Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Anak belajar menghitung
Popmama.com/Keisha Felita Aryamaulana/AI

Intinya sih...

  • Melatih anak berhitung 2 bahasa dengan kalimat praktis sehari-hari

  • Gunakan trik sederhana seperti visual, ulangan, dan lagu untuk membantu anak lancar berhitung

  • Stimulasi dini dan teknologi dapat membantu perkembangan kemampuan berhitung anak

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

"One, two, three!" Si kecil tiba-tiba menyebutkan angka dalam bahasa Inggris. Mama pasti langsung berbinar, kan?

Mengajarkan anak bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Namun, dari mana sebaiknya Mama memulai pembelajaran bahasa Inggris untuk si Kecil?

Salah satu cara paling efektif adalah melalui aktivitas sehari-hari yang sudah familiar bagi anak, seperti berhitung. Mengajarkan anak mengenal angka dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris, adalah langkah awal yang sederhana namun sangat bermanfaat.

Dengan metode yang tepat dan menyenangkan, anak bisa belajar berhitung sambil mengasah kemampuan bilingual mereka tanpa merasa terbebani.

Berikut Popmama.com rangkum cara efektif agar anak mahir berhitung 2 bahasa, mulai dari contoh kalimat praktis hingga cara memberikan motivasi yang tepat.

1. Latihan rutin bantu anak mahir angka dan bahasa Inggris

Freepik

Mama perlu sering melatih si kecil agar kemampuan bahasa Inggris dan berhitungnya berkembang. Mama bisa mulai dengan kalimat sederhana, misalnya:

Can I have one apple, please?
(Bolehkah saya minta satu apel?)

Mom, I have ten pencils!
(Mama, aku punya sepuluh pensil!)

Wow, look at the sky! There are one hundred stars tonight.
(Wah, lihat langit! Ada seratus bintang malam ini.)

Dengan menggunakan kalimat-kalimat ini dalam percakapan sehari-hari, anak akan terbiasa mengenal dan menggunakan angka dalam bahasa Inggris secara alami.

Mama juga bisa menyesuaikan kalimat dengan situasi yang sedang dialami anak, seperti saat bermain, makan, atau jalan-jalan. Semakin sering dipraktikkan, semakin lancar anak dalam melafalkan angka bahasa Inggris.

2. Trik sederhana agar anak lancar berhitung 2 bahasa

Freepik

Agar anak mudah menghafal susunan hitungan angka dalam bahasa Inggris, Mama bisa menggunakan beberapa cara.

Pertama, bantu anak memahami pola susunan angka, satuan hingga miliaran (1, 10, 100, ...). Dengan memahami pola ini, anak akan lebih mudah mengingat urutan angka.

Kedua, gunakan visual yang menarik seperti kartu angka, poster warna-warni, atau papan tulis untuk membantu anak melihat dan mengingat angka.

Ketiga, ulang beberapa kali. Mengulang hitungan angka setiap hari, bahkan hanya 5-10 menit, akan membuat anak lebih mudah mengingat.

Keempat, kaitkan angka dengan benda nyata yang ada di sekitar rumah. Misalnya, "Ada 10 (ten) jari di tanganmu" atau "Kita punya 100 (one hundred) mainan."

Kelima, membuat lagu sederhana tentang urutan angka juga sangat efektif. Irama dan melodi membantu otak anak menyimpan informasi lebih baik sambil bersenang-senang.

Dengan cara-cara ini, anak akan lebih mudah menghafal susunan hitungan angka dan berani mengeksplorasi angka yang lebih besar.

3. Belajar dapat melatih logika dan memori anak

Freepik

Belajar angka melatih kemampuan otak anak dalam mengenali pola, memahami urutan, dan mengembangkan logika berpikir.

Menghafal dan melafalkan angka juga melatih daya ingat. Semakin sering anak berlatih, semakin kuat kemampuan memori jangka pendek dan jangka panjangnya.

Terlebih lagi belajar angka dalam bahasa Inggris, anak tidak hanya belajar matematika, tetapi juga mengembangkan kemampuan bahasa asing sejak dini.

Dengan keduanya, kepercayaan diri anak meningkat ketika mereka berhasil menguasai angka-angka besar.

Kemampuan berhitung juga membantu anak dalam kehidupan sehari-hari, seperti memahami konsep waktu, uang, dan kuantitas benda di sekitar mereka.

4. Stimulasi dini dari orang tua untuk kecerdasan anak

Freepik/jcomp

Kecerdasan anak tidak terlepas dari peran penting orangtua. Stimulasi dini yang diberikan sejak dalam kandungan sangat berpengaruh pada perkembangan otak.

Otak anak berkembang pesat di tahun-tahun pertama kehidupan, dan stimulasi yang tepat membantu membentuk koneksi saraf yang kuat.

Membacakan buku edukatif sejak usia dini membentuk fondasi pengetahuan yang kuat dan menumbuhkan kecintaan terhadap belajar. Mama bisa menerapkan ini dengan rutin membacakan buku, mengajak anak berbicara, dan menjawab pertanyaan anak dengan sabar.

Konsistensi adalah kunci. Stimulasi rutin setiap hari, meskipun hanya beberapa menit, akan memberikan hasil lebih baik.

5. Gunakan teknologi sambil mendampingi anak

Pexels/Tima Miroshnichenko

Video edukatif di platform seperti YouTube menyediakan banyak konten belajar angka yang interaktif. Pilih video dengan animasi warna dan lagu yang mudah diingat.

Aplikasi belajar angka juga tersedia dalam berbagai pilihan. Banyak aplikasi yang dirancang khusus untuk anak usia dini dengan fitur game edukatif yang membuat belajar terasa seperti bermain.

Lagu-lagu angka dalam bahasa Inggris yang tersedia secara online bisa menjadi cara menyenangkan untuk membantu anak menghafal.

Namun, Mama tetap perlu mendampingi anak saat menggunakan teknologi. Jangan biarkan anak hanya menonton atau bermain sendiri tanpa interaksi.

Setelah anak menonton video atau bermain aplikasi, luangkan waktu untuk mengulang kembali apa yang sudah dipelajari. Tanyakan angka-angka yang baru saja ditonton, dan minta anak melafalkannya kembali.

6. Apresiasi positif bantu anak semangat belajar

Freepik/jcomp

Berikan pujian spesifik agar anak tahu apa yang mereka lakukan dengan baik. Alih-alih hanya mengatakan "Great," coba katakan "Good job! You counted to one hundred perfectly" supaya anak memahami pencapaiannya.

Gunakan bahasa Inggris saat memberikan pujian untuk memperkaya kosakata anak, seperti "Excellent!", "Amazing!", atau "You're so smart!" agar mereka terbiasa menggunakan kedua bahasa.

Rayakan setiap pencapaian, sekecil apa pun itu, karena pencapaian bertahap membuat anak merasa progres mereka dihargai. Berikan apresiasi seperti pelukan, tos, atau waktu bermain tambahan.

Jangan memarahi atau mengkritik anak saat mereka salah. Jika anak salah menyebutkan angka, koreksi dengan lembut dan ajak mereka mencoba lagi.

Tunjukkan antusiasme Mama saat anak belajar karena anak sangat peka terhadap emosi orang tua. Jika Mama antusias, anak akan merasa termotivasi untuk terus belajar.

Mama di rumah sudah mulai mengajarkan si kecil berhitung dalam dua bahasa? Yuk, ajak si kecil menghitung mainan favoritnya dari 1-10 dalam Bahasa Indonesia dan Inggris.

Editorial Team