Keputusan NBA menggandeng CORTIS bukan tanpa alasan. Grup ini memang tengah berada di puncak popularitas, terutama setelah EP debut mereka berhasil menembus Billboard 200 di posisi No. 15.
Pencapaian ini menjadikan CORTIS sebagai satu-satunya grup pendatang baru tahun 2025 yang berhasil meraih posisi tersebut. Tak hanya itu, dalam satu bulan pertama perilisan, karya mereka telah mencatat lebih dari 100 juta streaming.
Persebaran penggemar mereka pun terus berkembang pesat, dengan lebih dari 17 juta pengikut di TikTok dan Instagram. Media internasional pun memberi pengakuan positif.
Rolling Stone bahkan menyebut CORTIS sebagai ‘debut K-pop paling keren’ tahun 2025. Dengan pencapaian ini, wajar jika mereka dinilai mampu membawa pengaruh besar dalam kolaborasi global bersama NBA.
“Menyambut CORTIS ke dalam program ‘Friends of the NBA’ menyoroti kuatnya sinergi antara olahraga dan musik,” ujar Managing Director NBA Asia, Wayne Chang.
“K-pop mencerminkan banyak nilai yang juga dimiliki NBA, termasuk kemampuannya untuk menginspirasi semangat, kreativitas, dan basis penggemar global. Bersama CORTIS, kami akan merayakan seni dalam bola basket dan K-pop serta menciptakan pengalaman baru yang berkesan bagi audiens di seluruh dunia, dimulai bulan depan di NBA All-Star di Los Angeles,” lanjutnya.