Selama bulan Ramadan, umat Islam wajib menjalankan ibadah puasa. Sedikit banyak, berpuasa itu bisa memengaruhi kondisi kulit. Selama 12 jam berpuasa, kita tetap melakukan berbagai aktivitas. Tubuh mungkin akan mengalami dehidrasi ringan dan nutrisi energi dalam darah berkurang.
Secara alami pun tubuh akan memprioritaskan cairan dan nutrisi untuk organ-organ penting seperti otak, jantung, dan saraf, sehingga pasokan cairan dan nutrisi bagi kulit berkurang.
Dokter kulit dr. Balquist Farida, Sp.KK mengungkapkan bahwa kulit menjadi lebih kering dan berisiko keriput, kusam, dan pucat selama berpuasa. Selain itu, kondisi kulit yang mengalami dehidrasi, di mana kadar air di bawah 10% menyebabkan enzim kulit yang meluruhkan sel kulit mati tidak bekerja, sehingga siklus kulit lebih lambat dan membuat sel kulit menumpuk.
Berkurangnya jam tidur juga dapat membuat siklus hormonal harian terganggu dan sel kulit kurang beristirahat sehingga berpotensi menimbulkan jerawat.
Untuk menghindari risiko permasalahan kulit di bulan Ramadan, maka dr. Balquist dalam keterangan tertulis membagikan 3 tips mudah merawat kulit remaja saat puasa.
Simak rangkuman Popmama.com selengkapnya berikut ini.
