Jarang Diketahui, 7 Manfaat Belajar Piano bagi Remaja

Bermanfaat bagi kesehatan fisik serta mental anak

31 Oktober 2020

Jarang Diketahui, 7 Manfaat Belajar Piano bagi Remaja
Popmama.com/Jemima Karyssa

Selain mengasah bidang akademik anak, mengasah kemampuan anak di bidang non akademik seperti musik tak kalah penting bagi masa depan anak. Mungkin Mama masih bingung kira-kira alat music apa yang tepat untuk mengasah bakat anak.

Sebenarnya Mama tidak perlu khawatir karena semua alat musik itu bagus, namun untuk mengasah bakat anak pertama kali, anak bisa belajar bermain piano. Belajar alat music piano mungkin seringkali dianggap sulit.

Sehingga beberapa orangtua memilih untuk memberikan kursus piano bagi anaknya. Hal ini disebabkan karena bermain piano sendiri memiliki banyak manfaat bagi kesehatan anak. Apa saja ya, Ma?

Kali ini Popmama.com akan membahas 7 manfaat anak bermain piano jika bisa berlatih dengan sungguh-sungguh. Yuk simak informasinya di bawah ini!

1. Meningkatkan kemampuan konsentrasi dan multitasking anak

1. Meningkatkan kemampuan konsentrasi multitasking anak
Popmama.com/Jemima Karyssa

Dengan bermain piano, anak dapat melatih dan meningkatkan kemampuan konsentrasinya. Hal ini terjadi pada saat anak sedang bermain piano, kedua tangannya digerakan secara bersamaan.

Kemudian, anak juga harus belajar membaca not balok sesuai ketukan musiknya dengan merasakan serta menyelaraskannya dengan tepat. Tak hanya itu, anak juga harus memperkirakan kapan harus menginjak pedal piano.

Langkah-langkah di atas dilakukan secara bersamaan sehingga mendapatkan melodi yang merdu dan enak didengar. Jika anak terus berlatih piano, hal ini akan melatih kemampuan multitaskingnya.

2. Menghidupkan beberapa area di otak yang melatih konsentrasi dan kesabaran anak

2. Menghidupkan beberapa area otak melatih konsentrasi kesabaran anak
Freepik/Svbalan

Beberapa studi mengatakan bahwa bermain piano juga bisa membuat otak bekerja berbeda dengan kegiatan lainnya. Menurut seorang peneliti dari Australia, Anita Collins, ada beberapa area di otak yang akan ‘menyala’ saat anak bermain musik.

Karena beberapa area tersebut ‘menyala’, bisa meningkatkan kualitas konsentrasi dan kesabaran anak. Bermanfaat sekali bukan?

Editors' Picks

3. Mengurangi risiko stres dan membuat perasaan jadi lebih positif

3. Mengurangi risiko stres membuat perasaan jadi lebih positif
Freepik/Wckiw

Selain meningkatkan konsentrasi dan kesabaran, kebiasaan bermain piano dipercaya juga bisa meningkatkan kesehatan mental anak-anak. Dengan begitu, kemungkinannya sangat kecil jika anak mengalami stress atau depresi, jika dibandingkan dengan anak yang tidak bermain piano.

Melansir dari pianoplus.com, jika anak menyempatkan bermain piano ditengah kesibukannya, akan membantu menurunkan tekanan darah dan merasa lebih positif. Piano juga dapat mencerminkan perasaaan dan emosi anak.

Hanya dengan beberapa menit saja, bermain piano dapat memunculkan kebahagiaan. Tak mengherangkan jika anak yang gemar bermain piano memiliki kepribadian yang lebih positif.

4. Melatih Aural Awareness yang membuat anak lebih mudah menangkap nada

4. Melatih Aural Awareness membuat anak lebih mudah menangkap nada
Freepik/Olha1

Bermain piano dapat melatih anak untuk mengenal nada dan bunyi-bunyian yang dihasilkan oleh piano. Jika ia sudah terbiasa bermain piano, jangan heran jika anak menjadi sangat peka terhadap nada. Jika ada nada yang tidak pas, ia bisa langsung menyadarinya.

Kemampuan ini disebut dengan Aural Awareness, yaitu kemampuan telinga anak yang peka terhadap music. Aural Awareness ini juga membuat anak cepat menangkap nada yang harus dimainkan dalam sebuah lagu, tanpa perlu bertanya meskipun hanya mendengarnya sekilas.

5. Secara tidak sadar, bermain piano juga merupakan olahraga tangan

5. Secara tidak sadar, bermain piano juga merupakan olahraga tangan
Freepik/Vitalii_petrushenko

Walaupun lebih banyak duduk, saat bermain piano tentunya tangan yang lebih sering bergerak. Namun, tanpa sadar aktivitas ini juga bisa disebut sebagai olahraga lho!

Karena dalam bermain piano sendiri, ada aturan tentang postur tubuh saat duduk, dan bermain dengan posisi tangan yang tepat, sehingga membuat tangan menjadi lebih kuat.

Serta efek music yang dihasilkan juga berdampak pada kesehatan jantung, yang membantu anak dalam mengatur detak jantung saat bermain piano.

6. Anak bisa belajar menerima kritik dengan baik yang berefek pada aspek kehidupannya

6. Anak bisa belajar menerima kritik baik berefek aspek kehidupannya
Freepik/Beavera

Saat belajar bermain piano, anak seringkali mendapatkan masukan positif dan kritik dari guru maupun pendengarnya. Tidak banyak anak yang bisa menerima kritik dengan baik, namun dengan bermain piano anak bisa belajar untuk menerima kritik.

Selain itu menurut pianoemporium.com, bermain piano juga dapat mengajarkan anak untuk bisa belajar dari masukan-masukan yang berefek pada aspek kehidupan anak.

7. Meningkatkan kemampuan kognitif dan kepercayaan diri

7. Meningkatkan kemampuan kognitif kepercayaan diri
Popmama.com/Jemima Karyssa

Manfaat lainnya dari anak yang bermain piano adalah meningkatkan kemampuan kognitif dan koordinasi dibandingkan dengan anak yang tidak belajar piano. Sehingga berpengaruh pada prestasi anak di sekolah. 

Saat melewati tantangan dalam belajar piano, kepercayaan diri anak pun menjadi meningkat. Ditambah dengan apresiasi dan semangat yang diberikan oleh Mama dan keluarga. 

Penelitian di tahun 2014 pada anak kelas 4 di Kanada, menunjukkan bahwa kepercayaan diri muridnya lebih meningkat setelah belajar piano. Jadi jika anak menunjukkan sikap tidak percaya diri, Mama bisa mengajaknya bermain piano.

Nah itu dia Ma, 7 manfaat yang didapatkan saat anak belajar bermain piano. Kini jangan ragu lagi ya Ma, karena dengan bermain musik anak bisa mendapatkan berbagai manfaat penting untuk kehidupannya dan kesehatannya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.