Bukan tanpa alasan jika dirinya mendapat julukan penari yang baik. Pasalnya, Momo sendiri memang sudah terjun dalam dunia tari sejak usianya masih sangat kecil, Ma, yaitu 3 tahun.
Tak seperti balita lainnya yang menghabiskan waktu bermain, Momo justru memilih belajar menari di studio dance STEP OUT yang berlokasi di Osaka, Jepang. Saat itu dirinya belajar menari dengan ditemani sang kakak yang juga menyukai seni tari, yaitu Hana.
Momo terus belajar menari hingga usianya remaja. Pada tahun 2008 saat usianya 11 tahun, perempuan kelahiran 1996 itu berkesempatan tampil sebagai back dancer untuk soloist Korea Selatan, Lexy di lagu 'Ma People'.
Sebelumnya, Momo hanya ingin menjadi seorang penyanyi andal seperti role model-nya kala itu yaitu Amuro Namie, penyanyi yang dijuluki sebagai Ratu Pop Jepang. Namun, inspirasinya untuk bisa menjadi seorang idol Kpop pun mulai muncul setelah dirinya menonton konser soloist Rain dan Lee Hyori.
Ia pun semakin giat berlatih untuk mewujudkan mimpinya menjadi idol Kpop. Sampai akhirnya di tahun 2011, Momo mengikuti audisi pencarian bakat Superstar K3 yang diadakan di Jepang. Ia bersama teman-teman grupnya yang diberi nama Barbie membawakan cover lagu 'Fire' milik 2NE1.
Namun sayang, ia bersama teman sesama grupnya tidak bisa lolos ke tahap selanjutnya. Kendati begitu, penampilannya dalam ajang tersebut kemudian diunggah dalam YouTube dan berhasil ditemukan oleh salah satu staf rekrutmen JYP Entertainment di Tokyo.
Momo kemudian dihubungi oleh salah seorang staf agensi untuk diminta audisi bersama mereka. Mendapatkan kabar bahagia tersebut, ia pun langsung menuju Tokyo bersama kakak perempuannya untuk ikut audisi bersama.
Meski sama-sama memiliki kemampuan menari yang baik, rupanya keberuntungan kala itu hanya berpihak pada Momo yang berhasil lolos menjadi trainee JYP Entertainment seorang diri tanpa sang kakak.