4 Langkah Mengatasi Kulit Kepala Kering alias Ketombe pada Bayi

Jangan salah, bayi pun bisa mengalami ketombe karena kulit kepala yang kering lho, Ma

8 Juli 2019

4 Langkah Mengatasi Kulit Kepala Kering alias Ketombe Bayi
freepik/zilvergolf

Tak hanya orang dewasa yang dapat mengalami masalah ketombe. Bayi pun juga bisa mengalami masalah yang sama, meskipun wujudnya sedikit berbeda. Jika ketombe pada orang dewasa umumnya berupa sisik putih, ketombe pada bayi paling sering ditandai dengan bentuk seperti kerak berwana putih atau kekuningan yang menempel di kulit kepalanya. 

Kerak kepala pada kulit kepala bayi umumnya disebabkan karena produksi sebum atau minyak yang dihasilkan oleh kelenjar minyak terlalu berlebihan. Selain itu, kondisi ini juga bisa terjadi karena Mama terlalu sering mencuci kepala bayi dengan sampo sehingga kelembapan alami kulitnya berkurang.

Dilansir dari berbagai sumber, Popmama.com rangkum 4 langkah yang dapat Mama lakukan untuk mengatasi kulit kepala kering pada bayi.

Langkah 1: Oles kulit kepala dengan minyak zaitun atau minyak kelapa

Langkah 1 Oles kulit kepala minyak zaitun atau minyak kelapa
Freepik

Kerak kuning atau putih yang menempel pada kulit kepala bayi sebenarnya bukan keadaan yang berbahaya dan biasanya dapat hilang dengan sendirinya. Meski tidak membutuhkan perawatan khusus, tetapi banyak orangtua yang merasa terganggu dengan kondisinya sehingga kemudian berusaha mencari cara untuk mengatasinya. 

Untuk menghilangkan kerak tersebut, menurut situs Livestrong, Mama dapat mengolesi kulit kepala bayi dengan sedikit minyak zaitun atau minyak kelapa sambil dipijat secara lembut. Selain itu, sebagai pilihan Mama juga dapat menggunakan petroleum jelly atau baby oil.

Langkah 2: Gosok lembut untuk meluruhkan kerak

Langkah 2 Gosok lembut meluruhkan kerak
Pexels/Public Domain Pictures

Setelah Mama mengoleskan minyak dan melakukan pijatan pada kulit kepala si Kecil, diamkan terlebih dahulu setidaknya 15 hingga 30 menit hingga kerak melunak dan luruh. Setelah itu, sikat rambut bayi atau gosok dengan menggunakan kain lembut pada kulit kepalanya dan lakukan ini secara bertahap.

Perlu diingat, Mama tidak perlu menggosok atau menyikat dengan sangat keras. Di samping karena kerak ini tidak mengganggu, perlakuan yang terlalu kasar dapat menyebabkan kulit kepala bayi mengalami luka dan iritasi.

Editors' Picks

Langkah 3: Cuci rambut bayi

Langkah 3 Cuci rambut bayi
parenting.firstcry.com

Sesudah menyikat atau menggosok kerak pada kulit kepala, cuci rambut bayi dengan menggunakan shampoo bayi yang lembut. Bilas sampai bersih hingga tak ada sampo yang tertinggal. Residu sampo akan menyebabkan kulit kepala bayi menjadi kering dan semakin berketombe.

Langkah 4: Cuci rambut seperlunya

Langkah 4 Cuci rambut seperlunya
Poxabay/Nadeem1991

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, terlalu sering mencuci rambut bayi dapat menyebabkan kekeringan pada kulit kepalanya. Menurut American Academy of Pediatrics, pada awal kelahirannya, bayi hanya perlu dimandikan 3 kali seminggu, dengan catatan area popok, wajah dan tangan tetap dibersihkan secara teratur. Jika perlu, oleskan tipis-tipis hair lotion untuk mencegah kulit kepala kering.

Itulah empat langkah yang dapat Mama lakukan untuk mencegah kulit kepala bayi kering dan timbul kerak. Penting untuk diingat, memakai topi saat berada di bawah sinar matahari juga dapat membantu mencegah agar kulit kepala bayi tetap sehat. 

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!