Apa Sajakah Vitamin Tambahan yang Diperlukan Bayi dan Anak-anak?

Meskipun penting, tapi jangan asal kasih suplemen dan vitamin tambahan tanpa saran dokter

29 Oktober 2019

Apa Sajakah Vitamin Tambahan Diperlukan Bayi Anak-anak
Freepik/naypong

Sepanjang hidupnya, manusia perlu asupan nutrisi untuk mendukungnya bertumbuh-kembang dengan baik. Kebutuhan ini harus dipenuhi dengan lengkap, bahkan sejak dini.

Nutrisi untuk 'bahan bakar' tumbuh-kembang ini berasal dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Sayur, buah-buahan, kacang-kacangan dan biji-bijian hingga produk olahan susu, sangat penting dikonsumsi variatif agar kebutuhan nutrisi seimbang.

Namun, jika nutrisi ini tidak terpenuhi dari makanan, perlu pendukung berupa suplemen dan vitamin tambahan. Tapi, jangan sembarangan memberikan suplemen dan vitamin tambahan untuk bayi dan anak-anak lho, Ma. Berikut Popmama.com merangkum panduan yang perlu Mama ketahui, dilansir dari flo.health:

Kapan Anak Membutuhkan Suplemen dan Vitamin Tambahan?

Kapan Anak Membutuhkan Suplemen Vitamin Tambahan
Foodandnutrition

Idealnya, kebutuhan nutrisi akan terpenuhi jika anak menjalani pola makan dan gaya hidup sehat. Namun, ada kondisi-kondisi tertentu di mana bayi dan anak-anak perlu mengonsumsi suplemen dan vitamin tambahan, antara lain:

  • Anak yang cenderung memilih-milih makanan, hanya mau makan beberapa jenis makanan yang disukainya saja.
  • Mengidap penyakit kronis, seperti asma atau masalah pencernaan.
  • Terbiasa mengonsumsi makanan cepat saji dan siap saji dalam kemasan.
  • Menjalani diet vegetarian atau vegan, sehingga butuh tambahan zat besi.
  • Menjalani diet bebas produk susu karena mengidap alergi, sehingga butuh tambahan kalsium.
  • Terbiasa mengonsumsi minuman berkarbonasi yang mengakibatkan hilangnya vitamin dan mineral dari dalam tubuh.

Editors' Picks

6 Jenis Vitamin Tambahan untuk Bayi dan Anak-anak

6 Jenis Vitamin Tambahan Bayi Anak-anak
Pexels/Ylanite Koppens

Ada banyak multivitamin yang dijual di pasaran dan dikemas dalam berbagai bentuk. Mulai dari bentuk sediaan cair, tablet hisap hingga menyerupai permen yang mudah dikunyah dan rasanya enak. Sebelum membelinya, Mama perlu tahu, apa saja jenis vitamin tambahan yang perlu dikonsumsi bayi dan anak-anak dalam kondisi tertentu, antara lain:

1. Vitamin A

Vitamin A berfungsi untuk pertumbuhan dan perkembangan jaringan tubuh, meningkatkan sistem imun serta menyehatkan mata dan kulit.

2. Vitamin B

Keluarga vitamin B antara lain B2, B3, B6 dan B12 berfungsi mendukung metabolisme tubuh, meningkatkan energi serta menyehatkan saraf dan sistem pernapasan.

3. Vitamin C

Berfungsi untuk mendukung menguatkan jaringan tubuh, kulit dan otot yang sehat.

4. Vitamin D

Vitamin D membantu meningkatkan pembentukan tulang dan gigi agar kuat. Vitamin ini juga dapat membantu menyerap kalsium yang diperlukan tubuh. 

5. Kalsium

Kalsium berfungsi untuk membangun kekuatan tulang seiring dengan pertumbuhan fisik anak

6. Zat besi

Membantu perkembangan otot yang kuat dan penting untuk pembentukan sel darah merah anak. Terutama anak perempuan yang berisiko tinggi kekurangan zat besi saat mereka mulai menstruasi.

Perlukah Bayi Mengonsumsi Vitamin Tambahan?

Perlukah Bayi Mengonsumsi Vitamin Tambahan
Freepik/Zilvergolf

Tak seperti orang dewasa dan anak-anak yang lebih besar, memberikan vitamin tambahan untuk bayi tidak bisa sembarangan lho, Ma. Vitamin tambahan diberikan harus dengan saran dan di bawah pengawasan dokter.

Multivitamin untuk bayi biasanya diberikan dokter anak pada bayi-bayi yang mengalami kondisi kesehatan khusus. Misalnya, bayi prematur, lahir di bawah berat badan normal atau kurang minum ASI atau susu formula. Vitamin D dan zat besi adalah jenis vitamin yang umum diberikan pada bayi.

Cara Memberikan Vitamin Tambahan untuk Bayi

Cara Memberikan Vitamin Tambahan Bayi
Freepik/User6624752

Bayi di bawah usia satu tahun belum memiliki kemampuan menelan yang baik. Untuk itulah, vitamin dalam bentuk cair sangat direkomendasikan diberikan pada usia-usia ini. 

Vitamin cair biasanya dicampurkan ke dalam makanan padat untuk bayi yang sudah menjalani MPASI. Pada bayi yang lebih muda, diberikan menggunakan pipet yang langsung diteteskan ke dalam mulut bayi. Atau Mama juga bisa mencampurnya dengan sedikit ASI atau susu formula untuk mempermudah bayi menelannya.

Setiap anak dan bayi berbeda dalam hal kebutuhan vitamin yang diperlukan tubuhnya. Oleh karenanya, pastikan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak untuk menentukan jenis vitamin dan suplemen tambahan apa yang benar-benar dibutuhkan si Kecil. Semoga informasi ini dapat membantu ya, Ma!

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.