Berikut adalah dua contoh paragraf deduktif beserta penjelasan kalimat utamanya:
Contoh pertama
"Di saat musim hujan, warga di wilayah A sering merasakan banjir ketika musim hujan tiba. Warga menjadi tidak maksimal dalam melakukan aktivitas dan pekerjaannya karena terhambat dengan banjir. Jika, kondisi hujan tidak berhenti-henti, banjir air pun akan mengalami peningkatan. Air yang semakin meningkat dan tak kunjung surut itu berarti para warga setempat semakin sulit untuk melakukan aktivitas. Setelah dicari lebih lanjut apa yang menyebabkan banjir adalah kebiasaan buruk yang dilakukan oleh warga, yaitu membuang sampah ke aliran sungai, sehingga aliran sungai menjadi terhambat. Jadi, bisa dikatakan bahwa penyebab utama banjir di wilayah A adalah banyaknya sampah yang menumpuk di aliran sungai."
Dari paragraf tersebut, kalimat-kalimat awal menjelaskan warga yang sudah tidak asing dengan kondisi banjir. Selain itu, kalimat selanjutnya dijelaskan bahwa kondisi banjir bisa membuat aktivitas warga terganggu.
Sementara, gagasan utama yang berada di akhir paragraf berisi tentang penyebab utama banjir di wilayah A adalah banyak warga yang membuang sampah di sungai, sehingga aliran sungai menjadi terhambat.
Contoh kedua
"Siswa yang rajin, masih dapat dijumpai di mana-mana, baik itu dalam kota, pinggir kota, maupun desa. Siswa yang berprestasi pun juga cukup banyak dijumpai. Tak sedikit dari mereka, juga memperhatikan lingkungan sekitar. Tampaknya, masa depan generasi penerus bangsa, masih bisa diharapkan."
Paragraf tersebut diawali dengan kalimat pendukung bahwa siswa rajin dan berprestasi dapat ditemukan dimana saja, meski lingkungannya tidak memadai.
Nah, tentunya gagasan utama tersebut berada di akhir paragraf yang menyatakan bahwa generasi masa depan bangsa masih akan ada.
Jadi itu penjelasan mengenai perbedaan paragraf deduktif dan induktif, beserta contohnya. Semoga kamu jadi lebih paham mengenai perbedaanya dan bisa membuat paragrafmu sendiri!