Membahas soal ereksi pada anak laki-laki sering kali masih dianggap tabu oleh sebagian orangtua. Padahal, ereksi merupakan hal normal yang bahkan bisa terjadi sejak bayi. Seiring bertambah usia, terutama saat anak mulai memasuki masa pra-pubertas sekitar usia 8-9 tahun, mereka mulai lebih sadar terhadap perubahan tubuhnya dan bisa merasa bingung atau malu ketika mengalaminya.
Karena itu, penting bagi orangtua untuk memberikan penjelasan yang tepat, tenang, dan sesuai usia anak. Cara orangtua merespons topik ini juga dapat memengaruhi rasa percaya diri, body image, hingga keberanian anak untuk terbuka soal tubuhnya di kemudian hari.
Dikutip dari American Academy of Pediatrics dan Johns Hopkins Medicine, ereksi spontan pada anak laki-laki dan remaja merupakan bagian normal dari perkembangan tubuh dan pubertas.
Berikut Popmama.com rangkum cara menjelaskan ereksi pada anak laki-laki dengan nyaman dan tidak membuat anak merasa malu.
