Menanamkan rasa percaya diri pada anak adalah misi setiap orangtua, namun ada garis tipis yang sering kali terlewati tanpa disadari.
Banyak yang terjebak dalam fenomena overvaluation, yaitu memberikan penilaian berlebihan yang membuat anak merasa dirinya memiliki status sosial yang lebih tinggi dibanding teman-temannya.
Alih-alih menciptakan mental juara, pola komunikasi seperti ini justru berisiko menumbuhkan benih narsistik yang membuat anak merasa "paling spesial" namun memiliki mental yang rapuh di dalam.
Berikut Popmama.com rangkum 7 hal mengenai bahaya overvaluation dan cara memberikan pujian yang menyehatkan bagi karakter anak!
