Mitos atau Fakta? Anak Kedua Paling Mungkin Jadi Pengacau

Menurut penelitian, anak kedua yang lahir di keluarga lebih mungkin terlibat kejahatan. Wah...

11 Oktober 2019

Mitos atau Fakta Anak Kedua Paling Mungkin Jadi Pengacau
Freepik

Urutan kelahiran anak merupakan hal yang sangat menarik. Bahkan ada studi yang memfokuskan penelitian mengenai ciri-ciri manusia berdasarkan urutan lahir mereka. Anak sulung, biasanya dianggap sebagai yang terpintar dan panutan adik-adiknya. Lalu bagaimana dengan anak-anak yang lain?

Berdasarkan laporan dari Joseph Doyle dari MIT, anak kedua, dan terutama anak laki-laki, akan lebih sering terlibat masalah dibanding kakaknya.

Studi Membuktikan Anak Kedua Sering Terlibat Kejahatan

Studi Membuktikan Anak Kedua Sering Terlibat Kejahatan

Studi ini melihat dari data yang tercatat dari ribuan kakak beradik dari Florida dan Denmark. Doyle memfokuskan pada kakak beradik laki-laki karena didikan mereka cenderung sama.

Doyle berbicara kepada NPR tentang temuannya yang mengejutkan. “Anak kedua, jika dibandingkan dengan anak sulung, akan lebih tinggi kemungkinannya untuk masuk penjara, lebih mungkin untuk mendapat hukuman dari sekolah, dan lebih mungkin untuk terlibat dalam kenakalan remaja," kata hasil penelitian.

Sementara itu, anak sulung sedikit yang bermasalah. Menurut Doyle, alasannya karena anak sulung mendapat lebih banyak perhatian ketika mereka lahir.

Pada dasarnya ia mengatakan bahwa anak sulung mempunyai kedua orangtuanya sebagai panutan, sementara anak kedua mempunyai kakaknya sebagai panutan utamanya.

"Pada anak sulung dan anak kedua, perhatian orangtua cenderung berbeda. Anak kedua memiliki kakak yang memengaruhi psikologis mereka. Dari hasil penelitian, ada hubungan antara kedua hal ini dengan kenakalan pada anak,” kata Doyle.

Editors' Picks

Si Bungsu yang Favorit

Si Bungsu Favorit
Pixabay/sathyatripodi

Sebagai tambahan dari penelitian terbaru yang menyatakan bahwa anak bungsu adalah anak favorit di antara orangtua. Perhatian keluarga cenderung tercurah ke anak bungsu. Mereka cenderung mendapat perhatian lebih dan disayang.

Meskipun penelitian ini belum bisa memastikan hal tersebut, namunada kecenderungan anak bungsu menjadi bahan ejekan kakak-kakaknya. Meski demikian, tidak serta merta Si Bungsu menjadi bermasalah. Ini hanya menunjukkan bahwa dalam kelompok kakak beradik, anak kedua, ketiga, dan bungsu cenderung terlibat dalam masalah lebih daripada kakaknya. Wah…

Baca juga: Karakter Anak Berdasarkan Urutan Lahir

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!