Bukan Gigi! Muncul Benjolan Putih di Mulut Bayi, Berbahayakah?

Benjolan ini merupakan kista jinak yang dinamakan Epstein pearls

8 Desember 2019

Bukan Gigi Muncul Benjolan Putih Mulut Bayi, Berbahayakah
Freepik/A3pfamily

Setiap perilaku dan kondisi bayi sekecil apapun, selalu menjadi perhatian lebih orangtua. Terutama para orangtua baru. Tak jarang kita menemui keanehan-keanehan di seputar mulut bayi. Benjolan putih misterius yang muncul di bagian mulut bayi, misalnya. Apakah yang sebenarnya terjadi?

Mengenal Epstein Pearls

Mengenal Epstein Pearls
Pexels/Pixabay

Benjolan putih kecil yang seringkali muncul di bagian dalam mulut bayi disebut Epstein pearls. Dilansir dari verywellfamily.com, Epstein pearls sebetulnya adalah kista yang sangat kecil. 

Benjolan yang pertama kali dipaparkan oleh Alois Epstein pada tahun 1880 ini muncul di sepanjang gusi bayi atau bagian atas langit-langit mulut. Faktanya, 60-85 persen bayi baru lahir memiliki Epstein pearls ini.

Penyebab Munculnya Epstein Pearls

Penyebab Muncul Epstein Pearls
Freepik/Wavebreakmedia

Studi di tahun 2012 yang diterbitkan dalam British Medical Journal menyebutkan bahwa Epstein pearls disebabkan oleh epitel yang terperangkap selama perkembangan langit-langit mulut. Bisa dibilang, ini semacam kulit yang terperangkap ketika struktur mulut bayi masih dibentuk dalam lahir.

Ketika mulut bayi mencapai tahap akhir perkembangan, sisi rahang dan langit-langit mulut mulai menyatu bersama. Bila ada lapisan kulit yang terjebak, inilah yang akhirnya menyebabkan terbentuknya Epstein pearls.

Epstein pearls mengandung keratin yang juga ditemukan pada kulit dan area selaput lendir lainnya. 

Editors' Picks

Apakah Epstein Pearls Berbahaya?

Apakah Epstein Pearls Berbahaya
Pexels/John Finkelstein

Epstein pearls berisi keratin, yang juga ditemukan pada kulit dan selaput lendir tubuh bagian lain. Meski menyerupai jerawat, sebetulnya Epstein pearls tidak menimbulkan rasa sakit. 

Benjolan ini merupakan kista jinak yang tidak berbahaya. Tidak diperlukan perawatan khusus dan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu. 

Terkadang, gesekan saat menyusu, pemakaian dot atau minum dari botol dapat membuat kista pecah. Tetapi ingat, Ma, jangan dengan sengaja memecahkan Epstein pearls. Selain tidak ada gunanya, tindakan ini dapat mengundang bakteri berbahaya masuk ke dalam aliran darah karena gusi terhubung langsung ke aliran darah.

Kapan Saatnya Membawa Bayi ke Dokter?

Kapan Saat Membawa Bayi ke Dokter
Freepik/zilfergolf

Meski Epstein pearls tidak berbahaya dan tidak perlu perawatan khusus, tetapi Popmama.com menyarankan Mama untuk tetap mengunjungi dokter. Sekadar meyakinkan bahwa benjolan putih di mulut bayi memang benar Epstein pearls atau kah kondisi lainnya. 

Seringkali Epstein pearls dan kondisi kesehatan mulut lainnya tampak mirip, seperti sariawan atau bahkan gigi natal (gigi yang tumbuh pada bayi baru lahir). 

Segera cari pertolongan medis jika benjolan tidak kunjung hilang, tampak memburuk, mengeluarkan darah atau bayi tampak kesakitan saat menyusu. 

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!