5 Alasan Mengapa Remaja Harus Mengikuti Kegiatan Sukarelawan

Memengaruhi pemilihan karier anak di masa depan lho!

29 Oktober 2021

5 Alasan Mengapa Remaja Harus Mengikuti Kegiatan Sukarelawan
Pexels/Mikhail Nilov

Setiap orangtua tentu ingin memiliki anak yang suka membantu orang lain atau terlibat menjadi bagian dari kegiatan dengan tujuan kebaikan. Namun, banyak orangtua yang tidak tahu harus mulai dari mana membiasakan hal ini. 

Jika Mama ingin mengembangkan empati remaja, cobalah memintanya untuk mengikuti kegiatan sukarelawan. Ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga bagi anak remaja.

Bergabung dalam sebuah komunitas atau organisasi yang bergerak di bidang kepedulian sesama, dapat menjadikan remaja lebih siap untuk melakukan banyak hal baik bagi orang lain sepanjang hidupnya.

Tak hanya itu, ada lima alasan lainnya mengapa remaja harus menjadi relawan, yang telah Popmama.com rangkum di bawah ini!

1. Remaja bisa membuat perbedaan dengan memberikan pertolongan

1. Remaja bisa membuat perbedaan memberikan pertolongan
Freepik

Remaja tidak perlu berpikir keras untuk mengetahui bagaimana sikap menolongnya bisa membuat perbedaan dalam kehidupan orang lain. Ada banyak peluang yang memungkinkan anak untuk melihat bagaimana bantuannya berdampak pada banyak orang.

Dilansir dari Your Teen For Parents, anak tidak perlu bepergian ke luar kota atau ke luar negeri untuk melihat perbedaan. Ini bukan satu-satunya cara untuk membantu orang lain.

Dengan menghubungi organisasi yang menyediakan makanan, pakaian, dan lebih banyak lagi kepada mereka yang membutuhkan, atau bergabung dengan organisasi yang membantu lingkungan melalui komunitas lokal, anak bisa lebih mudah memberikan pertolongan.

Ditambah lagi, ada banyak komunitas dan organisasi lokal di luar sana yang bergerak sepanjang tahun, sehingga remaja dapat lebih mudah menemukan wadah yang cocok untuk membantu orang lain di sekitarnya.

Editors' Picks

2. Remaja dapat mengetahui beragam bidang karier dari kegiatan relawan

2. Remaja dapat mengetahui beragam bidang karier dari kegiatan relawan
Freepik

Sebelum secara resmi bergabung dengan dunia kerja, remaja dapat menggunakan peluang menjadi relawan sebagai cara untuk mengeksplorasi pilihan kariernya untuk masa depan.

Begitu remaja memasuki usia perguruan tinggi dan bekerja penuh waktu, tak ada banyak fleksibilitas untuk mencari pekerjaan yang sesuai. 

Dilansir dari ChildrensMD, menggunakan waktu saat di sekolah menengah untuk bekerja di lapangan melalui sukarela dapat membantu remaja mempersempit apa yang ingin dilakukan dengan kehidupannya ketika bertambah usia.

Sebagai hasil dari mendapatkan pengalaman sukarelawan di usia remaja, para perekrut kerja juga akan terkesan karena anak tidak hanya memiliki pengetahuan di bidang pekerjaan pada di usia muda, namun membuktikan bahwa anak memiliki kepribadian positif dari membantu orang lain.

3. Remaja menjadi lebih baik di sekolah ketika mereka menjadi sukarelawan

3. Remaja menjadi lebih baik sekolah ketika mereka menjadi sukarelawan
Freepik/pressfoto

Mama mungkin akan khawatir jika anak terlalu terlibat dalam kegiatan sukarelawannya, mungkin ia akan ketinggalan pelajaran di kelas.

Namun Mama tak perlu khawatir. Dengan membuat pilihan untuk menjadi sukarelawan, baik itu harian, mingguan, atau beberapa kali dalam setahun, remaja tidak hanya membantu orang lain tetapi juga bisa memastikan bahwa anak memiliki nilai yang baik juga.

Dilansir dari Moms, menurut Pusat Perawatan Evolve, remaja yang menjadi sukarelawan sebenarnya mendapat nilai lebih baik selama karier sekolah menengahnya.

Ini bisa dihasilkan dari keterampilan pemecahan masalah yang diperoleh saat menjadi sukarelawan, meningkatnya minat di masyarakat dan di dunia, dan memiliki antusiasme untuk menyelesaikan tanggung jawabnya.

Selain itu, remaja yang menaruh minat pada tujuan yang lebih besar terbukti menjadi siswa yang lebih baik secara keseluruhan.

4. Remaja dapat memiliki resume yang baik untuk mendaftarkan beasiswa perguruan tinggi

4. Remaja dapat memiliki resume baik mendaftarkan beasiswa perguruan tinggi
Pexels/screenpost

Ketika persaingan di perguruan tinggi semakin ketat, memiliki sesuatu yang menonjol pada resume atau esai pengalaman hidup adalah cara yang bagus untuk mendapatkan perhatian dewan penerimaan.

Dan cara yang fantastis untuk melakukannya adalah dengan menambahkan pengalaman menjadi sukarelawan. Pada sebagian besar perguruan tinggi dan perusahaan, selalu ada kesempatan bagi perekrut untuk menanyakan apa yang pelamar suka lakukan di waktu luang.

Dilansir dari Track It Forward, salah satu hal terbaik untuk menjawabnya adalah dengan menunjukkan pengalaman kesukarelaan. Karena ini menunjukkan bahwa anak memiliki kecintaan terhadap komunitas dan minat pada sesuatu yang lebih besar.

Dengan menunjukkan bahwa waktu luang digunakan untuk membantu orang lain atau untuk membantu tujuan yang lebih besar, anak dapat menunjukkan bahwa ia mampu memimpin dunia ke arah yang positif. 

5. Menjadi relawan dapat meningkatkan harga diri remaja

5. Menjadi relawan dapat meningkatkan harga diri remaja
Freepik/Drobotdean

Menjadi sukarelawan adalah cara bagi pelajar untuk merasa lebih yakin dan meningkatkan moralnya. Dan lebih baik lagi, pada saat remaja mengembangkan nilai diri yang rendah, menjadi sukarelawan meningkatkan harga dirinya juga.

Dilansir dari Western Connecticut State University, ketika remaja membantu orang lain, mereka merasakan "rasa pencapaian".

Kemampuan untuk melihat apa yang dapat dicapai dengan membantu orang lain dapat memberikan rasa identitas pada anak di usia ini. Dan ketika anak dapat menentukan siapa dirinya, ini dapat membantunya untuk menentukan tujuan hidup dan memberikan arah ke mana arah masa depan.

Nah itulah beberapa alasan mengapa remaja harus mengikuti kegiatan sukarelawan. Ini tak hanya menumbuhkan sikap empati pada remaja, namun juga dapat mengarahkan anak pada masa depan yang lebih baik.

Jadi jangan tunda kesempatan anak ketika ia ingin tergabung dalam kegiatan sukarelawan ya Ma!

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.