Inspiratif! 5 Penemuan yang Diciptakan oleh Anak-Anak

Beritahu anak mama agar prestasi beritku menginspirasinya agar terus kreatif dan inovatif

27 Oktober 2021

Inspiratif 5 Penemuan Diciptakan oleh Anak-Anak
Freepik/Zinkevych

Mama mungkin seringkali berpikir bahwa masa kanak-kanak tak jauh dari bermain bersenang-senang. Tanpa disadari saat anak bermain, ia sedang mengeksplorasi segala rasa ingin tahunya terhadap sesuatu.

Rasa ingin tahunya ini mampu membuat anak menghasilkan ide-ide yang cemerlang, bahkan hal yang Mama tak pikirkan sebelumnya. Beberapa orangtua mungkin menganggap ide anak hanya sebatas imajinasinya.

Namun, tak sedikit anak yang sukses menjadi penemu beberapa benda-benda populer yang dikenal luas hingga hari ini. Penasaran dengan penemuan yang diciptakan oleh anak-anak?

Berikut Popmama.com akan mengulas seputar 5 penemuan yang diciptakan oleh anak-anak, di bawah ini!

1. Trampolin - Goerge Nissen (16 tahun)

1. Trampolin - Goerge Nissen (16 tahun)
Freepik/Joaquincorbalan

Trampolin merupakan permainan lompat-lompatan yang banyak disukai anak-anak. Namun mungkin anak mama belum tahu kalau pencipta trampolin adalah seorang anak laki-laki berusia 16 tahun bernama George Nissen.

Dilansir dari Invention Land, Nissen menciptakan trampolin di tahun 1930. ia mulai mendapatkan ide setelah melihat pemain sirkus yang menampilkan aksinya dengan jatuh ke sebuah jaring.

Nissen kemudian berpikir bahwa itu akan lebih menarik jika mereka bisa terus melompat. Nissen mulai mengerjakan ide trampolinnya di garasi rumah orangtuanya, dan pada saat itulah tercipta benda yang dikenal sekarang sebagai trampolin.

Editors' Picks

2. Lampu Natal - Albert Sadacca (15 tahun)

2. Lampu Natal - Albert Sadacca (15 tahun)
Freepik

Dilansir dari Mental Floss, sebelum ada lampu listrik, orang-orang menghiasi pohon natal dengan lilin sungguhan. Namun pada saat lampu listrik sudah ditemukan, mereka juga lebih memilih untuk tetap menggunakan lilin karena listrik berisiko menyebabkan kebakaran.

Kemudian di tahunn 1917, Albert Sadacca seorang anak berusia 15 tahun berinisiatif untuk membuat masyarakat percaya dan tidak takut dalam menggunakan lampu listrik.

Ia lalu mendapatkan ide untuk membuat satu set lampu natal dengan harga yang saat itu terjangkau, penemuannya ini kemudian berhasil menarik perhatian masyarakat.

3. Es loli - Frank Epperson (11 tahun)

3. Es loli - Frank Epperson (11 tahun)
Freepik/Rawpixel-com

Makanan manis dan dingin ini diciptakan oleh Frank Epperson di tahun 1905, seorang anak berusia 11 tahun. Pada saat itu ia meninggalkan sebuah gelas berisi campuran air soda bubuk, air, dan pengaduk di halaman rumahnya.

Setelah meninggalkannya semalama, suhu udara yang rendah membekukan campuran yang ada di gelas itu. Namun, Epperson tidak melakukan apa-apa dengan penemuannya tersebut.

Hingga tahun 1922, ia mulai mematenkan idenya dengan nama “Eppsicle” namun, ia mengubah namanya setelah banyak anak-anak yang menyebutnya sebagai “Popsicle” atau es loli. Tiga tahun kemudian, penjulan es lolinya tersebut laris hingga menembus angka 60 juta.

4. Penutup telinga - Chester Greenwood (15 tahun)

4. Penutup telinga - Chester Greenwood (15 tahun)
Freepik/Paopano

Seorang anak berusia 15 tahun bernama Chester Greenwood berhasil menciptakan earmuffs atau penutup telinga pada tahun 1873. Penemuan ini dimulai ketika ia merasa telinganya sangat dingin saat bermain seluncuran di atas es.

Ia berpikir bahwa menggunakan syal di kepala tidak membantuny, sehingga Greenwood mencari solusi yang lebih baik dengan merancang penutup telinga dengan beberapa rangka kawat.

Ia kemudian meminta neneknya untuk membungkus dan menjahit kulit berang-berang pada rangka tersebut dan terciptalah sepasang penutup telinga pertama di dunia. Greenwood mematenkan penemuannya saat usianya 19 tahun, dan menjualnya pada tentara selama Perang Dunia I.

5. Huruf braille - Louis Braille (15 tahun)

5. Huruf braille - Louis Braille (15 tahun)
Freepik

Braille adalah sistem tulisan sentuh yang digunakan oleh tuna netra untuk membaca. Penemuan yang membantu ini diciptakan oleh Louis Braille saat usianya masih 15 tahun. Dilansir dari Invention Land, saat usia 3 tahun, Braille mengalami infeksi mata yang parah hingga membuatnya buta.

Selama bertahun-tahun Braille berjuang untuk membaca dengan meraba di atas huruf-huruf yang timbul. Saat usianya 12 tahun Braille juga mempelajari metode komunikasi rahasia yang digunakan oleh militer Perancis dengan menggunakan titik-titik.

Braille kemudian berinisiatif untuk menyederhanakan titik-titik timbul tersebut untuk digunakannya membaca. Di tahun 1924, Braille mempresentasikan karyanya tersebut. Hingga kini, braille digunakan oleh tuna netra di seluruh dunia untuk membaca.

Itulah beberapa contoh anak-anak yang menjadi penemu dari benda-benda populer yang sering ditemukan saat ini. Dengan memberitahu anak tentang hal ini, diharapkan dapat menjadi inspirasinya agar terus kreatif dan menemukan hal-hal inovatif yang berguna untuk banyak orang.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.