Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
glitter
Dok. Trinity Optima Production (TOP)

Intinya sih...

  • Member Glitter membangun bonding lewat aktivitas sederhana seperti playdate, main game, chatting, dan bikin konten bareng yang memperkuat rasa kebersamaan.

  • Komunikasi terbuka, curhat, dan ngobrol ringan membuat pertemanan terasa lebih dekat, nyaman, dan membantu anak mengekspresikan perasaan dengan aman.

  • Nilai no judging dan saling support jadi fondasi penting pertemanan sehat, membantu anak membangun empati, kepercayaan diri, dan hubungan yang awet.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Pertemanan yang awet tidak tercipta begitu saja. Dibutuhkan rasa nyaman, kepercayaan, dan kebiasaan bonding yang positif agar hubungan tetap hangat dan menyenangkan. Hal-hal sederhana seperti bermain bersama, ngobrol santai, hingga saling mendukung ternyata punya peran besar dalam menjaga kedekatan antar-teman.

Hal ini juga terlihat dari keseharian para member Glitter.. Mulai dari playdate, curhat, sampai bikin konten bareng, kebiasaan ini membuat hubungan mereka terasa lebih dekat dan awet.

Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya.

1. Kimmy: Playdate dan Main Game Bareng

Dok. Trinity Optima Production (TOP)

“Kalau sama Glitter suka playdate bareng dan main game bersama.”

Buat Kimmy, bonding terasa paling seru saat bisa main bareng tanpa beban. Aktivitas seperti playdate dan main game membantu anak membangun rasa kebersamaan secara alami. 

Hal ini sejalan dengan pendapat para ahli perkembangan anak yang menyebut bermain bersama teman sebaya bisa melatih kerja sama, komunikasi, dan kemampuan bersosialisasi dengan cara yang menyenangkan.

2. Luna: Curhat, Main Game, sampai Ngobrolin Fashion

Dok. Trinity Optima Production (TOP)

“Kalau sama Glitter spend time juga, misalnya sama Mia main video game, kalau sama Callista kita ngomongin makeup atau baju, kalau sama Kimmy sering curhat.”

Luna menunjukkan bahwa bonding tidak harus selalu dilakukan selalu beramai-ramai. Waktu berdua atau bertiga dengan topik yang berbeda justru bikin hubungan terasa lebih dekat. 

Mengobrol ringan membantu anak mengekspresikan perasaan, sementara hobi yang sama seperti main game atau bahas fashion memperkuat rasa keterikatan satu sama lain.

3. Mia: No Judging dan Saling Support

Dok. Trinity Optima Production (TOP)

“Cara aku bonding dengan member Glitter, no judging, no talking back to others dan supporting each other.”

Nilai yang dipegang Mia jadi fondasi penting dalam pertemanan sehat. Sikap saling menghargai, tidak menghakimi, dan memberi dukungan membuat setiap member merasa aman menjadi diri sendiri. 

Para psikolog menyebutkan bahwa lingkungan pertemanan yang suportif membantu anak membangun kepercayaan diri dan empati sejak dini.

4. Callista: Main, Chatting, dan Bikin Konten Bareng

Dok. Trinity Optima Production (TOP)

“Bonding satu sama lain itu biasanya main bareng, chattingan, terus kalau lagi latihan suka bikin konten bareng.”

Callista menikmati bonding lewat aktivitas kreatif bersama. Main bareng dan chatting menjaga komunikasi tetap hangat, sementara bikin konten bareng saat latihan melatih kerja tim dan kekompakan. Aktivitas kolaboratif seperti ini juga membantu anak belajar berbagi ide dan menghargai peran masing-masing.

Dari cerita para member Glitter, terlihat bahwa pertemanan yang awet dibangun dari hal-hal sederhana: main bersama, komunikasi terbuka, dan saling support. Kebiasaan bonding inilah yang membuat hubungan mereka tetap seru, nyaman, dan penuh rasa percaya satu sama lain.

Editorial Team