Anak 10 Tahun Ditemukan Meninggal Dalam Karung Sepulang Ngaji

Pada bagian tubuhnya ditemukan luka dan darah

25 November 2021

Anak 10 Tahun Ditemukan Meninggal Dalam Karung Sepulang Ngaji
Pixabay/ValynPi14

Kasus kejahatan bisa terjadi pada siapapun, kapanpun, dan di manapun. Baru-baru ini tindak kejahatan pembunuhan menimpa seorang anak 10 tahun di Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. 

Korban meninggal saat malam hari. Diduga ketika ia pulang dari mengaji dari masjid dekat rumah. 

Ketika ditemukan, jasad korban sangat mengenaskan. Ia berada di dalam karung dengan mulut yang diplester dengan lakban. 

Untuk mengetahui kronologi lebih lengkap dari kasus tersebut, berikut ini Popmama.com rangkumkan penjelasan dari pihak berwajib setempat terkait anak 10 tahun meninggal dalam karung.

Editors' Picks

1. Kronologi kejadian 

1. Kronologi kejadian 
Unsplash/Eva Blue

Seorang anak 10 tahun yang menjadi korban pembunuhan ini memiliki rutinitas mengaji di masjid belakang rumahnya setiap malam. 

Namun, pada Selasa (23/11/2021), setelah mengaji ia tak kunjung pulang hingga pukul 19.30. Hal itu membuat kedua orangtua yang menunggu di rumah khawatir dan bergegas menjemput sang anak ke tempat mengaji. 

Sesampainya di masjid, ternyata korban tidak ada di sana. Maka, mereka langsung membuat pengumuman melalui pengeras suara masjid. Keduanya meminta para tetangga sekitar ikut membantu anaknya yang hilang. 

Semua warga bergegas mencari. Kemudian, pada 22.00, seorang warga menemukan karung di belakang rumah korban tepatnya di dekat tumpukan kayu. 

Saat ditemukan, kepala korban berada di dasar karung dengan kaki yang menjulur keluar. 

2. Kondisi korban 

2. Kondisi korban 
Popmama.com/Auliya
Ilustrasi

Ketika pemeriksaan, kondisi korban masih menggunakan seluruh pakaian luar lengkap. Namun, setelah diperiksa ternyata korban sudah tidak menggunakan celana dalam. 

Kemudian, bagian tangan dan mulut korban dililit menggunakan lakban. 

"Tangan sama mulutnya terlilit lakban, serta ada bekas kekerasan di muka dan kepala. Diduga meninggal akibat penganiayaan," kata AKP Edi Pramana,Kapolsek Pacet pada Rabu (24/11/2021). 

Edi pun menjelaskan, ditemukan luka-luka pada tubuh korban serta bercak darah.

Jasad korban yang ditemukan langsung dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk melakukan otopsi. 

Sedangkan tempat penemuan korban diamankan untuk melakukan olah TKP. 

3. Sudah ada satu nama yang menjadi tersangka pembunuhan 

3. Sudah ada satu nama menjadi tersangka pembunuhan 
Freepik/Racool_studio

Sejauh ini Polsek Pacet telah memeriksa empat orang saksi. Berdasarkan keterangan saksi, ada seseorang yang mencurigakan.

"Berdasarkan keterangan saksi ada perpisahan di gang menuju rumah korban, saat itu dia menuju rumahnya," ucapnya.

Selain pemeriksaan saksi, Kapolsek Pacet pun bekerja sama dengan Satreskrim Polresta Bandung untuk mencari petunjuk-petunjuk di TKP. 

Beberapa barang bukti yang ditemukan saat olah TKP yakni kampak, dua karpet, satu celana yang menggantung di dinding musala, sebilah pisau, dan asbak berisi puntung rokok.

Hingga kini, pihak kepolisian setempat telah mengantongi satu nama dan masih melakukan pengejaran untuk menangkap seseorang yang diduga pelaku kekerasan ini. 

"Identitas pelaku sudah dikantongi, sudah mengarah kepada seseorang. Kini dalam pengejaran," papar Edi dalam keterangannya, di Polsek Pacet, Rabu 24 November 2021.

Kasus mengenaskan seperti ini bisa terjadi pada siapa saja. Maka dari itu, lindungi anak mama semaksimal mungkin yang Mama dan Papa bisa lakukan. Semangat terus menjaga anak, ya. Semoga kejadian yang tidak baik tak akan terjadi lagi.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.