hanco

Demam Tinggi Saat Tumbuh Gigi, Bisa Tanda Penyakit. Ini Faktanya!

Hati-hati Ma, jika si Kecil demam saat tumbuh gigi, berarti ada penyakit lain yang ia derita

20 November 2019

Demam Tinggi Saat Tumbuh Gigi, Bisa Tanda Penyakit. Ini Faktanya
Pixabay/Claudio Claudio

Saat usia bayi menginjak kisaran enam bulan, giginya akan mulai tumbuh menembus gusi. Apakah bayi akan rewel? Jawabannya, kemungkinan besar adalah ya. 

Sejauh ini orangtua percaya bahwa demam yang hadir saat gigi si Kecil tumbuh, adalah hal yang wajar. Namun ternyata, tumbuhnya gigi menembus gusi ini hanya akan menaikkan sedikit suhu tubuh bayi, dan tidak akan membuat si Kecil mengalami demam tinggi.

Penelitian yang dilakukan oleh Carla Massignan dan rekan-rekannya kemudian diterbitkan di jurnal Pediatrics mengungkapkan, bahwa dengan menggunakan data dari 10 studi yang dilakukan secara besar-besaran, mereka menemukan berbagai kesimpulan mengenai pertumbuhan gigi bayi.

Di dalamnya, termasuk penemuan bahwa kenaikan suhu tubuh adalah hal yang umum, namun amat sedikit sehingga tak layak disebut demam.

Yuk, simak lebih jauh fakta terkait tumbuhnya gigi berikut ini Ma:

Apa yang Dialami Bayi Saat Tumbuh Gigi?

Apa Dialami Bayi Saat Tumbuh Gigi
Youtube/Baby Care 101
joker with card

Umumnya, Ma, bayi akan mengalami hal-hal ini saat mengalami tumbuh gigi: 

Demam, diare, biang keringat di bagian lain tubuhnya, atau pilek, bukanlah bagian dari yang akan ia alami terkait tumbuhnya gigi.

Kenali Perbedaannya dengan Demam

Kenali Perbedaan Demam
Freepik/Jcomp
joker with card

Sementara itu, bayi dikategorikan mengalami demam saat tubuhnya mencapai suhu 38° Celsius ke atas. 

Bedakan dengan hal yang bayi alami saat tumbuhnya gigi. Inilah yang akan ia alami saat mengalami demam yang sesungguhnya: 

  • Berkeringat, 
  • menggigil,
  • kehilangan nafsu makan,
  • lemas,
  • amat mudah rewel,
  • sakit badan,
  • bisa jadi mengalami dehidrasi.

Editors' Picks

Penyebab Demam Tinggi

Penyebab Demam Tinggi
Pixabay/Adriano Gadini

Demam yang menyebabkan suhunya lebih dari 38° C, pastinya terjadi bukan karena tumbuh gigi. Namun, hal itu bisa jadi disebabkan oleh:

  • Virus,
  • infeksi bakteri,
  • kondisi medis tertentu yang memberi efek samping pada sistem imun,
  • imunisasi,
  • heat exhaustion, yang terjadi akibat suhu tubuh naik karena keadaan di sekitar kita panas, namun tubuh tak bisa menurunkan panas tubuh itu sendiri.

Apa yang Perlu Dilakukan Saat Anak Rewel Karena Tumbuh Gigi?

Apa Perlu Dilakukan Saat Anak Rewel Karena Tumbuh Gigi
freepik.com/nestea06

Jika ia rewel karena gusinya membuatnya tak nyaman, maka Mama bisa menggosok dengan lembut gusinya (pastikan jari mama benar-benar bersih). Atau bisa juga gunakan sendok karet yang dingin.

Gunakan teether atau mainan khusus untuk digigit oleh bayi. Letakkan di kulkas (tetapi jangan di freezer karena bisa membekukan dan merusak teether). Jangan pula memilih teether yang berisi cairan di dalamnya karena risiko kebocorannya lebih tinggi. Teether yang dingin akan meredakan nyeri di gusi si Kecil.

Jika ternyata anak demam...

Jika ternyata anak demam...
Pixabay/Rawpixel

Jika saat si Bayi tumbuh gigi ia mengalami demam tinggi hingga 38°C ke atas, Mama harus waspada. Itu artinya, ia mengalami hal lain yang bersamaan dengan tumbuhnya gigi. 

Jika si Anak mengalami demam, yang pertama harus Mama lakukan adalah banyak-banyak memberinya ASI atau susu formula. Pastikan ia cukup minum sepanjang hari, karena demam bisa menyebabkan dehidrasi. 

Jangan lupa bawa ke dokter jika Mama mencurigai hal tak biasa, antara lain keadaan yang semakin memburuk seperti leher yang kaku, kesakitan, mengalami kejang, muntah, atau sebelumnya berada di tempat yang sangat panas.

Hal ini juga diungkapkan oleh Massignan dan rekan-rekannya dalam jurnal yang sama. Bahwa perbedaan ini amat penting karena biasanya orangtua salah menilai penyakit anak dan menganggap panas tinggi saat giginya tumbuh adalah hal yang wajar. Hati-hati ya, Ma.

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!