Tiap orang punya caranya sendiri dalam menghadapi kesedihan. Tak terkecuali anak-anak. Anak terkadang belum dapat memahami seutuhnya apa yang terjadi di sekitarnya. Begitu pula untuk mengungkapkan apa yang dirasakannya terkait rasa sedih dan berduka saat kehilangan orang yang disayanginya.
Adalah hal yang wajar ketika anak menunjukkan rasa sedihnya ketika kehilangan orang yang disayanginya, lewat berbagai cara. Misalnya menangis, menarik diri selama beberapa waktu, dan lain-lain. Tetapi jika anak menunjukkan perilaku-perilaku berikut, tandanya anak perlu ke psikolog setelah mengalami kehilangan orang yang disayangi.
Berikut ini Popmama.com merangkum tanda-tandanya, dilansir dari Very Well Family:
