Cara Mudah Menjelaskan dan Mengajarkan 6 Rukun Iman pada Anak

Rukun Iman merupakan landasan kepercayaan yang wajib diyakini umat Islam

21 Januari 2021

Cara Mudah Menjelaskan Mengajarkan 6 Rukun Iman Anak
Unsplash/Sangga Rima Roman Selia

Mengajarkan agama Islam sejak dini merupakan kewajiban para orangtua terhadap anak-anaknya. Salah satu yang wajib diajarkan, yaitu Rukun Iman.

Rukun Iman merupakan landasan kepercayaan yang wajib diyakini oleh seorang muslim. Rukun dalam hal ini diartikan sebagai pilar atau tiang. Sedangkan iman memiliki makna kepercayaan. 

Jadi, Rukun Iman berarti pilar yang wajib dipercaya. Kepercayaan ini diwujudkan dengan cara membenarkan dan meyakini dari dalam diri atau hati, mengakui secara lisan atau kata-kata, dan mengamalkannya dalam bentuk tindakan sehari-hari.

Rukun Iman terdiri dari 6 perkara. Lebih lanjut, berikut Popmama.com jelaskan mengenai Rukun Iman sehingga dapat memudahkan Mama untuk mengajarkan pada si Kecil. Dilansir dari berbagai sumber. 

1. Iman kepada Allah SWT

1. Iman kepada Allah SWT
Unsplash/Sangga Rima Roman Selia

Rukun Iman yang pertama dan paling utama bagi umat Islam, yaitu beriman kepada Allah SWT. Setiap muslim wajib meyakini bahwa Allah adalah Tuhan yang Maha Esa dan tiada Tuhan selain Allah.

Iman kepada Allah SWT juga berarti percaya bahwa Allah Maha Kuasa terhadap segala sesuatu, percaya kepada semua ketetapan Allah, dan 99 sifat Allah yang terdapat dalam Asmaul Husna.

Cara yang dapat orangtua ajarkan pada si Kecil tentang Rukum Iman pertama ini, yaitu dengan mengajak anak untuk selalu menjalani perintah Allah SWT dan menjauhi setiap larangan-Nya.

2. Iman kepada malaikat

2. Iman kepada malaikat
Unsplash/Masjid Pogung Dalangan

Rukun Iman kedua ini setiap Muslim wajib percaya kepada malaikat-malaikat yang diciptakan oleh Allah SWT.

Secara istilah, malaikat adalah makhluk Allah yang diciptakan dari nur (cahaya) dan bersifat gaib, selalu taat dan patuh terhadap segala perintah-Nya, serta tidak pernah dusta terhadap Allah SWT.

Malaikat diciptakan Allah SWT dengan jumlah banyak dengan tugas berbeda-beda, dan ada 10 malaikat yang wajib untuk diketahui, yaitu:

  1. Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu,
  2. Malaikat Mikail bertugas menyampaikan rezeki,
  3. Malaikat Israfil bertugas meniup sangkakala,
  4. Malaikat Izrail bertugas mencabut nyawa,
  5. Malaikat Munkar menanya ruh di alam kubur,
  6. Malaikat Nakir bertugas menanya ruh di alam kubur,
  7. Malaikat Raqib bertugas mencatat amal baik manusia,
  8. Malaikat Atid bertugas mencatat amal buruk manusia,
  9. Malaikat Malik bertugas menjaga pintu neraka,
  10. Malaikat Ridwan bertugas menjaga pintu surga.

Setelah meyakini dan mengetahui seluruh nama beserta tugas dari malaikat. Mama dapat mengajarkan pada anak-anak untuk selalu menjaga lisan dan perbuatan sebagai wujud dari Rukun Iman yang kedua. 

Editors' Picks

3. Iman kepada kitab-kitab Allah SWT

3. Iman kepada kitab-kitab Allah SWT
Unsplash/Adli Wahid

Rukun Iman yang ketiga adalah beriman kepada kitab-kitab Allah SWT. Semua kitab ini berisi firman Allah yang diwahyukan kepada rasul-rasul-Nya sehingga dapat disampaikan pada manusia. 

Adapun kitab-kitab yang diturunkan Allah SWT, di antaranya:

  • Kitab Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud AS,
  • Kitab Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa AS,
  • Kitab Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa AS, dan
  • Kitab Alquran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Al quran merupakan kitab penyempurna bagi kitab-kitab sebelumnya dan menjadi pedoman bagi seluruh umat Islam. 

