Kisah Mima Shafa Anak Mona Ratuliu Berjuang Melawan Depresi

Sempat mencoba bunuh diri, Mima Shafa berhasil bertahan melawan depresi yang dialaminya

3 Agustus 2022

Kisah Mima Shafa Anak Mona Ratuliu Berjuang Melawan Depresi
Instagram.com/mimashafa

Nama Mima Shafa belakangan tengah ramai menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet.

Nama anak pertama pasangan Indra Brasco dan Mona Ratuliu itu mengejutkan publik setelah berbagi kisah perjuangannya melawan depresi yang tengah dialaminya.

Bukan hanya orang dewasa, depresi merupakan salah satu bentuk gangguan kesehatan mental yang saja dialami oleh remaja.

Melalui video reels yang dibagikan Mima di Instagram pribadinya, perempuan kelahiran 2003 itu mengaku bahwa ia sempat mengalami masa-masa berat selama 7 tahun terakhir dan mencoba untuk mengakhiri hidupnya.

"Aku tetap mengalami naik turun. Selama 7 tahun aku selalu bertanya-tanya, 'apa yang salah sih sama aku?'" tulis Mima dalam keterangan pada unggahan yang dibagikannya.

Didampingi oleh kedua orangtua yang setia memberikan dukungan padanya, berikut Popmama.com rangkumkan sederet cerita Mima Shafa dalam melawan gangguan kesehatan mental yang dialaminya.

1. Alami depresi berat hingga dilarikan ke rumah sakit

1. Alami depresi berat hingga dilarikan ke rumah sakit
Instagram.com/mimashafa

Pemilik nama lengkap Davina Shava Felisa itu berhasil mengejutkan jagat maya setelah membagikan video reels yang berisikan kumpulan perjuangan dirinya selama melawan depresi yang dialami. 

Dari seluruh momen baik foto dan video yang dibagikannya, Mima membagikan potret saat dirinya kembali mengalami depresi dan menangis tak henti sepanjang malam.

Bahkan, di dalam video tersebut juga diperlihatkan bahwa Mima sempat dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan medis. Mona Ratuliu dan Indra Brasco juga selalu hadir di samping putrinya untuk memberikan dukungan.

Terlihat dari beberapa momen yang dibagikan, kedua orangtuanya tak henti memeluk Mima yang terbaring di atas ranjang rumah sakit. Tak hanya dukungan orangtua dan keluarga, kehadiran teman-teman terdekatnya juga ia abadikan sebagai salah satu momen berharga yang bisa menjadi pembelajaran hidup baginya.

Editors' Pick

2. Sempat ingin bunuh diri

2. Sempat ingin bunuh diri
Instagram.com/mimashafa

Di dalam foto dan video yang dijadikan satu momen dalam video reels, Mima juga nampak berniat untuk mengakhiri hidupnya dengan menuliskan keterangan pada salah satu foto berisikan, "Pengen unalive jujur."

Penuh perjuangan, rupanya Mima mengaku bahwa gangguan depresi yang dialaminya sudah berlangsung naik turun selama 7 tahun terakhir. Bahkan, ia kerap menanyakan pada diri sendiri di mana letak kesalahannya.

Menyadari bahwa dirinya adalah anak seorang artis terkenal, ia mengaku bahwa memang ini menjadi keistimewaan tersendiri baginya. Namun, Mima menyadari bahwa manusia tak luput dari perasaan sedih dan terpuruk. Pun yang ia alami selama 7 tahun terakhir.

"Di depan semua orang, aku mungkin terlihat seperti seseorang yang tau semua jawabannya," tulisnya.

Meski mengaku sudah mendalami lebih dalam seputar kesehatan mental sejak masih duduk di bangku SMP hingga kuliah, namun bukan tak mungkin jika dirinya juga mengalami permasalahan serupa.

"Bukan cuma dari belajar advokasi MHA dan juga sebagai mahasiswi psikologi, tapi juga banyak privilege yang aku punya. Tapi kenyataannya, aku masih menderita dan kesusahan. Dan itu manusiawi," sambungnya.

3. Berhasil berjuang melawan depresi

3. Berhasil berjuang melawan depresi
Instagram.com/mimashafa

Kendati begitu, Mima Shafa masih mau mencoba untuk berjuang kembali pulih dan melawan depresi yang dideritanya Perjuangan putri dari Mona Ratuliu dan Indra Brasco itu pun tak sia-sia. Pada Juli 2022 kemarin, Mima mengaku dirinya kembali bertahan dari rasa sakit yang ia alami.

