milo mulai diserang batuk saat usianya 2 bulan.

Saat dibawa ke dokter, dokter bilang ini adalah batuk biasa yang akan sembuh sendirinya. Tetapi, faktanya tidak begitu. Sampai sebulan kemudian, Milo masih batuk dan terlihat semakin tersiksa.

Milo yang sebelumnya ‘kuat’ minum susu ini mendadak menolak minum susu.Semua orang juga melihat perubahan drastis pada bentuk tubuhnya, yang berat badannya semakin menurun dari hari ke hari. 

Menyadari ada yang tidak beres dengan kesehatan putranya, akhirnya orangtua Milo menghubungi nomor telepon non-darurat NHS 111, dan disarankan untuk membawanya ke Hull Royal Infirmary.

2. Harus melalui berbagai tes

2. Harus melalui berbagai tes
Dailymail/pareallife

Sesampainya di Hull Royal Infirmary, dokter langsung melakukan berbagai tes, karena mencurigai Milo mengalami infeksi dada atau reflux. Namun 3 hari kemudian, hasil tes menunjukkan kalau ia menderita SCID.

“Ini sangat langka, hanya ada dua rumah sakit di UK yang bisa menyembuhkan Milo; London’s Great Ormond Street atau Great North Children’s Hospital di Newcastle,” jelas Tazmin Knight, Mama Milo.

“Kami kemudian dirujuk ke Newcastle, sekitar 150 mil (250 kilometer) dari rumah kami, tanpa tahu berapa lama kami akan menghabiskan waktu di sana,” tambahnya.

Editors' Picks

3. Akibat penyakit langka

3. Akibat penyakit langka
Dailymail/pareallife

Sudah bukan rahasia lagi, sistem imun tubuh bayi memang belum sempurna seperti orang dewasa. Namun berbeda dengan Milo Knight, bayi ini justru terlahir tanpa sistem imun tubuh.

Mama pasti bingung, apa sih penyebabnya? Ternyata di usia 2 bulan, ia didiagnosis mengalami penyakit langka SCID atau severe combine immunodeficiency. Ini membuat Milo tidak bisa melawan infeksi paling ringan sekalipun.

Menurut NHS, SCID disebabkan oleh mutasi gentik, membuat sel imun yang dikenal dengan sel darah putihnya tidak berfungsi atau bahkan tidak ditemukan sama sekali. Dulu penderita SCID ini tidak bisa bertahan hidup hingga lebih dari 1 tahun, namun pengobatan modern kini sudah bisa mengurangi risiko infeksi atau bahkan menyembuhkan total.

Menurut NHS, SCID terjadi pada 1 dari 50.000 sampai 100.000 kelahiran di US dan UK setiap tahunnya.

4. Berbulan-bulan di ‘balon’ steril

4. Berbulan-bulan ‘balon’ steril
Dailymail/pareallife

Sistem imun tubuh yang belum sempurna, tentu saja membuat bayi lebih rentan terkena penyakit. Namun pada Milo, kasus ini jauh lebih parah dibanding bayi-bayi sehat lainnya.

Demi kesehatan Milo, akhirnya ia harus menghabiskan berbulan-bulan di ruangan steril di Great North Children’s Hospital, Newcastle. Ruangan super steril itu sering disebut sebagai ‘balon’ steril, yang telah menjadi rumah kedua bagi Milo sejak usianya 2 bulan. Ini adalah ruangan steril berteknologi tinggi yang didesain khusus untuk melindungi pasien dari infeksi.

“Kami hanya boleh memberinya satu kecupan terakhir dan tidak tahu kapan kami bisa melakukan itu lagi. Itu sangat sulit dilalui. Saya merasa sangat hancur,” jelas Mama Milo.

Ia bahkan harus menuliskan beberapa pengasuh Milo yang boleh masuk ruangan, sehingga banyak sekali anggota keluarga dan teman yang tidak boleh menyentuh tubuh Milo selama berbulan-bulan.

“Kami harus mencuci semua pakaian dan mainannya setiap malam, dan memastikannya bebas kuman. Kami cuci tangan kami sekitar tiga sampai empat kali, harus bersih juga sampai ke siku tangan, baru kami boleh masuk menjenguk Milo. Kami boleh menyentuh Milo, tetapi harus memastikan Milo tidak menyentuh wajah kami. Lebih parahnya, kami tidak boleh mencium Milo,” ungkap Tazmin pada Daily Mail.

5. Transplantasi sumsum tulang

5. Transplantasi sumsum tulang
Dailymail/pareallife

Hanya ada satu cara untuk menyembuhkan Milo, yaitu transplantasi sumsum tulang. Walau sulit mencari pendonor, namun ternyata ada berita baik yang dokter sampaikan: James Knight (ayah Milo) adalah pendonor yang tepat bagi putranya sendiri. Tentu saja James langsung tak sabar ingin melakukan pendonor ini secepat mungkin, untuk menyelamatkan putranya.

Sayangnya, Milo harus menunggu tiga bulan di ruang isolasi sebelum melakukan operasi besar tersebut. Setelah lama menanti, akhirnya operasi itu dilakukan dan berjalan lancar. Milo dipasang kateter ke pembuluh vena di lehernya, dan baru dilepas pada 16 November kemarin.

Sehari setelahnya, Milo diizinkan pulang ke rumahnya. “Rasanya seperti tidak mungkin. Milo sudah tinggal begitu lama di rumah sakit di Newcastle ini, jauh lebih lama dibanding ia tinggal di rumahnya di Hull. Jadi sangat mengharukan ketika kami diizinkan pulang,” ujar James.

Walau sudah memiliki sistem imun tubuh, namun bukan berarti Milo sudah sangat kuat melawan semua infeksi. Tetapi seperti yang dikatakan orangtua Milo, perlahan tetapi pasti, mereka pasti akan bisa menikmati angin segar bersama kembali.

Topic: