Viral Benadryl Challenge, Apa Bahayanya Bagi Kesehatan Anak?

Tantangan yang mendorong penontonnya untuk meminum obat Benadryl secara berlebihan

26 September 2020

Viral Benadryl Challenge, Apa Bahaya Bagi Kesehatan Anak
Freepik/User9736801

Perkembangan teknologi saat ini tidak hanya dirasakan oleh orang dewasa, namun juga oleh remaja dan anak-anak yang khususnya membutuhkan pendampingan dari orangtua dalam penggunaannya.

Seperti salah satunya yaitu penggunaan aplikasi TikTok, banyak anak-anak dan remaja yang menggunakannya.

Penggunanya pun kian berlomba untuk membuat konten yang viral. Seperti tantangan menenggak obat Benadryl dalam jumlah besar. Tantangan inipun menjadi viral karena telah merenggut nyawa seorang remaja akibat overdosis.

Kejadian inipun membuat apikasi tersebut menonaktifkan tagar “Benadryl” dan juga “Benadryl Challenge” untuk mencegah pengguna lainnya melakukan hal serupa.

Lalu apa yang membuat tantangan tersebut berbahaya?

Berikut ini Popmama.com telah merangkum informasi seputar Benadryl Challenge berikut ini!

1. Benadryl merupakan obat untuk meredakan batuk, pilek, dan gejala alergi lainnya

1. Benadryl merupakan obat meredakan batuk, pilek, gejala alergi lainnya
Huffingtonpost.ca

Sebelumnya pasti Mama sering mendengar atau melihat obat Benadryl, baik di resepkan atau dijual di apotek. Sebenarnya, Benadryl adalah obat untuk meredakan batuk, bersin, pilek, serta berbagai gejala alergi lainnya.

Benadryl memiliki kandungan diphenhydramine, merupakan senyawa kimia yang dikenal sebagai formula C17H21NO. Senyawa ini juga digunakan untuk mengatasi mabuk perjalanan karena efeknya yang bisa membuat anak tenang dan tertidur sepanjang perjalanan.

Cara kerja obat ini, adalah dengan mencoba melakukan pemblokiran produksi berlebih protein dalam tubuh, saat tubuh anak memproduksi histamin akibat reaksi alergi. Ini yang menyebabkan reaksi alergi anak dapat berkurang dan berhenti

Editors' Picks

2. Tantangan Benadryl ini mendorong penonton untuk mendapatkan efek samping halusinasi

2. Tantangan Benadryl ini mendorong penonton mendapatkan efek samping halusinasi
Freepik/yanalya

Seperti obat lainnya, Benadryl tentu memiliki efek samping pada tubuh. Seperti pusing, lelah, ketidaknyamanan di perut, penglihatan buram, hingga mulut atau hidung kering.

Nah pada tantangan Benadryl, mendorong penonton melakukan hal serupa untuk mendapatkan efek sampingnya, yaitu halusinasi.

Sayangnya, banyak anak dan remaja yang tidak tahu bahwa ada efek samping yang lebih berbahaya bila Benadryl dikonsumsi dalam dosis besar. Bahkan akibatnya juga bisa fatal untuk kesehatan anak.

3. Seorang anak remaja dilaporkan meninggal usai mengikuti Benadryl Challenge pada Agustus lalu

3. Seorang anak remaja dilaporkan meninggal usai mengikuti Benadryl Challenge Agustus lalu
Freepik

Seorang anak remaja berusia 15 tahun di Oklahoma, Amerika Serikat dilaporkan meninggal dunia usai mengikuti tantangan tersebut pada bulan Agustus lalu. Namun kisahnya tersebut baru dibicarakan akhir-akhir ini, dan belum jelas berapa banyak dosis yang diminumnya.

Kasus overdosis Benadryl ini terjadi akibat ketidaktahuan akan bahaya mengonsumsi obat dalam dosis yang berlebihan. Obat yang dikemas dalam bentuk sirup yang manis tersebut seakan disalahartikan bahwa Benadryl tidak bahaya, sekaligus obat ini juga dijual bebas.

Menurut David Juurlink, Kepala Divisi Farmakologi Klinis dan Toksikologi Universitas Toronto, Kanada, mengatakan bahwa Benadryl dalam dosis besar dapat menghentikan jantung. Dampak paling berbahaya dari overdosis adalah kejang-kejang hingga menyebabkan koma, hingga hilangnya nyawa.

Namun biasanya kematian akibat overdosis konsumsi obat-obatan ini lebih sering karena masalah jantung.

4. Dosis Benadryl dalam sehari tidak boleh lebih dari 300 mg

4. Dosis Benadryl dalam sehari tidak boleh lebih dari 300 mg
Foxnews.com

Jessica Nouhavandi, PharmD, co-CEO yang merupakan farmasi online Honeybee Health mengatakan bahwa dosis Benadryl dalam sehari tidak boleh lebih dari 300 mg. Jika dalam bentuk tablet, umumnya setiap tablet mengandung 25-50 mg dan hanya bisa dikonsumsi setiap 3-4 jam.

Walaupun penggunaan Benadryl dalam dosis kecil tidak berbahaya, tetapi jika dikonsumsi setiap hari akan membuatnya berbahaya.

Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, dapat berisiko timbul masalah kesehatan seperti demensia dan penyakit Alzheimer.

5. Orangtua perlu lebih ketat dalam memonitor media sosial anak demi nyawa mereka

5. Orangtua perlu lebih ketat dalam memonitor media sosial anak demi nyawa mereka
Freepik/Tirachardz

Selain tantangan Benadryl, ada banyak tantangan serupa yang berhubungan dengan bahan kimiawi yang masuk ke dalam tubuh. Seperti tantangan Nutmeg atau biji pala, yang membuat pelaku memakan rempah tersebut dalam porsi besar, untuk mendapatkan efek samping halusinasi.

Menurut Dr.Hina Talib, seorang spesialis pengobatan remaja di Rumah Sakit Anak di Montefiore/Albert Einstein College of Medicine New York, mengatakan bahwa orangtua perlu lebih waspada akan fenomena ini

“Para orangtua harus mengetahui tantangan semacam ini, bahwa dampaknya pada kesehatan anak sangat nyata. Untuk itu, tidak ada salahnya untuk lebih ketat dalam memonitor media sosial anak-anak demi nyawa mereka," kata Dr. Hina

Itulah penjelasan mengenai Benadryl Challenge yang harus dihentikan. Untuk mencegah kejadian serupa, Mama dapat beritahu anak jika semua jenis obat yang dijual bebas maupun yang tidak dijual bebas, tidak boleh dikonsumsi sembarangan.

Jika pemakaiannya tidak sesuai, maka ada efek samping yang merugikan hingga bisa mengancam nyawa.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.