Akibat Kurang Tidur pada Kesehatan yang Perlu Anak Ketahui

Kekurangan tidur dapat menimbulkan berbagai macam penyakit yang berbahaya bagi tubuh

14 Oktober 2021

Akibat Kurang Tidur Kesehatan Perlu Anak Ketahui
Pexels/cottonbro

Setelah melakukan berbagai macam aktivitas seharian, tubuh tentunya merasa lelah dan membutuhkan istirahat untuk mengumpulkan energi kembali.

Istirahat yang cukup tentu sangat penting karena dapat menghilangkan lelah dan sekaligus mengembalikan tenaga dan energi yang sudah terbuang seharian.

Umumnya, orang dewasa membutuhkan waktu tidur selama 7 sampai 8 jam sehari. Berbeda dengan bayi dan anak-anak yang memerlukan waktu lebih lama, yaitu sampai 12 jam dalam sehari.

Apabila anak-anak kurang tidur, tentunya dapat mengalami masalah terhadap tubuh. Maka dari itu sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh dengan istirahat yang cukup.

Lalu, apa yang terjadi apabila anak mengalami kurang tidur?

Berikut Popmama.com sudah merangkum informasi mengenai akibat dari kurang tidur pada kesehatan. Ini bisa terjadi pada orang dewasa maupun anak-anak, lho.

Simak penjelasannya yuk!

1. Menjadi lebih mudah terserang penyakit

1. Menjadi lebih mudah terserang penyakit
Unsplash/Joseph Gonzalez

Ketika anak kekurangan istirahat, maka tubuh akan sulit menghasilkan sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh dibentuk oleh protein yang bernama sitokin. 

Protein ini dihasilkan oleh tubuh ketika tidur dan digunakan untuk melawan terjadinya infeksi, peradangan, dan juga stres. Apabila kurang tidur, tentunya produksi dari protein ini juga akan berkurang.

Sehingga akan membuat kemampuan sel dalam imun untuk melawan infeksi akan menjadi turun dan akhirnya menghambat proses penyembuhan.

Selain itu, ketika mengalami kekurangan tidur juga akan membuat tubuh menjadi sulit untuk kembali pulih. Hal ini sangat berkaitan dengan protein sitokin yang tidak dihasilkan oleh tubuh.

Maka dari itu, protein ini tentunya sangat penting dalam proses penyembuhan infeksi maupun masalah lainnya.

Editors' Picks

2. Daya ingat menjadi menurun

2. Daya ingat menjadi menurun
Pexels/Public Domain Pictures

Dengan kurangnya istirahat juga akan berpengaruh kepada kinerja otak anak. Hal ini terjadi karena otak bekerja untuk dapat menyimpan berbagai hal yang dilakukan selama satu hari tersebut pada saat tidur.

Pada waktu ini, koneksi saraf dari otak akan menjadi lebih kuat. Apabila kurang tidur, tentunya proses ini sangat berpengaruh sehingga menyebabkan proses daya ingat menjadi menurun.

Selain itu, dalam sebuah penelitian juga dijelaskan bahwa anak yang mengalami kurang tidur tentu akan mengakibatkan kemampuan otak dalam berpikir dan menerima informasi menjadi menurun.

Tidak hanya daya ingat, namun anak yang kurang tidur juga akan mengalami masalah pada saat belajar karena sulit untuk berkonsentrasi dan mengambil keputusan. Hal ini karena munculnya rasa kantuk akibat dari kurang tidur tadi.

Setiap manusia termasuk anak-anak membutuhkan tidur Rapid Eye Movement (REM) yang cukup sehingga otak pun juga akan terus memiliki kemampuan yang lebih tajam.

3. Mengalami penyakit yang berat

3. Mengalami penyakit berat
Pexels/cottonbro

Kekurangan tidur ternyata juga dapat menyebabkan seseorang mengalami berbagai macam penyakit yang cukup berat. Salah satu penyakit yang timbul akibat kurang tidur adalah kardiovaskular.

Ketika tidur, tubuh akan melakukan perbaikan dengan pembuluh darah yang terdapat dapat tubuh. Namun, apabila mengalami kekurangan waktu tidur tentu proses perbaikan ini akan menjadi tidak sempurna dan semakin berkurang.

Akibatnya berbagai macam jenis penyakit pun muncul, seperti serangan jantung dan juga kardiovaskular.

4. Menaikkan berat badan

4. Menaikkan berat badan
Freepik/jcomp

Biasanya saat begadang akan timbul rasa lapar terus menerus, akibatnya menjadi lebih sering makan dan tidak bisa langsung segera tidur. Adanya kebiasaan ini akan membuat berat badan menjadi semakin bertambah.

Apabila berat badan semakin naik dan melebihi batas normal, maka Mama perlu hati-hati. Hal ini karena ditakutkan anak akan mengalami obesitas.

Obesitas merupakan salah penyakit yang cukup serius karena dapat bermasalah dengan jantung dan juga diabetes.

Selalu begadang membuat durasi tidur akan memengaruhi perkembangan hormon seseorang terhadap berat badan. Saat begadang, tingkat hormon ghrelin atau hormon yang meningkatkan nafsu makan juga akan menjadi lebih tinggi.

Sedangkan hormon leptin atau hormon yang menekan nafsu makan akan menjadi lebih rendah.

5. Mengalami insomnia

5. Mengalami insomnia
Pexels/cottonbro

Akibat dari adanya kurang tidur yang terakhir adalah mengalami insomnia. Insomnia merupakan suatu kondisi yang dimana tubuh menjadi sulit untuk tidur karena terdapat masalah dalam kejiwaan.

Tidak hanya itu, insomnia sering terjadi apabila anak yang selalu tidur dengan larut.

Apabila hal ini terus menerus dilakukan maka akan sering mengalami kesulitan tidur sehingga menjadikan waktu istirahat menjadi berkurang.

Insomnia juga dapat meningkatkan risiko munculnya gangguan irama jantung, diabetes, kanker, serta masalah kesehatan mental seperti gangguan kecemasan dan suasana hati.

Hal ini terjadi karena istirahat sangat memiliki peran penting dalam menjaga kemampuan tubuh serta dapat memperbaiki kerusakan yang terjadi pada tubuh.

Nah, itulah berbagai macam akibat dari kurang tidur yang terjadi pada kesehatan. Maka dari itu, jangan lupa untuk selalu memberitahu anak agar dapat beristirahat dengan cukup.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.