Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Dampak Program MBG bagi Anak Berkebutuhan Khusus di SKh Assalam
Popmama.com/Yesica Kirana

Intinya sih...

  • Meningkatkan Kebiasaan Mengonsumsi Makanan BergiziAnak-anak berkebutuhan khusus diperkenalkan dengan makanan sehat seperti sayur, buah, dan protein untuk membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini.

  • Adaptasi Menu Makanan SehatSekolah membangun kesadaran pola makan yang baik serta memberikan edukasi tentang manfaat tiap bahan makanan kepada anak-anak.

  • Dampak terhadap Fokus PembelajaranAsupan gizi yang lebih seimbang membuat anak-anak menunjukkan energi lebih stabil selama jam pelajaran, memberikan hasil nyata bagi aktivitas belajar.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya memberikan makanan sehat, tetapi juga berdampak langsung pada kebiasaan makan dan keseharian anak berkebutuhan khusus. 

Salah satunya dii sekolah luar biasa SKh Assalam 01 dan 02, program ini menjadi bagian dari edukasi pola makan sekaligus mendukung tumbuh kembang anak. 

Berikut Popmama.com merangkum dampak nyata Program MBG bagi anak berkebutuhan khusus yang penting untuk diketahui. Yuk simak berikut ini. 

Meningkatkan Kebiasaan Mengonsumsi Makanan Bergizi

Popmama.com/Yesica Kirana

Anak-anak dengan disabilitas tuna rungu dan tuna grahita biasanya membutuhkan pendekatan khusus dalam mengenal makanan sehat. 

Melalui Program MBG yang difasilitasi oleh Grab-OVO, mereka mulai diperkenalkan secara rutin dengan sayur, buah, dan sumber protein.

“Makanan yang diberikan harus benar-benar aman dan sesuai dengan kebutuhan anak-anak,” ujar Rais Abdillah Syarief, S.Pd., Gr, Kepala Sekolah di SKh Assalam 02 Tangerang, Selasa (10/02/2026). 

“Anak-anak yang sebelumnya terbiasa dengan makanan tertentu, sekarang dikenalkan dengan makanan sehat,” tambahnya.

Pendekatan ini membantu membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini, sehingga anak lebih terbiasa memilih menu bergizi dan mengurangi konsumsi bahan yang kurang sehat.

Adaptasi Menu Makanan Sehat

Popmama.com/Yesica Kirana

Peralihan dari menu biasa ke menu bergizi tidak selalu mudah. Beberapa anak membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan rasa dan tekstur baru. Sekolah memanfaatkan momen ini untuk membangun kesadaran pola makan yang baik.

“Memang ada kendala ketika anak-anak yang biasanya mengonsumsi makanan kurang sehat, kemudian diberikan menu bergizi. Tapi ini menjadi hal yang baik untuk mengedukasi mereka,” kata Tirza Munusamy, Chief of Public Affairs, Grab Indonesia saat ditemui di acara yang sama. 

Program MBG juga memungkinkan guru dan staf memberikan edukasi langsung tentang manfaat tiap bahan makanan, sehingga anak-anak belajar mengenali nutrisi penting sambil menikmati makanannya.

Dampak terhadap Fokus Pembelajaran

Popmama.com/Yesica Kirana

Dampak langsung terhadap fokus belajar masih dipantau, dimana pihak sekolah melihat perubahan positif pada sebagian anak. 

Selain itu, dengan asupan gizi yang lebih seimbang, anak-anak menunjukkan energi lebih stabil selama jam pelajaran.

“Karena kami hanya mengontrol di jam sekolah saja, sementara makanan yang dikonsumsi di luar jam sekolah berada di luar kontrol kami,” ujar Rais.

“Total siswa untuk Asalam 1 kurang lebih 250 siswa, dan Asalam 2 di bawah 50 siswa, sehingga pemantauan setiap porsi makanan bisa lebih fokus,” tambahnya.

Inilah penjelasan mengenai dampak program MBG di SKh Assalam 01 dan 02 yang telah memberikan hasil nyata bagi anak berkebutuhan khusus, mulai dari kebiasaan makan, edukasi nutrisi, hingga dukungan aktivitas belajar. 

Tentu saja, program MBG ini telah didukung oleh kolaborasi Grab-OVO yang bertujuan untuk memberikan makanan bergizi seimbang, dalam pertumbuhan siswa berkebutuhan khusus di sekolah tersebut. 

Editorial Team