5 Alasan Mengapa Anak Perlu Mengikuti Perlombaan. Banyak Manfaatnya!

Tidak hanya sekedar menang atau kalah, perlombaan melatih anak untuk bekerjasama

10 September 2018

5 Alasan Mengapa Anak Perlu Mengikuti Perlombaan. Banyak Manfaatnya
Freepik/asierromero

Mengikutsertakan anak dalam sebuah perlombaan ternyata memiliki banyak manfaat. Pada anak usia sekolah, perlombaan tidak hanya sekedar menang atau kalah saja. Dibalik itu, perlombaan melatih jiwa kompetitif anak sekaligus mengajarkan ia bagaimana cara bekerjasama yang baik dengan rekan satu timnya.

Faktanya, seorang anak yang terbiasa berkompetisi biasanya mampu mencapai tujuan hidupnya. Hal ini dikarenakan banyaknya nilai-nilai positif dalam sebuah kompetisi yang berkaitan dengan perilaku di kehidupan nyata. Apa saja manfaatnya?

1. Terbiasa bekerja keras

1.	Terbiasa bekerja keras
Pixabay/KeithJJ

Anak yang suka berkompetisi biasanya akan ‘akrab’ dengan nilai kerja keras. Dia akan termotivasi untuk berusaha keras memenangkan atau mewujudkan sesuatu yang ingin dicapai.

2. Melatih kerjasama

2.	Melatih kerjasama
Pixabay/KeithJJ

Pada perlombaan kelompok yang terdiri dari beberapa orang, anak dilatih untuk cepat beradaptasi dan bekerjasama dengan rekan satu timnya. Inilah saat yang tepat untuk mengajarkan empati pada teman serta memupuk kekompakkan demi memecahkan suatu masalah secara bersama-sama.

3. Lebih percaya diri

3.	Lebih percaya diri
Pixabay/Joshdick75

Sebuah perlombaan juga mampu meningkatkan rasa percaya diri anak. Sebab dibutuhkan keberanian serta percaya diri yang tinggi untuk mengikuti lomba yang biasanya ditonton oleh banyak orang. Jika anak berhasil memenangkan sebuah lomba, maka dia akan lebih menghargai kemampuan serta bakat yang dimilikinya. 

Editors' Picks

4. Belajar menerima kekalahan

4.	Belajar menerima kekalahan
Pixabay/KeithJJ

Bagian terpenting dari manfaat yang dirasakan anak ketika mengikuti lomba adalah merasakan nikmatnya kemenangan serta siap menerima kekalahan. Sebab dalam sebuah perlombaan menang dan kalah adalah hal yang wajah.

Hal itulah yang perlu ditanamkan pada si Anak untuk berani menerima risiko kekalahan dari perlombaan yang diikutinya.

Penulis buku Po Bronson dalam bukunya yang berjudul Top Dog: The Science of Winning and Losing mengatakan, “Yang perlu dipelajari anak adalah kalah itu tidak masalah. Mereka harus belajar kalah dan berpikir ‘Ah, tidak apa-apa’ dan terus bermain”.

5. Mengenal bakat yang dimiliki

5.	Mengenal bakat dimiliki
Flickr/CODNewsroom

Dengan mengikuti perlombaan, anak dapat mengetahui kemampuan serta bakat yang dimilikinya. Misalnya, anak terlihat lihai mengendalikan bola dan mencetak gol saat pertandingan sepak bola di sekolahnya.

Dari penampilannya saat lomba, Mama bisa melihat bahwa minat dan bakat anak terhadap olahraga sepak bola lebih besar dibanding bidang olah raga lainnya. Dari situlah orangtua bisa membantu anak mengembangkan bakatnya agar lebih baik lagi.

Mengikutsertakan anak dalam perlombaan bisa dilakukan sejak dini. Namun, sebaiknya biarkan anak menentukan jenis perlombaan yang ingin diikutinya dan jangan membebani dia untuk memenangkan perlombaan tersebut.

Apapun hasilnya, beri penghargaan dan semangat atas apa yang telah dilakukannya. Dengan begitu anak akan lebih bersemangat lagi pada perlombaan lainnya.

Ikuti Aneka Lomba di Popmama Expo

A post shared by Popmama Expo (@popmama.expo) on

Mama, daftarkan anak mama di lomba menggambar dan tari modern di Popmama Expo, yuk! Lomba ini diadakan dalam rangka memeriahkan Popmama Expo, acara pameran produk mama, bayi, anak, dan keluarga yang diadakan Popmama.com. 

Selain lomba dengan hadiah total puluhan juta Rupiah, Mama bisa mendapatkan barang-barang keperluan mama dan anak dengan harga yang pasti lebih murah. Ini karena Popmama Expo menjamin semua tenant punya diskon 50%. 

Catat tanggal pamerannya ya, Ma! 28-29 September 2018 di Gandaria City Hall. Setiap hari akan ada lomba untuk anak mama. Yuk, latihan mulai hari ini!