Bukan rahasia umum lagi jika banyak anak-anak saat ini telah dibekali ponsel oleh orangtuanya, umumnya untuk bermain, belajar, dan tentu untuk bertukar pesan serta menelepon anggota keluarga, teman-teman, guru.
Berbeda dengan berkomunikasi langsung, mengirim pesan lewat ponsel menyulitkan penerima pesan untuk mengetahui emosi dari pengirimnya. Sehingga remaja perlu memahami ada etiket yang diperlukan agar pesannya tidak berubah menjadi ucapan yang kasar atau jahat.
Berikut ini Popmama.com akan memberikan beberapa panduan yang harus diketahui anak tentang etika dalam mengirim pesan, menelepon, atau berkomunikasi dengan orang lain tanpa merusak citra baiknya.
Yuk simak dan sampaikan pada anak!
