Harus Disiplin! Tidak Boleh Ada yang Pakai Masker di Dagu saat PTM

Terapkan protokol kesehatan dengan benar, yuk

6 September 2021

Harus Disiplin Tidak Boleh Ada Pakai Masker Dagu saat PTM
Freepik

Setelah dilakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali sejak 3 Juli 2021 lalu demi menekan lonjakan penyebaran virus Covid-19, secara umum hal tersebut telah menunjukkan perkembangan yang baik.

Meskipun dilakukan pembatasan, tetapi kegiatan sosial masyarakat masih bisa berjalan yang diiringi dengan penggunaan protokol kesehatan secara disiplin, 3T (testing, tracing dan treatment).

Belakangan juga digencarkan gerakan percepatan vaksinasi. Akhirnya lebih banyak orang melakukan vaksinasi Covid-19 dalam dua bulang terakhir.

Menurut otoritas berwenang dan para ahli di bidangnya, virus Covid-19 ini tidak akan hilang sepenuhnya dan akan hidup berdampingan dengan manusia.

Sebab itu, penerapan protokol kesehatan terus dijunjung, misalnya penggunaan masker, menjaga jarak, memakai handsanitaizer, hingga mencuci tangan selama 20 detik.

Berdasarkan survei dari Satgas Penanganan Covid-19 pun, hingga Agustus awal ini presentase kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan mencapai 60%, kelompok yang patuh (masyarakat yang masih bisa termakan hoax sebanyak 30%, dan 10% sisanya adalah masyarakat yang tidak melakukan protokol kesehatan.

Karena itulah, pemerintah mengizinkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas pada sekolah-sekolah daerah PPKM level 1, 2, 3 agar kegiatan belajar mengajar kembali efektif.

Akan tetapi, ada beberapa hal yang harus dipatuhi selama PTM berlangsung, salah satunya harus taat protokol kesehatan dan tidak boleh memakai masker di dagu. Berikut Popmama.com berikan rangkumannya. Simak, ya!

Editors' Picks

1. Menggunakan masker yang benar, bukan di dagu

1. Menggunakan masker benar, bukan dagu
Freepik/our-team

Sebuah video yang menunjukkan pelanggaran tata cara pemakaian masker selama proses pembelajaran berlangsung  beredar luas.

Dalam video tersebut menunjukkan pemakaian masker yang tidak benar hingga penggunaan masker sebatas dagu.

Hal itu mengakibatkan dihentikannya kegiatan PTM Terbatas di SDN 05 Jagakarsa, Jakarta Selatan, oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Dihentikan sementara, karena tidak sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku untuk dievaluasi kembali," kata Kepala Dinas Pendidikan Nahdiana dalam rilis tertulis, Minggu (5/9/2021).

Selama masa penghentian sementara, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta juga akan melakukan proses verifikasi kembali hingga satuan pendidikan itu dinyatakan dinyatakan siap untuk melaksanakan PTM Terbatas lagi.

Oleh sebab itu, hindari penggunaan masker yang tidak benar dan patuhi protokol dengan baik bagi semua satuan sekolah dan masyarakat agar kegiatan PTM Terbatas tersebut dapat berlangsung dengan baik, serta tidak menyebarkan virus Covid-19 di klaster sekolah.

2. PTM Terbatas akan dihentikan apabila melanggar protokol kesehatan

2. PTM Terbatas akan dihentikan apabila melanggar protokol kesehatan
Pexels/cottonbro

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta No. 883 Tahun 2021 tentang Penetapan Satuan Pendidikan yang Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Pembelajaran Campuran Tahap 1 pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.

Dalam kata lain, apabila satuan pendidikan dalam kegiatan PTM Terbatas tidak melaksanakan kewajiban perlindungan kesehatan bagi warga satuan pendidikan, akan dilakukan penghentian sementara sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Untuk itu, Nahdiana berharap hal tersebut menjadi pembelajaran agar setiap satuan pendidikan dapat mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dan memenuhi kedisiplinan protokol kesehatan, terutama keamanan anak dan warga sekolah lainnya.

3. Pentingnya disiplin protokol kesehatan bagi semua kalangan

3. Penting disiplin protokol kesehatan bagi semua kalangan
Pexels/cottonbro

Sudah menjadi keharusan bagi para orangtua untuk membimbing anak terkait protokol kesehatan, terlebih saat PKM terbatas berlangsung.

Tidak hanya itu, siapa pun, baik guru, murid-murid, hingga warga sekolah maupun sekitarnya pun juga harus patuh terhadap protokol kesehatan. Misalnya, memakai masker dengan benar, tidak diturunkan ke dagu. Akan lebih baik jika masker yang digunakan di dobel, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas yang tidak perlu.

Selain itu, laksanakan vaksinasi demi tercapainya negara herd immunity sehingga dapat meminimalisir bahaya apabila terpapar virus Covid-19.

Itulah beberapa hal yang harus dipatuhi selama PTM berlangsung. Mari terapkan protokol kesehatan dengan baik dan benar, saling mengingatkan, dan ikut vaksinasi.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.