Beberapa remaja kini telah dianggap mandiri dan diberikan tanggung jawab seperti mengelola keuangan pribadi. Umumnya uang ini didapatkan dari uang saku atau uang yang didapatkan saat ulang tahun dan Hari Raya dari keluarga.
Meski ada beberapa anak yang cenderung menabung uangnya, ada beberapa anak yang suka menggunakan uangnya untuk membelanjakan sesuatu tanpa pertimbangan dan perencanaan yang matang.
Yup, inilah yang disebut sebagai perilaku konsumtif atau gaya hidup yang berlebihan. Selain boros, perilaku konsumtif juga menyebabkan anak kesulitan dalam mengelola keuangannya saat dewasa kelak.
Untuk mencegah atau mengatasi perilaku ini, penting bagi Mama untuk mengenali apa saja penyebab perilaku konsumtif pada anak.
Berikut Popmama.com telah merangkum 7 penyebab perilaku boros atau konsumtif pada anak remaja. Yuk simak!
