Selain membaca niat, ada pula tata cara yang harus dipatuhi agar mandi wajib benar-benar sah.
Berikut ini tata cara mandi wajib agar kembali suci dan dapat melakukan ibadah kembali.
1. Membasuh kemaluan dengan wewangian
Langkah pertama yang dilakukan yakni membasuh kemaluan dengan menggunakan kapas yang diberi wewangian. Hal ini sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.
Suatu ketika beliau ditanya oleh seorang wanita Anshor. "Bagaimana aku mandi dari haid?' Beliau menjawab: "Ambillah sepotong kapas yang dilumuri dengan minyak wangi lalu bersihkan dengan itu."
2. Membersihkan telapak tangan
Kemudian, bersihkan kedua telapak tangan dengan air bersih. Basuhlah telapak tangan kanan sebanyak tiga kali menggunakan sabun. Kemudian lakukan hal yang sama pada tangan kiri.
3. Berwudhu disertai niat
Bacalah niat wudhu kemudian berwudhu.
4. Mencuci atau mengusap rambut
Langkah selanjutnya mandi seperti biasa dengan diawali membasah seluruh rambut hingga pangkal rambut sehingga seluruh kulit kepala basah. Lakukan hal itu sebanyak tiga kali.
5. Bersihkan badan secara menyeluruh
Siramlah seluruh anggota badan seperti mandi biasa. Pastikan seluruh anggota badan tersiram air semuanya, termasuk bagian-bagian yang tersembunyi seperti di belakang telinga, ketiak, punggung, sela-sela jari tangan dan kaki, lipatan antara lutut dan paha serta bagian lainnya.
Dalam membersihkan bagian tubuh, lakukan dengan mengguyur bagian kanan terlebih dahulu kemudian lanjut ke sebelah kiri.
Itulah bacaan niat mandi wajib haid dan tata caranya secara lengkap yang bisa diajarkan pada anak remaja. Jangan sampai salah ya! semoga segala amal yang dikerjakan selalu diterima oleh Allah SWT.