Cinderella adalah tokoh dongeng yang digambarkan sebagai sosok teraniaya yang selalu mendapat perlakuan tidak adil oleh Ibu dan saudara tirinya yang jahat. Namun di akhir cerita, ia berhasil hidup bahagia bersama orang yang dicintainya.
Kisah hidup Cinderella yang sepenuhnya fiktif ini sering dikaitkan dengan kisah hidup atau peristiwa seseorang yang kehidupannya berubah drastis dan berakhir bahagia. Baru-baru ini, bahkan muncul istilah Cinderella Complex yang menjadi populer.
Istilah ini memang bukan hasil rujukan medis, melainkan merujuk pada suatu sikap atau perilaku tertentu. Sayangnya, Cinderella Complex merujuk pada sesuatu yang negatif.
Seorang psikolog yang juga merupakan mental health practitioner bernama Irma Gustiana membahas lebih detail terkait Cinderella Complex di akun Instagram miliknya.
Bersama Popmama.com, mari mengenal istilah Cinderella Complex dan bahayanya untuk remaja putri.