Cara mengajarkan anak mengenai Rukun Iman yang ketiga, yaitu memegang teguh pada seluruh ajaran dalam Al quran dan mengamalkannya di kehidupan sehari-hari. 

4. Iman kepada nabi dan rosul

4. Iman kepada nabi rosul
Unsplash/Rachid Oucharia

Rukun Iman yang keempat adalah beriman kepada nabi dan rosul. Jadi, setiap Muslim harus meyakini bahwa Allah SWT telah mengutus nabi dan rasul untuk menyampaikan wahyu. 

Terdapat 25 nabi dan rasul yang wajib diimani, yakni:

  1. Nabi Adam
  2. Nabi Idris
  3. Nabi Nuh
  4. Nabi Hud
  5. Nabi Saleh
  6. Nabi Ibrahim
  7. Nabi Luth
  8. Nabi Ismail
  9. Nabi Ishaq
  10. Nabi Yakub
  11. Nabi Yusuf
  12. Nabi Ayub
  13. Nabi Syuaib
  14. Nabi Musa
  15. Nabi Harun
  16. Nabi Zulkifli
  17. Nabi Daud
  18. Nabi Sulaiman
  19. Nabi Ilyas
  20. Nabi Ilyasa
  21. Nabi Yunus
  22. Nabi Zakaria
  23. Nabi Yahya
  24. Nabi Isa
  25. Nabi Muhammad

Percaya pada nabi dan rasul ini diwujudkan dengan meyakini serta meneladani setiap kisahnya, Ma. Selain itu, ajarkan buah hati juga untuk mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW.

5. Iman kepada hari akhir (kiamat)

5. Iman kepada hari akhir (kiamat)
Unsplash/Nega

Rukun Iman yang kelima, yaitu beriman kepada hari akhir (kiamat). Setiap umat Islam wajib mempercayai bahwa hari kiamat akan datang.

Hari dimana seluruh alam semesta hancur dan kehidupan yang kekal (akhirat) akan menanti. Selain itu, manusia juga akan dimintai tanggung jawab amal ibadahnya selama di dunia.

Hari akhir ini pasti datang dan dialami oleh semua umat manusia. Allah SWT berfirman dalam surat Al-A'raf ayat 197 mengenai hari akhir (kiamat). Dijelaskan bahwa tidak ada satu orang pun yang mengetahuinya, kecuali Allah SWT.

Cara mengajarkan anak-anak untuk beriman pada hari akhir adalah dengan mengajarkan mereka untuk selalu menjalankan ibadah dan berdoa agar diberikan keselamatan saat hari kiamat nanti. 

6. Iman kepada Qada dan Qadar

6. Iman kepada Qada Qadar
Unsplash/Ibrahim Abdullah

Rukun Iman yang keenam adalah beriman kepada Qada dan Qadar. Setiap Muslim wajib percaya serta meyakini sepenuh hati bahwa Allah SWT memiliki kehendak, ketetapan, dan keputusan atas semua makhluk-Nya.

Menurut Bahasa, Qada berarti hukum, ketetapan, dan kehendak Allah. Jadi, semua yang terjadi berasal dari Allah SWT, sang pemilik kehidupan.

Sebelum adanya proses kehidupan, Allah sudah menuliskan apa saja yang akan terjadi. Baik itu tentang kebaikan, keburukan, maupun tentang hidup atau mati.

Sedangkan Qadar secara Bahasa diartikan sebagai sebuah ketentuan atau kepastian dari Allah SWT.

Namun secara istilah, Qadar berarti sebuah penentuan yang pasti dan sudah ditetapkan oleh Allah SWT. Baik yang sudah terjadi, sedang terjadi, maupun yang akan terjadi.

Jadi, Qada adalah rencana dan Qadar adalah perwujudan atau kenyataan yang akan terjadi seperti yang sudah ditetapkan Allah SWT sehingga hubungan keduanya tidak dapat dipisahkan. 

Cara mengajarkan anak untuk beriman pada Qada dan Qadar, yaitu dengan selalu bersyukur atas segala hal yang diberikan Allah SWT, bersikap rendah hati bahwa semua yang terjadi adalah ketetapan Allah SWT, selalu sabar, dan juga tawakal. 

Itulah 6 penjelasan Rukun Iman dan cara mengajarkannya pada anak-anak. Semoga dapat menambah pengetahuan agama Islam bagi si Kecil, ya. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.