Saat anak pulang ke rumah dengan wajah murung karena diejek teman, tidak diajak main, atau kalah dalam permainan, rasanya pasti ikut sedih. Wajar kalau orangtua ingin langsung turun tangan dan “membela”.
Tapi di balik momen seperti itu, sebenarnya ada kesempatan penting untuk melatih ketangguhan emosional anak. Bukan berarti anak harus kuat tanpa perasaan, ya, melainkan belajar memahami emosi dan tetap bisa bangkit saat menghadapi situasi yang tidak menyenangkan.
Berikut 7 cara yang bisa dicoba agar anak tidak mudah sakit hati dan lebih kuat menghadapi situasi sosial sehari-hari.
