Kenali 14 Jenis Genre Buku, Yuk Temukan Buku Favorit Anak!

Dengan memilih genre yang tepat, anak akan semakin semangat membaca buku

23 Oktober 2021

Kenali 14 Jenis Genre Buku, Yuk Temukan Buku Favorit Anak
Pexels/Monstera

Ketika Mama tertarik ingin membelikan remaja buku untuk dibaca, tentu tidak mudah. Terlebih lagi jika belum mengetahui apa jenis genre kesukaannya.

Genre seringkali diartikan sebagai gaya atau kategori seni, musik, atau sastra. Genre dapat menggambarkan fokus dan jenis buku yang akan anak baca. Seperti yang Mama tahu, ada beberapa genre buku yang paling umum.

Dengan mengetahui apa genre buku kesukaan anak, Mama akan membantunya menikmati jalan cerita dan memenuhi keingintahuannya.

Untuk mengetahui genre buku kesukaan remaja, Mama dapat mengenalkan padanya apa saja jenis-jenis genre yang paling umum digunakan dalam sebuah buku. Berikut Popmama.com telah merangkum daftarnya di bawah ini!

1. Genre fiksi sastra

1. Genre fiksi sastra
Freepik

Genre fiksi sastra dianggap sebagai karya yang memiliki nilai seni dan nilai sastra. Umumnya genre ini berfokus pada kondisi manusia dan lebih mementingkan kehidupan batin karakter dan tema, bukan digerakan oleh plot. 

Meskipun dapat dilihat sebagai genre yang luas yang mencakup banyak lainnya, fiksi sastra umumnya mengacu pada gaya penulisan artistik yang dirasakan penulis. Buku bergenre ini seringkali memasukkan kritik politik, komentar sosial, dan refleksi tentang kemanusiaan. 

2. Genre misteri

2. Genre misteri
Freepik

Genre misteri, juga disebut genre detektif. Jika Mama membelikan anak buku dengan genre misteri ini, anak akan mengikuti seorang detektif yang memecahkan sebuah kasus dari awal hingga akhir.

Jalan cerita ini akan memberikan petunjuk dan perlahan mengungkapkan informasi, mengubah pembaca menjadi detektif yang ikut mencoba memecahkan kasus juga.

Buku dengan genre misteri umumnya dimulai dengan petunjuk-petunjuk yang menarik, membuat pembaca tetap tertarik dengan tempo yang menegangkan, dan diakhiri dengan kesimpulan memuaskan yang menjawab semua pertanyaan pembaca.

3. Genre thriller

3. Genre thriller
Pexels/Jonathan Meyer

Genre thriller adalah cerita yang didorong oleh plot yang gelap, misterius, dan menegangkan. Sebuah karakter dalam bahaya mendominasi cerita-cerita thriller. Genre ini juga melibatkan pengejaran dan pelarian.

Umumnya cerita ini juga dipenuhi dengan satu atau lebih karakter 'gelap' yang harus dihindari oleh tokoh protagonis, atau sosok pahlawan dalam cerita. Ancaman terhadap protagonis dapat berupa fisik atau psikologis, atau keduanya. 

Genre thriller juga membuat pembaca tetap waspada dan menggunakan plot twist untuk membuat remaja menebak-nebak sampai akhir.

4. Genre horor

4. Genre horor
Pexels/Rahul Shah

Genre horor dimaksudkan untuk menakut-nakuti, mengejutkan, dan bahkan membuat pembaca menjadi jijik.

Sama seperti film horor, genre dengan gaya penulisan ini umumnya berfokus pada tema kematian, setan, roh jahat, dan kehidupan setelah kematian, mereka memangsa ketakutan dengan makhluk menakutkan seperti hantu, vampir, manusia serigala, penyihir, dan monster.

Dalam fiksi horor, plot dan karakter adalah alat yang digunakan untuk menimbulkan rasa takut yang menengangkan.

5. Genre fiksi sejarah

5. Genre fiksi sejarah
Freepik/Creativeart

Genre fiksi sejarah ini menceritakan latar belakang sejarah faktual. Tokoh sejarah penting digambarkan sebagai tokoh fiksi. Buku dengan genre sejarah ini ditulis dengan keseimbangan penelitian dan kreativitas yang cermat.

Sehingga mereka membawa anak yang membacanya seakan-akan berpetualang ke waktu dan tempat lain yang bisa nyata, imajiner, atau kombinasi keduanya. Banyak buku bertemakan sejarah menceritakan kisah yang melibatkan tokoh sejarah atau peristiwa sejarah aktual, dalam latar genre fiksi sejarah.

6. Genre romantis

6. Genre romantis
Pexels/Rahul Pandit

Genre romantis berpusat di sekitar kisah cinta antara dua orang. Genre ini dapat membuat hati para pembacanya menjadi hangat, dan berfokus pada kisah cinta para protagonis utama.

Memiliki jalan cerita yang ringan, optimis, dan memiliki akhir yang memuaskan secara emosional. Genre romantis umumnya memang mengandung konflik, tetapi akhirnya dua tokoh utama berakhir bersama.

Genre romantis ini sangat luas jangkauannya, sehingga memiliki sub-genre seperti paranormal, sejarah, kontemporer, kategori, fantasi, dan gotik.

Editors' Picks

7. Genre Young Adult (YA)

7. Genre Young Adult (YA)
freepik.com

Buku dengan Genre Young Adult (YA) ditulis, diterbitkan, dan dipasarkan kepada remaja dan dewasa muda.

