Di tengah kebiasaan anak yang makin akrab dengan gadget, kegiatan menulis tangan kini mulai jarang dilakukan. Bahkan, kemampuan dan minat menulis anak juga dinilai semakin menurun. Hal ini terlihat dari kebiasaan membeli buku tulis yang kini tak lagi sesering dulu. Jika sebelumnya anak identik dengan “tahun ajaran baru, buku baru”, kini tak sedikit orangtua mengaku satu buku tulis bisa dipakai hingga tahun berikutnya.
Melihat kondisi tersebut, SiDU bersama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) dan Majalah Cahaya Inspirasi Anak (CIA) menggelar kegiatan pelatihan menulis bertajuk “Ayo Menulis di Buku Tulis dengan Sampul Terkerenmu” pada Senin (11/5/2026), di Perpusnas RI, Jakarta.
Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-46 Perpusnas RI ini diikuti murid kelas 5 dan 6 dari SD Angkasa. Bukan sekadar belajar menulis biasa, anak-anak juga diajak membuat cerpen, bermain game interaktif, hingga mengustomisasi sampul buku dengan foto diri mereka sendiri.
Lalu, seperti apa keseruan kegiatan mereka? Berikut Popmama.com rangkum keseruannya!
