Kasus meninggalnya seorang siswa SD di lingkungan asrama Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Nurul Falah, Wonogiri, menjadi sorotan publik. Korban berinisial DRP (11) awalnya disebut meninggal karena masuk angin, tetapi keluarga menemukan sejumlah kejanggalan hingga akhirnya kasus ini diselidiki lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Hasil penyelidikan mengarah pada dugaan perundungan dan kekerasan fisik yang terjadi di lingkungan sekolah. Tragisnya, baik korban maupun terduga pelaku sama-sama masih berusia anak-anak. Kasus ini pun menjadi pengingat penting bagi orangtua, sekolah, dan lingkungan pendidikan untuk lebih serius memperhatikan keamanan serta kesehatan mental anak.
Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya, beserta pengingat untuk orangtua yang memiliki anak bersekolah di asrama.