Dilansir dari Writers Write, The Young Adult Library Services Association (YALSA) mendefinisikan dewasa muda sebagai seseorang yang berusia antara 12 dan 18 tahun, tetapi orang dewasa juga membaca buku-buku ini.

Genre ini umumnya adalah cerita dewasa, dan seringkali bersinggungan dengan genre fantasi dan fiksi ilmiah. Genre Young Adult ini kerap menampilkan beragam protagonis yang menghadapi perubahan dan tantangan.

8. Genre bildungsroman

8. Genre bildungsroman
Pexels/Pixabay

Bildungsroman atau yang kerap disebut sebagai genre coming of age adalah genre sastra cerita tentang seorang karakter yang tumbuh secara psikologis dan moral dari masa mudanya hingga dewasa.

Umumnya, tokoh utama dalam genre mengalami kehilangan emosional yang mendalam, memulai perjalanan, menghadapi konflik, dan tumbuh menjadi pribadi yang dewasa di akhir cerita.

Diterjemahkan secara harfiah, bildungsroman adalah "genre pendidikan" atau "genre pembentukan."

9. Genre fiksi spekulatif

9. Genre fiksi spekulatif
Freepik

Fiksi spekulatif adalah supergenre yang mencakup sejumlah jenis fiksi yang berbeda. Buku bergenre ini memiliki kisah-kisah terjadi di dunia namun berbeda dari dunia kita sendiri. Fiksi spekulatif tidak mengenal batas. Artinya tidak ada batasan untuk apa yang ada di luar dunia nyata.

Genre ini biasanya tumpang tindih dengan satu atau lebih genre, misalnya fiksi ilmiah, fiksi fantasi, fiksi horor, fiksi supernatural, fiksi superhero, fiksi utopis dan distopia, fiksi apokaliptik dan pasca-apokaliptik, dan sejarah alternatif.

10. Genre fiksi ilmiah

10. Genre fiksi ilmiah
Freepik/DCStudio

Genre fiksi ilmiah adalah cerita spekulatif dengan elemen imajiner yang tidak ada di dunia nyata. Beberapa terinspirasi oleh ilmu alam seperti fisika, kimia, dan astronomi, atau yang lain terinspirasi oleh ilmu-ilmu sosial seperti psikologi, antropologi, dan sosiologi.

Genre ini menggabungkan cerita apa pun yang berlatar masa depan, masa lalu, atau dimensi lain. Genre ini menampilkan ide-ide ilmiah dan konsep teknologi canggih. Elemen umum dari buku dengan fiksi ilmiah termasuk perjalanan waktu, eksplorasi ruang angkasa, dan masyarakat futuristik.

11. Genre fantasi

11. Genre fantasi
Pexels/Edgar Colomba

Genre fantasi adalah cerita fiksi spekulatif dengan karakter imajiner diatur dalam alam semesta imajiner. Umumnya genre ini terinspirasi oleh mitologi dan cerita rakyat dan seringkali memasukkan unsur-unsur sihir.

Buku buku dengan genre fantasi yang berhubungan dengan kerajaan, bertentangan dengan genre sci-fi, yang berhubungan dengan alam semesta.

Penulis harus menghabiskan banyak waktu untuk membangun dunia imajinasi. Mitos, konsep berbasis sihir dunia lain, dan ide menjadi ciri buku-buku ini. Genre ini menarik baik anak-anak maupun orang dewasa.

12. Genre keluarga

12. Genre keluarga
Pexels/fatin hisham

Genre selanjutnya mungkin jarang terdengar di telinga Mama atau remaja. Genre sejarah keluarga atau family saga ini berisi tentang cerita yang sedang berlangsung dari dua generasi atau lebih dari sebuah keluarga.

Plotnya seringkali berkisar pada hal-hal seperti bisnis, akuisisi, properti, petualangan, dan kutukan keluarga. Menurut sifatnya, genre family saga ini terutama bersifat historis, sehingga umumnya memiliki garis waktu yang terlibat dalam buku-buku ini.

13. Genre realisme magis

13. Genre realisme magis
Freepik/Dragana_Gordic

Genre realisme magis menggambarkan dunia secara aktual dan jujur, namun ditambahkan dengan elemen magis. Tokoh utamanya atau pahlawan dalam genre ini bukan peri atau penyihir, mereka adalah manusia biasa, yang hidupnya kebetulan berhadapan dengan elemen magis yang luar biasa.

Namun tokoh utama tidak memandang elemen magis dalam genre ini sebagai makhluk aneh atau unik. Karena unsur magis dianggap normal di dunia tempat cerita berlangsung. Genre ini lahir dari gerakan seni realis dan terkait erat dengan penulis Amerika Latin.

14. Genre sastra realis

14. Genre sastra realis
Pexels/Jess Bailey Designs

Genre fiksi realis berlatar waktu dan tempat yang sebenarnya bisa terjadi di dunia nyata. Mereka menggambarkan orang, tempat, dan cerita nyata yang terjadi. Karya fiksi realis tetap setia pada kehidupan sehari-hari dan mematuhi hukum alam seperti yang dipahami saat ini.

Nah itulah beberapa genre yang paling umum digunakan dalam buku, apakah itu novel ataupun komik. Setelah mengetahui apa saja ciri-ciri dari setiap genre, anak dapat lebih mudah memutuskan mana genre favoritnya dan memilih buku kesukaannya.

Dari 14 genre di atas, genre apa yang paling disukai anak mama?

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.