Dalam keterangannya ia menyebutkan, "Juli 2022 adalah waktu yang penting untuk aku selama 19 tahun hidup. I survived. Aku nggak akan bisa lebih megenali diri sendiri kalau aku nggak survive."

Berhasil bertahan dan berjuang untuk sembuh, Mima membagikan pesannya kepada semua orang yang mengalami hal sama sepertinya dirinya untuk tetap bertahan. 

"Kuncinya adalah bertahan. Pelan-pelan cerita dan kasih tau orang-orang yang kamu percaya tentang situasi mu. Jangan takut untuk bicara dan cari bantuan. You always matters," ujarnya menambahkan.

4. Ungkapan terima kasih Mima

4. Ungkapan terima kasih Mima
Instagram.com/mimashafa

Di usianya yang kini sudah genap 19 tahun, Mima bersyukur bahwa ia mulai membaik dan pulih seperti sedia kala. Hal ini tentu berkat dukungan dan doa dari orang-orang sekitar, termasuk Mama dan Papanya.

Unggahan yang dibagikan Mima pada penghujung bulan Juli 2022 lalu, ia menuliskan, "Sebelum bulan ini berakhir, aku mau bilang terima kasih ke semua orang yang udah mendukung dan sayang sama aku. Bunda dan yanda, teman-teman, terutama diri ku sendiri."

Tak hanya Mima, Mona Ratuliu juga mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih kepada anaknya yang sudah mau bertahan sampai sejauh ini. Dalam komentar yang dituliskannya di unggahan sang anak, istri Indra Brasco itu menuliskan;

"Terima kasih mima masih mau nemenin bunda yanda belajar terus. Love you more than you know," tulisnya dengan diakhiri emoji hati.

Kini, kondisi Mima sudah jauh lebih membaik dan mulai kembali beraktifitas seperti sedia kala. Melalui Instagram Story yang dibagikannya, ia sudah mulai memperlihatkan beberapa rutinitas hariannya kepada 118 ribu pengikut Instagram-nya.

5. Tips menangani dan merawat anak remaja yang alami depresi

5. Tips menangani merawat anak remaja alami depresi
Instagram.com/mimashafa

Gangguan kesehatan mental memang menjadi permasalahan serius yang saat ini banyak dialami para remaja. Jika anak remaja mama mengalami hal serupa seperti Mima, hal pertama yang harus dilakukan tentunya tidak menyalahkan anak dan terus mendampinginya berjuang melawan rasa sakit tersebut.

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan saat menangani dan merawat anak yang alami depresi, antara lain:

  • Jadilah orangtua yang suportif, bukan memarahi atau membuat anak semakin tertekan.
  • Luangkan waktu untuk anak agar bisa menghabiskan waktu mengobrol apa keluh kesah anak.
  • Cobalah untuk fokus mendengarkan alih-alih menceramahi anak. Terkadang, anak lebih butuh seseorang yang bisa menjadi pendengar yang baik, bukan malah menyudutkan kesalahannya. Jadi, sebisa mungkin untuk hindari mendikte anak ya, Ma.
  • Kuncinya tetap sabar dan lembut pada anak. Mama dan Papa perlu memahami kondisi anak yang sulit memahami emosinya, sehingga perlu diperhatikan dengan lebih lembut.
  • Sampaikan rasa khawatir dan peduli Mama Papa kepada mereka. Beri tahu anak bahwa masih ada keluarga yang akan senantiasa mendukungnya.
  • Bantu anak untuk menghilangkan pikiran negatif seperti merasa bersalah pada dirinya sendiri. 
  • Berikan pujian untuk hal-hal positif yang sudah anak lakukan. Meski hanya sedikit perubahan yang dilakukan, namun adanya pujian akan membuat anak lebih semangat untuk bertahan.
  • Pastikan anak kooperatif ketika membutuhkan perawatan intensif seperti terapi psikologis. 
  • Waspadai kecenderungan bunuh diri. Pastikan anak tidak terfokus pada pikiran demikian, dengan cara menghibur dan mendukung anak untuk melakukan hal-hal positif lainnya.

Demikianlah informasi mengenai perjuangan Mima Shafa, anak Mona Ratuliu melawan depresi yang dideritanya. Dari cerita yang dibagikan Mima, semoga dapat dijadikan pelajaran bahwa setiap anak berhak untuk mendapat kebahagiaan masing-masing. Kudos, Mima!

Baca juga:

The Latest