Secara umum, para ahli sebenarnya belum menemukan apa yang menjadi penyebab terjadinya pubertas dini, terutama pada anak perempuan di bawah usia 6 tahun. Meski demikian ada beberapa kondisi medis yang dapat memicu terjadinya pubertas dini, seperti tumor jinak, cedera otak yang memengaruhi keseimbangan hormon dan bahkan peradangan atau infeksi otak.
Selain masalah medis, beberapa faktor lainnya juga dikaitkan sebagai penyebab terjadinya pubertas dini, misalnya:
Jenis kelamin
Anak perempuan memiliki kemungkinan mengalami pubertas dini 10 kali lipat dibandingkan dengan anak laki-laki.
Genetika
Terkadang, pubertas dini dapat dipicu oleh terjadinya mutasi genetik akibat pelepasan hormon seks. Kondisi ini biasanya terjadi pada mereka yang memiliki garis keturunan baik orangtua maupun saudara kandung dengan kelainan genetik yang serupa.
Ras
Meski tidak diketahui penyebab pastinya, rata-rata gadis Afrika-Amerika seringkali mengalami pubertas sekitar setahun lebih awal daripada ras lainnya. Namun, menurut para ahli pubertas bisa dikatakan dini jika terjadi sebelum usia 6 tahun.
Faktor kegemukan
Sejumlah penelitian telah menunjukkan hubungan antara obesitas atau kegemukan pada remaja putri dengan peningkatan risiko pubertas dini. Namun, kondisi ini tampaknya tidak langsung berhubungan dengan pubertas dini pada anak laki-laki.