Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Jenazah Gadis 12 Tahun Hidup Kembali saat Dimandikan, Ini Kronologinya
Ilustrasi - Freepik/Yanukit

Kabar mengejutkan datang dari daerah Probolinggo, Jawa Timur. SMW gadis yang masih duduk di kelas VI SD asal Desa Lumbang Kuning, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, bangkit dari kematian saat jenazahnya dimandikan pihak keluarga.

Pihak kepolisian serta tim medis pun segera memeriksa kondisi jenazah SMW yang kembali membuka matanya. AKP M Dugel, Kapolsek Lumbang kemudian menjelaskan bagaimana kejadian yang sempat menggegerkan masyarakat setempat.

Sebelum dinyatakan meninggal, gadis yang berusia 12 tahun ini sempat menjalani perawatan di RSUD dr Moh Saleh Kota Probolinggo karena menderita diabetes akut. SMW dirawat di rumah sakit tersebut pada Sabtu (15/8/2020).

1. Alami diabetes sebelum dinyatakan meninggal

Freepik/jcomp

Sebelum dinyatakan meninggal dunia, AKP M Dugel mengatakan bahwa SMW sempat jalani perawatan di RSUD dr Moh Saleh Kota Probolinggo lantaran diabetes akut yang dideritanya.

Setelah beberapa hari jalani perawatan, SMW akhirnya menghembuskan napas terakhir dan dikembalikan ke rumah duka oleh pihak keluarga untuk prosesi pemakaman.
 

2. Dipulangkan ke rumah duka setelah jalani perawatan

Pexels/Pixabay

Usai jalani perawatan selama beberapa hari, tim medis menyatakan SMW meninggal dunia pada Senin (17/8/2020). Setelah mengetahui kepergian sang anak, pihak keluarga pun membawa pulang SMW ke rumah duka dengan menggunakan mobil jenazah.

Sebelum dimakamkan, jenazah SMW dimandikan terlebih dahulu oleh pihak keluarga. Saat proses pemandian ini lah pihak keluarga serta masyarakat setempat dikejutkan saat melihat mata SMW berkedip dan terbuka.

3. Meninggal kembali setelah diperiksa tim medis

Pexels/Pixabay

Melihat mata SMW kembali terbuka atau hidup kembali, pihak keluarga pun langsung dibawa masuk ke dalam rumah dan langsung mendapat penanganan dari tim medis Puskesmas Lumbang karena kondisi SMW yang lemah.

Meski sudah diberikan oksigen, detak jantung gadis berusia 12 tahun itu sudah tak terdeteksi oleh atat medis dan tekanan darahnya 60. Setelahnya, SMW dinyatakan meninggal kembali oleh tim medis sekitar pukul 08.00 WIB.

AKP M Dugel menjelaskan, setelah dinyatakan meninggal kembali, jenazah SMW pun akhirnya dimakamkan oleh pihak keluarga pada pukul 09.00 WIB di tempat pemakaman umum dekat Desa Lumbang Kuning.

Baca juga: Anak Lelaki Meninggal Dunia karena Alat Tes Swab Patah saat Dipakai

Editorial Team