Popmama.com/Putri Syifa N
Musikal berdurasi sekitar 90 menit ini mengangkat cerita tentang Mentari, seorang penari Tuli yang kehilangan semangat menari setelah papanya seorang musisi dan sudah meninggal dunia. Dalam perjalanannya, Mentari bertemu Awan, produser musik yang membantunya menemukan kembali makna gerak, ritme, dan ekspresi.
Cerita disampaikan lewat perpaduan bahasa isyarat, musik, gerak tubuh, dan teater visual, sehingga emosi tetap tersampaikan meski tanpa bergantung sepenuhnya pada bahasa lisan.
Pascal Meliala, pimpinan produksi sekaligus penulis naskah, menegaskan bahwa tantangan terbesar bukan mengajarkan teman Tuli menari atau memahami musik, melainkan menciptakan cerita yang kuat dan menghibur. Ia juga menyoroti semangat belajar para pemain Tuli yang sangat tinggi selama proses produksi.
“Kata kata ‘musikal’ dan ‘tuli’ seharusnya tidak berada di kalimat yang sama. Hal yang paling sulit dari proses produksi ini bukanlah mengajarkan teman tuli menari atau menjelaskan tentang musik. melainkan membuat sebuah cerita yang baik dan menghibur,”pungkasnya.
Menariknya lagi, musikal ini juga inklusif secara usia, dengan pemain dari rentang 12 hingga 43 tahun.