Cara Mengajarkan Anak untuk Beramal Sejak Dini

Selain membantu sesama, beramal juga mendatangkan pahala

23 April 2021

Cara Mengajarkan Anak Beramal Sejak Dini
Pixabay/rkrandhir

Beramal atau sedekah merupakan kegiatan baik yang diajarkan dalam agama Islam. Bentuk amal pun beragam, bisa berupa materi atau lainnya. Kebiasaan berbagi kepada sesama ini perlu dipupuk sejak dini. 

Hingga sudah menjadi kewajiban bagi orangtua untuk mengajarkannya pada anak-anak. 

Ada beragam cara yang mungkin dapat Mama dan Papa terapkan dalam melatih si Kecil agar terbiasa untuk beramal. Selain itu, ajarkan juga untuk ikhlas atau rela saat beramal.

Jadi, selain dapat membantu orang lain, amal yang dilakukan juga bernilai pahala di mata Allah SWT. 

Sebagaimana dalam firman Allah yang artinya, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka mendapat pahala yang tiada putus-putusnya". (QS. Fushshilat: 8).

Selain itu, Allah SWT juga memberitahukan balasan dari orang yang beriman dan beramal dalam Alquran, “Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dengan seizin Tuhan mereka. Ucapan penghormatan mereka dalam surga itu ialah 'salaam',”.(QS. Ibrahim: 23).

Adapun cara-cara sederhana yang bisa orangtua lakukan dalam mengajarkan anak beramal sejak dini. Berikut yang telah Popmama.com rangkum selengkapnya. 

1. Menyisihkan uang jajan

1. Menyisihkan uang jajan
Pixabay/nattanan23

Cara sederhana yang mungkin cukup berdampak dalam mengajarkan anak untuk beramal, yaitu melatih si Kecil menyisihkan uang jajannya. Selain untuk ditabung, uang jajan yang berhasil disisihkan juga hendaknya diarahkan untuk membantu orang lain, Ma. 

Misalnya, dengan mengajak anak memasukkan sisihan uang jajannya ke dalam kotak amal di masjid atau mungkin kotak amal untuk yatim dan dhuafa yang berada di supermarket. Buatlah kesepakatan untuk selalu menyisihkan uang jajan sehingga anak terbiasa beramal. Tidak perlu dalam nominal besar, berapa pun uang untuk beramalnya yang terpenting adalah ikhlas. 

Editors' Picks

2. Mengirimkan makanan untuk anak panti

2. Mengirimkan makanan anak panti
Pixabay/Victoria_Borodinova

Mama dan Papa juga bisa saja mengajarkan anak untuk beramal dengan cara mengirimkan makanan ke anak-anak di panti asuhan. Mungkin, bisa dalam waktu sebulan atau beberapa bulan sekali. 

Jika Mama mengolah makanannya sendiri, ajak anak turut andil dalam prosesnya. Mulai dari belanja kebutuhan makanan, memasak, hingga pengiriman ke panti asuhan. Begitu pula juga makanan yang dikirimkan dalam bentuk bahan baku atau mentah, ajak anak berpartisipasi dalam proses belanja dan pengiriman ke panti asuhan. 

Ajak si Kecil berbaur bersama dengan anak-anak panti asuhan lainnya. Dengan demikian, anak akan terbiasa untuk beramal dan bisa mendapat pelajaran kehidupan. Terutama soal bersyukur kepada Allah SWT. 

3. Membagikan buku dan alat tulis untuk anak jalanan

3. Membagikan buku alat tulis anak jalanan
Pixabay/klimkin

Tak hanya dalam bentuk makanan, anak mama dan papa mungkin juga bisa mengajarkan beramal dengan membagikan buku serta alat tulis untuk anak jalanan karena seperti yang kita tahu, anak-anak itu termasuk kaum yang kurang beruntung. Anak jalanan biasanya ditemui sedang mencari nafkah dengan cara mengamen, mengemis, atau memulung. 

