Awas, Obesitas Dapat Sebabkan Anak Menderita Penyakit Kelainan Kaki

Penyakit Blount ini membuat kaki anak melengkung dari bagian lutut ke bawah

25 Maret 2020

Awas, Obesitas Dapat Sebabkan Anak Menderita Penyakit Kelainan Kaki
Pexels/Dhyamis Kleber

Kesehatan tulang merupakan bagian yang vital dalam masa tumbuh-kembang anak. Dengan memiliki tulang yang kuat dan sehat, maka anak dapat beraktivitas dengan baik. Namun, gangguan kesehatan tulang seringkali muncul di usia kanak-kanak dan menghambat pertumbuhannya. Salah satunya adalah penyakit Blount. Berbahayakah penyakit ini? Apakah pemicunya?

Berikut Popmama.com mengupas seputar penyakit Blount, dilansir dari kidshealth.org:

Apa itu Penyakit Blount?

Apa itu Penyakit Blount
bone-joint.com

Penyakit Blount merupakan gangguan pertumbuhan yang mempengaruhi tulang-tulang kaki bagian bawah, menyebabkan lengkungan ke luar. Pada anak yang masih kecil, hanya bagian tibia atau tulang kering yang terpengaruh. Sementara pada remaja, tibia dan tulang paha yang terdampak.

Banyak bayi dilahirkan dengan kaki sedikit tertekuk karena berada dalam ruang rahim yang kecil. Kaki mereka biasanya berangsur lurus seiring perkembangan dan saat mulai berjalan. Tetapi, penyakit Blount berbeda. Lengkungan bertambah buruk jika tidak dirawat. Jadi diagnosis dini sangatlah penting. 

Editors' Pick

Risiko Penyakit Blount Lebih Besar pada Anak Obesitas

Risiko Penyakit Blount Lebih Besar Anak Obesitas
telegraph.co.uk

Sebagian besar anak yang mengidap penyakit Blount adalah mereka yang kelebihan berat badan atau mengalami peningkatan berat badan sangat cepat. Dalam sebagian kasus, Blount lebih banyak ditemui pada orang-orang keturunan Afrika, anak-anak yang mulai berjalan pada usia dini, dan mereka yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit yang sama.

Penyakit Blount terjadi akibat banyak tekanan pada lempeng di mana jaringan tulang yang tumbuh di bagian atas tibia. Akibatnya, tulang tidak bisa tumbuh secara normal. Sisi lateral (luar) tibia terus bertumbuh, tetapi sisi medial (dalam) tulang tidak. Pertumbuhan tulang yang tidak rata ini menyebabkan tibia melengkung ke luar, alih-alih tumbuh lurus. Mereka yang mengidap Blount biasanya memiliki satu kaki yang lebih pendek dari yang lain.

Tanda dan Gejala Penyakit Blount

Tanda Gejala Penyakit Blount
Freepik/bignai

Gejala yang paling jelas terlihat dari penyakit Blount ini adalah adanya lengkungan di daerah lutut ke bawah. Pada anak kecil, biasanya lengkungan ini tidak menyakitkan, tetapi memengaruhi cara mereka berjalan. Bagi anak pra-remaja dan remaja, penyakit Blount dapat menyebabkan nyeri lutut yang semakin memburuk seiring aktivitas. 

Tibia dapat berputar dan melengkung, menyebabkan suatu kondisi yang disebut in-toeing atau kaki mengarah ke dalam, bukannya lurus ke luar. Seiring waktu, penyakit Blount dapat menyebabkan radang sendi lutut dan, dalam kasus yang parah, menyebabkan kesulitan berjalan.

Perawatan dan Penyembuhan Penyakit Blount

Perawatan Penyembuhan Penyakit Blount
pixabay/asin Tipchai

Perawatan penyakit Blount tergantung pada usia anak dan seberapa melengkung tulangnya. Biasanya, dokter belum melakukan tindakan apa-apa pada anak di bawah usia dua tahun. Jika anak sudah berusia dua hingga empat tahun, dokter akan merekomendasikan penggunaan penyangga yang disebut KAFOs (knee-ankle-foot orthotics).

KAFOs digunakan dari paha hingga jari kaki, yang bertujuan untuk membentuk kaki anak agar bisa lurus. Namun pada anak yang lebih besar dan mereka yang kondisinya tak kunjung membaik walau menggunakan KAFOs, kemungkinan akan menjalani prosedur operasi yang disebut osteotomy.

Osteotomy adalah operasi di mana tulang akan dipotong, diluruskan dan diikat dengan plat dan sekrup. Prosedur lain dapat memperlambat atau menghentikan pertumbuhan dari setengah plat pertumbuhan. Tujuannya adalah untuk mengejar pertumbuhan sisi lainnya dan meluruskan kaki anak. Alat yang disebut fixator external akan dipasang di luar kaki dan melekat pada tulang setelah dioperasi. Alat ini akan menyangga dan menahan tulang pada tempatnya, sambil secara bertahap meluruskan kaki.

Sebagian besar anak yang dirawat karena penyakit Blount dapat hidup lebih baik dan lebih aktif. Jika kelebihan berat badan merupakan penyebab penyakit Blount, penting bagi orangtua untuk membantu anak mengelola berat badan dan pola hidup sehat. Ini dapat mengurangi tekanan pada tulang dan sendi, serta mencegah masalah jangka panjang lainnya, seperti diabetes tipe dua dan penyakit jantung.

Baca juga:

The Latest