5 Perilaku Aneh Bayi yang Merupakan Bagian dari Perkembangannya

Jangan keburu sebel ya, Ma, ini cara bayi mengeksplorasi kemampuannya

26 Januari 2021

5 Perilaku Aneh Bayi Merupakan Bagian dari Perkembangannya
Pexels/Helena Lopes

Tahun-tahun awal kehidupan bayi penuh dengan momen yang menakjubkan. Senyuman pertamanya, MPASI pertamanya, berguling pertama kali. Semua itu sungguh membuat hati gembira bukan, Ma?

Namun, di antara tonggak-tonggak perkembangan itu, harus diakui ada banyak pula hal-hal yang terkesan menjengkelkan. Seperti tangisan yang tiada henti, barang-barang yang dilemparkan ke sana-kemari, hingga teriakan yang memekakkan telinga. 

Tetapi tahukah, Ma, sesungguhnya semua hal yang tampak menjengkelkan itu bukan disengaja untuk menguji kesabaran mama. Melainkan bagian dari tahapan perkembangannya. Berikut ini Popmama.com merangkum lima perilaku aneh bayi dan menjengkelkan yang merupakan bagian dari tahapan perkembangannya, dilansir dari Parents:

1. Menjatuhkan barang berulangkali

1. Menjatuhkan barang berulangkali
Pexels/Tatiana Syrikova

Di usia enam bulan, bayi mama mungkin mulai punya kesukaan baru yaitu menjatuhkan barang yang dipegangnya, berulangkali.

Ketika ia masih sangat kecil dan menjatuhkan mainannya, ia mengira mainannya sudah hilang. Tetapi di usia ini ia mulai menyadari bahwa segala sesuatu ada meskipun ia tidak dapat melihatnya. Inilah konsep yang disebut dengan ketetapan obyek. Ia akan melongok ke bawah kursinya untuk melihat barang yang dijatuhkannya, apakah masih ada atau sudah hilang. 

Bagi si Kecil, ini permainan yang menyenangkan. "Aku menjatuhkannya, kamu akan mengambilnya." Meskipun ini membosankan dan terkadang melelahkan, bersabarlah, Ma. Nikmati saja masa-masa pembelajaran ini.

Editors' Picks

2. Bermain dengan makanan

2. Bermain makanan
Freepik/user12914223

Makanan bagi si Kecil bukan hanya sekadar untuk memenuhi rasa lapar. Baginya, ini adalah 'mainan' baru untuk dieksplor. Makanan adalah hiburan baginya. Sereal yang basah mengeluarkan suara yang menyenangkan ketika diaduk, sensasi bubur yang lengket di pipi, hingga ubi yang empuk ditekan-tekan. Jadi, biarkan mereka bermain dengan makanan mereka dengan caranya sendiri. 

Bayi mama perlu berlatih makan sendiri. Menjelang usia dua tahun, koordinasinya akan meningkat dan ia bisa lebih fokus saat makan. Namun, jangan berekspektasi lebih ya, Ma. Adalah hal yang wajar jika anak masih belum bisa makan dengan rapi sampai ia menginjak usia sekolah TK.

3. Berteriak jika ada yang memeluknya

3. Berteriak jika ada memeluknya
Freepik/Cookie Studio

Memasuki usia tujuh bulan, sebagian bayi sudah mulai merasakan kecemasan terhadap orang asing. Meskipun sebelumnya ia tampak baik-baik saja saat bertemu dengan orang-orang baru yang bertamu ke rumah, sekarang ia sudah menyadari siapa yang familiar baginya dan yang tidak. 

Jangan khawatir, Ma. Ini adalah kemampuan baru yang dimilikinya, yaitu membedakan seseorang yang dikenalnya dan yang tidak. Sebuah lompatan perkembangan yang luar biasa. Mama perlu menjelaskan ke kerabat yang berkunjung ke rumah agar mereka tidak tersinggung ketika si Kecil menangis melihat kedatangan mereka. 

4. Tiba-tiba bangun dini hari

4. Tiba-tiba bangun dini hari
Pixabay/Ben Kercrx

Bayi mama yang berusia sembilan bulan mungkin sudah mencapai tonggak penting seperti berdiri atau menjelajah. Saat ia menyalurkan semua energinya dalam keterampilan ini, ia mungkin mengalami kemunduran di hal yang lain. Termasuk jam tidurnya yang berantakan. 

Meskipun sudah dilatih jam tidur yang teratur, pada masa ini bayi mama bisa saja mengalami perubahan yang signifikan. Jangan menyerah, Ma. Tetap lakukan rutinitas sebelum tidur untuk memberikan kenyamanan agar bayi bisa segera tidur.

5. Menolak berbaring diam saat Mama merebahkannya

5. Menolak berbaring diam saat Mama merebahkannya
Freepik/a3pfamily

Dia usia 9-12 bulan, bayi mama mulai mendapatkan kendali yang lebih besar atas tubuhnya. Alih-alih diam saat dikenakan popoknya, dia sibuk menguji keterampilan menendang dan membalik badannya. 

Temukan cara untuk mengalihkan perhatiannya, Ma. Mainan atau buku memang bisa berfungsi, tetapi sebagian besar bayi justru terpesona terhadap benda-benda sehari-hari, misalnya botol bedak atau botol losion. Jika bayi mama cenderung kuat, rebahkan ia di lantai agar memiliki lebih banyak ruang untuk bergerak sehingga Mama tidak perlu khawatir ia akan jatuh. 

Itu dia beberapa hal aneh pada bayi yang ternyata merupakan bagian dari tumbuh kembang si Kecil. Apakah Mama mendapati beberapa perilaku di atas pada bayi mama? Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca Juga:


 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.