Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Fakta Bilqis, Murid SD yang Juara Piano Internasional
Dok.OfficialCikalBilqisIndonesia
  • Bilqis, siswi kelas 4 Sekolah Cikal Lebak Bulus, berhasil meraih juara 2 dalam East United International Music Competition 2026 di Malaysia, mengalahkan peserta dari berbagai negara Asia Tenggara.
  • Kecintaannya pada piano berawal dari inspirasi sang ibu dan keinginannya memainkan lagu Für Elise, yang kemudian mendorongnya terus belajar serta mengeksplor musik klasik dan pop.
  • Dengan latihan rutin 15 menit setiap hari dan semangat pantang menyerah, Bilqis membuktikan bahwa konsistensi dan dukungan keluarga dapat membawa anak mencapai prestasi internasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan, Ma. Seorang murid sekolah dasar berhasil menorehkan prestasi hingga tingkat Asia Tenggara lewat bakat dan kerja kerasnya di bidang musik.

Bilqis, siswi kelas 4 dari Sekolah Cikal Lebak Bulus, berhasil meraih juara dalam kompetisi piano internasional pertamanya. Prestasi ini tentu menjadi inspirasi bahwa minat anak bisa berkembang luar biasa jika didukung sejak dini.

Lantas, seperti apa perjalanan Bilqis hingga bisa meraih prestasi ini? 

Berikut Popmama.com rangkum 7 fakta menarik tentang Bilqis.

1. Mulai belajar piano karena terinspirasi sang Mama

Dok.OfficialCikalBilqisIndonesia

Kecintaan Bilqis terhadap piano ternyata berawal dari sosok terdekatnya di rumah.

“Aku suka piano karena Ibu, dan Bilqis mau bisa memainkan lagu Für Elise,” ungkapnya.

Rasa penasaran itu yang akhirnya membuat Bilqis terus mencoba belajar dan mengembangkan kemampuannya.

2. Punya lagu impian yang ingin dikuasai

Pexels/annashvets

Salah satu motivasi terbesar Bilqis adalah keinginannya memainkan lagu klasik terkenal.

Lagu Für Elise menjadi target yang ingin ia capai sejak awal belajar piano.

3. Suka eksplor berbagai genre musik

Pexels/annashvets

Meski belajar secara formal dengan musik klasik, Bilqis juga tetap menikmati musik lain.

“Aku suka klasik dan pop. Kalau di tempat les belajarnya klasik, tapi di rumah aku suka coba-coba lagu pop seperti ‘Keluarga Cemara’,” katanya.

Hal ini menunjukkan anak bisa tetap belajar serius tanpa kehilangan kesenangan.

4. Rutin latihan meski hanya 15 menit sehari

Pexels/annashvets

Di balik prestasinya, ada kebiasaan sederhana yang konsisten dilakukan.

“Tentu aku pernah merasa susah belajar piano. Makanya aku belajar terus sampai bisa, biasanya aku latihan 15 menit di rumah,” ujarnya.

Ini jadi bukti bahwa konsistensi lebih penting daripada durasi yang lama.

5. Sempat merasa kesulitan, tapi tidak menyerah

Pexels/RDNESTOCKPROJECT

Belajar piano bukan hal yang mudah, terutama untuk anak usia SD.

Bilqis juga menghadapi tantangan seperti memahami nada dan melatih koordinasi jari.

Namun, ia memilih untuk terus mencoba sampai berhasil.

6. Berhasil juara di kompetisi internasional pertamanya

Pexels/annashvets

Pada Januari 2026, Bilqis mengikuti East United International Music Competition 2026 yang digelar di Malaysia.

Kompetisi ini diikuti ratusan peserta dari berbagai negara Asia Tenggara seperti Malaysia dan Singapura.

“Sebelumnya aku ikut babak penyisihan di Jakarta dan akhirnya lolos ke Kuala Lumpur. Ini lomba internasional pertamaku, rasanya mau nangis, tapi aku bisa mengikutinya dengan baik dan dapat juara 2,” ceritanya.

7. Membawakan lagu yang akhirnya jadi favoritnya

Pexels/RDNESTOCKPROJECT

Di kompetisi tersebut, Bilqis membawakan lagu Stealth Mode karya Melody Bober.

“Awalnya lagu ini dikasih guru untuk dipelajari. Lama-lama aku suka lagunya, kayak mysterious vibes gitu,” ujarnya.

Perjalanan Bilqis menunjukkan bahwa minat anak bisa berkembang menjadi prestasi besar jika didukung dengan konsistensi, lingkungan yang suportif, dan kesempatan untuk mencoba.

Dengan dukungan dari sekolah dan orangtua, anak bisa belajar menjadi lebih mandiri, percaya diri, dan berani mengejar impiannya sejak dini

Editorial Team