Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Sekolah di Depok Berhenti PTM

Lonjakan kasus positif Covid-19 mencapai ratusan, PTM dihentikan 10 hari kedepan

19 November 2021

Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Sekolah Depok Berhenti PTM
Pexels/Dids

Satu per satu sekolah sudah mulai beroperasi melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Adapun persyaratan yang berlaku yakni mematuhi segala protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, dan lain sebagainya. Tak hanya itu, pembelajaran ini dibubuhkan kata "terbatas" yang menandakan waktu pembelajaran yang singkat. 

Sayangnya, walaupun sudah diterapkan berbagai macam aturan, tetap saja ada siswa atau guru yang terkena virus corona. Sebab, virus corona benar-benar tak terlihat, sehingga semua orang dapat tertular kapanpun. Termasuk para siswa dan guru di daerah Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat. 

Saat ini, kasus positif Covid-19 pada sekolah di daerah Pancoran Mas meningkat drastis. Hingga akhirnya Wali Kota Depok memutuskan untuk memberhentikan PTM di Depok untuk sekolah tingkat PAUD, TK dan SD. 

Untuk lebih jelasnya, berikut ini Popmama.com telah merangkumkan informasinya untuk Mama. Simak yuk, Ma!

Editors' Picks

1. Terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 yang drastis pada klaster sekolah di Depok 

1. Terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 drastis klaster sekolah Depok 
Pixabay/Geralt
Ilustrasi

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana memaparkan, tren kasus Covid-19 di Depok cenderung mengalami kenaikan. 

"Kemarin terdapat penambahan kasus covid baru di Depok 105 kasus. Penambahan ini merupakan yang tertinggi, biasanya di bawah 20, di bawah 10," ujar Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Kamis (18/11/2021). 

Kemudian, Dadang beserta tim langsung melakukan evakuasi. Ternyata, salah satu peningkatan kasus Covid-19 adalah penularan virus Corona ketika PTM terbatas. 

"Setelah ditelusuri, kami lakukan cek data, bahwa jumlah ini mayoritas berasal dari PTM terbatas. Ini kami sebut sebagai klaster PTM, karena banyak penularan antar siswa di sekolah setelah SOP kami jalankan," ungkap Dadang. 

Peningkatan itu sendiri banyak terjadi pada sekolah di daerah Pancoran Mas, Depok. 

Maka dari itu, wali kota Depok memutuskan untuk memberhentikan PTM di daerah Pancoran Mas untuk jenjang pendidikan PAUD, TK, SD dan SMP. 

Sedangkan untuk daerah Depok yang lain, sekolah yang harus berhenti melaksanakan PTM hanya tingkat PAUD, TK dan SD. 

Selama masa pemberhentian PTM, seluruh siswa diwajibkan untuk mengikuti pembelajaran secara daring (online). 

2. Jangka waktu pemberhentian PTMT di Depok

2. Jangka waktu pemberhentian PTMT Depok
Freepik/gpointstudio

Keputusan yang dibuat oleh wali kota Depok tentang pemberhentian PTM tertuang dalam Surat Edaran Nomor 8.02/648/SATGAS/2021 tentang Penghentian Sementara Secara Terbatas Pada Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). 

Jangka waktu pemberhentian PTM yakni selama 10 hari. Dimulai dari 19 November 2021 hingga 29 November 2021. 

3. Pemberhentian PTM tersebut guna mengurangi penyebaran virus corona 

3. Pemberhentian PTM tersebut guna mengurangi penyebaran virus corona 
Freepik/Pvproduction

Wali kota Depok mengeluarkan putusan tentang pemberhentian PTM guna mengurangi penyebaran virus corona di Depok sekaligus untuk melakukan pengecekan protokol kesehatan PTMT. 

"Dalam rangka mengendalikan peningkatan kasus Covid-19 pada klaster PTMT, perlu segera melakukan penghentian sementara. Setiap Satuan Pendidikan segera melakukan pengecekan kembali penyelenggaraan seluruh protokol kesehatan PTMT,” tulis Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam surat edarannya, Kamis (17/11/2021). 

Selain itu, Idris pun meminta kepada seluruh Dinas Pendidikan agar selalu aktif berkoordinasi dengan melakukan pengawasan dan melaporkan kasus Covid-19 di instansi pendidikan kepada wali kota. 

“Dinas Pendidikan Kota Depok dan seluruh Satuan Pendidikan untuk segera melakukan konsolidasi pelaksanaan dan pengawasan dalam implementasi Surat Edaran ini serta melaporkan kepada Wali Kota Depok,” jelasnya. 

Semoga setelah 10 hari kedepan tidak ada lagi penambahan kasus di Depok sehingga seluruh anak-anak bisa kembali PTM. 

Selain itu, semoga vaksinasi untuk anak 6-11 tahun bisa sesegera mungkin dilaksanakan guna membantu memperkuat imunitas tubuh anak. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.