Hingga akses pendidikan bagi anak-anak jalanan seperti itu kurang diperhatikan. Mengingat hidup mereka lebih banyak di jalanan sehingga kesempatan untuk bersekolah pun mungkin lebih sulit dibanding anak-anak normal lainnya. 

Ajak anak untuk memberi buku tulis, buku gambar, atau bercerita yang dilengkapi dengan alat tulis. Ajarkan anak-anak jalanan tersebut cara menggunakannya. Cara sederhana ini mungkin dapat menjadi hiburan di kala waktu luang para anak jalanan.

Selain itu, anak-anak jalanan tersebut bisa saja termotivasi sehingga lebih semangat mengubah nasib mereka melalui pendidikan. Para orangtua dari anak jalanan tersebut juga mungkin saja bisa sadar dan tergerak untuk mengusahakan anak-anaknya bersekolah, Ma. 

4. Mengirimkan alat kreativitas ke panti jompo

4. Mengirimkan alat kreativitas ke panti jompo
Pixabay/Foundry

Panti jompo merupakan pilihan bagi beberapa orang untuk menempatkan anggota keluarganya yang sudah berusia lanjut sehingga mereka dapat menghabiskan masa tua dengan lebih baik. Hal ini karena panti jompo memungkinkan para lansia untuk mendapatkan pelayanan dan perawatan, serta beragam kegiatan produktif lain. Tak hanya itu, orang di panti jompo mungkin dapat lebih bahagia karena bertemu dengan orang-orang lansia lain dalam lingkungan yang sama. 

Mama dan Papa dapat memanfaatkan kehadiran panti jompo ini sebagai sarana belajar anak dalam beramal. Misalnya, dengan memberikan alat-alat kreativitas yang bisa menjadi pilihan kegiatan bagi para lansia di panti jompo. 

Ajak anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan amal ini. Mungkin, bisa dengan mengajak anak untuk turut menyisihkan uang tabungannya dalam membeli alat kreativitas atau Mama dan Papa dapat mengajak anak belanja keperluan alat tersebut. 

Apabila memungkinkan, ajak si Kecil untuk ikut memberikan alat-alat kreativitas tersebut ke panti jompo secara langsung. Ajak juga anak mama untuk bertemu atau mungkin bermain bersama para lansia di sana. Tidak ada salahnya bukan, Ma? 

5. Tak hanya materi, beramal juga bisa dilakukan dengan ini

5. Tak ha materi, beramal juga bisa dilakukan ini
Pixabay/Pexels

Tidak melulu soal uang atau materi lainnya, Mama dan Papa juga bisa mengajarkan cara beramal atau bersedekah dengan hal lain, lho. Berikut yang telah dilansir dari laman IDNTimes:

  • beramal dengan berbuat kebaikan,
  • beramal dengan cara menolong orang lain yang sedang dalam kesulitan,
  • beramal melalui perkataan-perkataan yang baik, 
  • beramal dengan mendamaikan orang lain saat dalam permusuhan, 
  • beramal dengan membimbing orang yang tersesat,
  • beramal dengan menyingkirkan gangguan di jalanan, 
  • beramal dengan memberi saran, 
  • beramal dengan memberi salam, senyuman, dan menebarkan kebahagiaan, bahkan
  • beramal dengan cara ke masjid dan senantiasa berdzikir. 

Cara lain yang memungkinkan untuk diajarkan orangtua, yaitu dengan mengajak anak mengumpulkan mainan atau pakaian tak terpakai. Namun, dalam keadaan yang masih bagus sehingga layak diberikan kepada orang lain. Misalnya, dibagikan ke yayasan yang menyalurkan bantuan bencana. 

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengajarkan anak beramal.

Yuk, bangun kebiasaan beramal sejak dini dalam diri si Kecil. Tak tanggung-tanggung, beramal termasuk kegiatan yang disenangi oleh Allah SWT. Hal ini karena beramal menuntun kita pada kebaikan terhadap sesama dan juga bernilai ibadah. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.